09, 2026
Nasional

Manuel Akanji Takut Gelar Manchester City Dicabut, Kyle Walker: Kenangan Tak Bisa Dihapus

Arief Pratama
Arief Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Manuel Akanji Takut Gelar Manchester City Dicabut

Manchester City menghadapi masa depan yang tak pasti setelah ditemukan pelanggaran serius terkait aturan keuangan Liga Premier. Bek tengah tim asal Swiss, Manuel Akanji, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa gelar juara yang diraih klubnya bisa saja dicabut oleh pihak berwenang. Ancaman ini muncul di tengah penyelidikan intensif yang dilakukan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan Liga Premier terkait pelanggaran Profit and Sustainability Rules (PSR).

Akanji, yang merupakan bagian integral dari skuad City yang meraih treble winner musim lalu, mengakui bahwa situasi saat ini menimbulkan ketidakpastian di dalam tim. Dalam wawancara eksklusif, pemain berusia 28 tahun itu mengungkapkan bahwa seluruh skuad saat ini fokus untuk tetap berkonsentrasi pada pertandingan, namun tidak bisa mengabaikan isu hukum yang mengancam klub.

"Kita semua tahu ada masalah di luar lapangan, tetapi sebagai pemain, kita harus tetap fokus pada apa yang bisa kita kontrol," ujar Akanji. "Tentu saja ada kekhawatiran. Kami bekerja keras sepanjang musim untuk meraih gelar, dan ide bahwa gelar itu bisa dicabut adalah hal yang sulit untuk diproses."

Kyle Walker: Kenangan Tak Bisa Dihapus

Sementara itu, kapten tim Kyle Walker memberikan respons berbeda terkait situasi yang dihadapi klub. Bek kanan asal Inggris itu menegaskan bahwa meskipun ada ancaman hukum, kenangan tentang pencapaikan historis City musim lalu tidak akan bisa dihapus begitu saja.

"Kenangan yang kita buat musim lalu adalah sesuatu yang akan selama hidup," tegas Walker. "Kami telah meraih sesuatu yang luar biasa - treble winner. Tidak ada yang bisa mengambil itu dari kami. Bagaimana pun hasilnya dari investigasi yang sedang berlangsung, pencapaian itu tetap ada dalam sejarah sepak bola Inggris."

Walker menambahkan bahwa seluruh skuad tetkomit untuk memberikan yang terbaik bagi klub, baik di lapangan maupun di luar lapangan. Ia menegaskan bahwa para pemain tidak akan membiarkan situasi eksternal mempengaruhi performa mereka di pertandingan-pertandingan mendatang.

Penyelidikan Liga Premier dan Dampaknya

Liga Premier telah membuka penyelidikan resmi terkait dugaan pelanggaran PSR oleh Manchester City. Klub tersebut diduga melanggar aturan keuangan dengan menghabiskan lebih dari yang diizinkan selama periode tiga tahun terakhir. Sanksi yang mungkin dikenakan bervariasi, mulai dari denda hingga pengurangan poin, bahkan sampai dengan pencabutan gelar.

Sumber dekat dengan klub mengungkapkan bahwa manajemen Manchester City sedang bersiap menghadapi berbagai skenario termasuk kemungkinan banding bila klub tersebut dinyatakan bersalah. Pihak klub juga telah menyatakan akan membela diri dengan kuat terhadap semua tuduhan yang dianggap tidak berdasar.

Para penggemar City sendiri terbagi mengenai situasi ini. Sebagian besar menunjukkan dukungan penuh kepada klub dan percaya bahwa semua proses administrasi telah dilakukan dengan benar. Sementara itu, pihak lain mengakui adanya kekhawatiran bahwa klub mungkin menghadapi konsekuensi serius jika terbukti melanggar aturan.

Reaksi dari Komunitas Sepak Bola

Situasi ini juga menimbulkan reaksi dari berbagai pihak di komunitas sepak bola Inggris. Beberapa pakar hukum sepak bola menyatakan bahwa kasus ini bisa menjadi preseden penting bagi pengelolaan keuangan klub di masa depan.

"Ini adalah kasus yang unik dan kompleks," ujar sepekan hukum olahraga yang memilih tidak disebutkan namanya. "Liga Premier harus menunjukkan bahwa mereka serius dalam menegakkan aturan PSR, namun juga harus memastikan bahwa prosesnya adil dan transparan."

Sementara itu, rival-rival City sepertinya menunggu hasil investigasi dengan penuh antisipasi. Beberapa klub telah menyatakan keinginan mereka agar Liga Premier memberikan sanksi yang tegas jika Manchester City terbukti melanggar aturan.

Manchester City sendiri akan melanjutkan pertandingan mereka di Liga Premier dan Liga Champions meskipun situasi tak menentu ini. Manajer Pep Guardiola telah berulang kali menekan bahwa fokus tim tetap pada performa di lapangan, namun ia juga mengakui bahwa situasi eksternal pasti memberikan tekanan tambahan bagi seluruh komunitas klub.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Arief Pratama

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter