Pertandingan Sengit di Awal Laga
Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (19/11/2023) malam ini langsung berlangsung sengit sewhistle pertumanggas dibunyikan. Arema FC yang bermain di hadapan pendukungnya langsung mendominasi permainan dengan serangan-serangan cepat yang dilakukan oleh pemain sayap seperti Esteban Vizcarra dan Rafael Silva.
Sementara itu, Dewa United yang biasanya dikenal dengan gaya bermain menyerang, di laga ini lebih memilih bermain bertahan dan mengandalkan kontra serangan. Strategi tersebut terlihat efektif di awal laga karena Arema kesulitan menembus pertahanan yang disusun oleh Jafri Sastra.
Keunggulan Arema FC Dibuka Silvio Escobar
Usahanya membuahkan hasil di menit ke-32. Arema berhasil unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Silvio Escobar. Penyerang asal Paraguay itu berhasil menyelesaikan umpan silang dari sayap kanan yang tidak dapat diantisipasi oleh bek Dewa United.
Gol tersebut membuat stadion Kanjuruhan hirup gembira. Suaranya semakin membara ketika para pendukung Arema membunyikan teriakan dan nyanyian yang memicu atmosfer pertandingan menjadi lebih panas.
Dewa United Menyamakan Kedudukan
Meski tertinggal, Dewa United tidak patah arang. Mereka terus mencoba untuk menyamakan kedudukan. Di babak kedua, intensitas permainan Dewa meningkat dengan masuknya pemain-pemain seperti Osas Saha dan Rafael Silva yang mampu memberikan variasi baru di lini depan.
Usaha Dewa United membuahkan hasil di menit ke-68. Gol penyama kedudukan dicetak oleh Osas Saha yang berhasil menyarungkan bola bek Arema sebelum menendangnya melesak ke gawang yang dijaga oleh Muhammad Ridho.
Gol tersebut memberikan semangat baru bagi tim tamu. Mereka semakin berani menekan pertahanan Arema yang terlihat kebingungan menghadapi serangan dari berbagai sisi.
Kurang Efisien Jadi Penyebab Kekalahan
Meski memiliki peluang lebih banyak di babak kedua, Dewa United gagal memaksimalkannya. Beberapa peluang emas yang diciptakan pemain seperti Osas Saha dan Rafael Silva sia-sia karena ketidakmampuan menyelesaikan akhir.
"Kami kurang efisien di depan gawang lawan. Banyak pelangan yang bisa kami konversi menjadi gol tapi sayangnya akhirnya membuang-buang peluang," ujar Jafri Sastra usai pertandingan.
Di sisi lain, Arema FC juga memiliki peluang untuk mencetak gol penentu di menit-menit akhir. Sayangnya, kesalahan individual beberapa pemain membuat mereka gagal memaksimalkan peluang tersebut.
Komentar Pelatih
Pelatih Arema FC, Milan Petrovic, mengaku puas dengan hasil yang diraih timnya. Menurutnya, kemenangan penuh tidak bisa diraih karena beberapa faktor.
"Saya puas dengan permainan tim hari ini. Meski hanya bisa meraih satu poin, tapi secara permainan kami sudah lebih baik. Kami sudah berusaha keras untuk mencetak gol kedua tapi sayangnya tidak bisa dimaksimalkan," ujar Petrovic.
Sebaliknya, Jafri Sastra menyesalkan kehilangan poin penuh di laga ini. Menurutnya, timnya sudah bermain baik tapi kurang beruntung di akhir pertandingan.
"Kami sudah berusaha sekuat tenaga untuk meraih kemenangan di sini. Sayangnya, akhirnya hanya bisa membawa pulang satu poin. Tapi saya bangga dengan permainan tim hari ini," tutupnya.
Dengan hasil ini, Dewa United harus puas berada di posisi ke-8 klasemen sementara dengan mengoleksi 28 poin dari 18 pertandingan. Sementara itu, Arema FC menempati posisi ke-12 dengan 25 poin dari 18 laga.
Komentar (0)