21, 2026
Teknologi

Lebih Tipis dan Ringan, ASUS ProArt P14 dan P16 Bisa Rendering 3D hingga Geber AI Lokal

Eko Wibowo
Eko Wibowo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

ASUS memperbarui lini laptop kreator ProArt melalui kehadiran ProArt P14 dan ProArt P16. Kedua model hadir dengan bodi yang lebih tipis dan bobot lebih ringan dibanding generasi sebelumnya, tetapi tetap mengedepankan kemampuan komputasi untuk pekerjaan berat seperti rendering 3D, penyuntingan video resolusi tinggi, hingga menjalankan model kecerdasan buatan atau AI secara lokal tanpa bergantung sepenuhnya pada layanan berbasis awan.

Langkah tersebut menempatkan ProArt P14 dan P16 sebagai perangkat yang menyasar kalangan profesional kreatif, mulai dari desainer produk, animator, ilustrator, hingga editor video. ASUS menilai kebutuhan akan mobilitas tinggi kini berjalan beriringan dengan tuntutan performa, sehingga laptop kreator dituntut mampu menangani beban kerja yang sebelumnya identik dengan komputer meja.

Desain lebih ramping, bobot berkurang

Perubahan paling terasa pada kedua model adalah soal dimensi fisik. ProArt P16 hadir dengan bobot sekitar 1,85 kilogram, sementara ProArt P14 berada di kisaran 1,49 kilogram. Angka tersebut tergolong ringan untuk kelas laptop berperforma tinggi yang membawa kartu grafis diskret dan sistem pendingin berkapasitas besar.

Meski lebih ramping, ASUS mempertahankan sasis berbahan logam dengan engsel yang dirancang untuk menopang layar berukuran besar. Pendekatan ini penting karena laptop kreator kerap dibuka-tutup dalam frekuensi tinggi dan dibawa berpindah lokasi kerja. Kedua perangkat juga tetap menyediakan ruang bagi sistem pendingin ganda agar performa tidak turun drastis saat menjalankan aplikasi berat dalam waktu lama.

Dapur pacu untuk rendering 3D

ProArt P16 dan P14 mengandalkan prosesor AMD Ryzen AI 9 HX 370 yang dipadukan dengan kartu grafis diskret NVIDIA GeForce RTX seri 40. Kombinasi tersebut memungkinkan percepatan perangkat keras pada berbagai aplikasi kreatif, termasuk pemodelan 3D, simulasi pencahayaan, serta rendering berbasis ray tracing.

Pada ProArt P16, ASUS menyertakan GPU hingga kelas GeForce RTX 4070, sedangkan ProArt P14 menggunakan konfigurasi GPU yang sedikit lebih rendah agar tetap sesuai dengan kapasitas pendinginan bodi 14 inci. Keduanya mendukung teknologi NVIDIA Studio dan optimasi driver yang ditujukan untuk aplikasi seperti Blender, DaVinci Resolve, Adobe Premiere Pro, hingga software CAD dan pemodelan tiga dimensi lainnya.

Kapasitas memori dan penyimpanan juga disiapkan untuk menangani berkas berukuran besar. Konfigurasi RAM LPDDR5X dan penyimpanan SSD NVMe memungkinkan proses impor, scrubbing, serta ekspor proyek video beresolusi tinggi berjalan lebih singkat. Untuk pekerjaan rendering 3D yang menuntut beban CPU dan GPU bersamaan, ASUS menyediakan profil performa yang dapat disesuaikan melalui aplikasi bawaan.

AI lokal dan NPU 50 TOPS

Salah satu sorotan utama ProArt P14 dan P16 adalah kemampuan menjalankan AI secara lokal. Prosesor Ryzen AI 9 HX 370 membawa neural processing unit atau NPU dengan daya komputasi hingga 50 TOPS. Angka itu memungkinkan tugas-tugas berbasis kecerdasan buatan diproses langsung di perangkat, sehingga lebih hemat daya dan tidak selalu memerlukan koneksi internet.

ASUS menyebut total kapasitas komputasi platform mencapai ratusan TOPS ketika CPU, GPU, dan NPU bekerja bersama. Dalam praktiknya, kemampuan tersebut dimanfaatkan untuk fitur seperti penghapusan latar belakang otomatis, peningkatan kualitas gambar, transkripsi audio, penerjemahan, hingga pembuatan aset visual awal. Bagi kreator yang bekerja dengan materi sensitif, pemrosesan lokal memberi keuntungan tersendiri karena data tidak perlu dikirim ke server pihak ketiga.

Ekosistem perangkat lunak kreatif

Untuk mendukung alur kerja tersebut, ASUS membekali kedua laptop dengan sejumlah aplikasi bawaan, antara lain ProArt Creator Hub sebagai pusat pengaturan performa dan kalibrasi warna, StoryCube untuk mengelola serta mengurutkan berkas media secara otomatis, dan MuseTree yang memanfaatkan model AI generatif untuk membantu eksplorasi ide visual. Kehadiran perangkat lunak ini melengkapi pendekatan perangkat keras yang ditawarkan.

ASUS juga menyertakan dial fisik pada area touchpad yang dapat diprogram untuk mengatur parameter di aplikasi kreatif, seperti tingkat kuas, opasitas, hingga pengaturan waktu pada aplikasi penyuntingan video. Fitur ini menyasar pengguna yang membutuhkan kontrol presisi tanpa harus sering berpindah ke menu.

Layar OLED dan akurasi warna

ProArt P16 dibekali panel OLED 16 inci beresolusi 4K dengan rasio 16:10, sedangkan ProArt P14 menggunakan panel OLED 14 inci beresolusi 3K dengan refresh rate 120 Hz. Keduanya diklaim mampu mencakup 100 persen gamut DCI-P3 dan telah dikalibrasi pabrik agar warna yang ditampilkan sesuai standar industri.

Akurasi warna menjadi faktor penting bagi pekerja kreatif karena keputusan akhir mengenai tone dan kontras biasanya diambil berdasarkan tampilan layar. Dukungan sertifikasi dari lembaga kalibrasi independen turut disertakan agar pengguna dapat mengandalkan panel bawaan tanpa harus segera membeli monitor eksternal.

Konektivitas dan daya tahan

Dari sisi konektivitas, kedua model menyediakan port USB4 yang mendukung transfer data cepat serta pengisian daya, port USB-A, HDMI 2.1, dan pembaca kartu SD Express 7.0. Kelengkapan ini memudahkan pengguna memindahkan materi dari kamera tanpa memerlukan perangkat tambahan.

Dengan kombinasi bodi ringan, performa grafis diskret, dan kemampuan AI lokal, ProArt P14 dan P16 diposisikan sebagai perangkat kerja portabel bagi kreator yang menuntut fleksibilitas tanpa mengorbankan kecepatan pengolahan. ASUS belum merinci skema ketersediaan dan harga resmi untuk sejumlah pasar, termasuk Indonesia, sehingga calon pengguna masih perlu menantikan pengumuman lebih lanjut mengenai konfigurasi yang akan dipasarkan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eko Wibowo

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter