30, 2026
Olahraga

Mendes PDT Nilai Lomba Sepakbola Antar Desa Bantu Dongkrak Ekonomi Lokal

Menteri Yandri Susanto menekankan lomba sepak bola antar-RT sebagai penggerak ekonomi desa. Kegiatan ini mendukung pembangunan dan potensi lokal di Indonesia.]]>

Mira Permata
Mira Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Mendes PDT Nilai Lomba Sepakbola Antar Desa Bantu Dongkrak Ekonomi Lokal

Mendes PDT: Turnamen Sepakbola Antar Desa Dorong Ekonomi Lokal

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menilai penyelenggaraan turnamen sepakbola antar desa memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Menurutnya, kegiatan olahraga berskala desa mampu menggerakkan roda ekonomi mulai dari sektor kuliner, jasa, hingga perdagangan kecil yang dikelola warga.

Pernyataan tersebut disampaikan Yandri saat menghadiri pembukaan turnamen sepakbola antar desa di wilayah Banten. Ia menegaskan bahwa kompetisi olahraga tidak sekadar menjadi ajang mencari bakat pesepakbola muda, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di tingkat pedesaan.

Olahraga sebagai Penggerak Ekonomi Desa

Yandri menjelaskan, ketika sebuah desa menjadi tuan rumah pertandingan, terjadi perputaran uang yang signifikan. Penonton yang datang dari desa-desa sekitar membeli makanan, minuman, dan berbagai kebutuhan lain selama pertandingan berlangsung. Hal ini memberi penghasilan tambahan bagi pedagang kecil, pemilik warung, hingga penyedia jasa parkir.

"Turnamen seperti ini bukan hanya soal sepakbola. Ada UMKM yang berjualan, ada ibu-ibu yang menyiapkan makanan, ada pemuda yang mengelola parkir. Semua terlibat dan merasakan manfaat ekonominya," ujar Yandri dalam sambutannya.

Ia menambahkan, pemerintah desa dapat memanfaatkan momentum turnamen untuk memberdayakan pelaku usaha mikro. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan olahraga rutin berpotensi menjadi agenda wisata desa yang menarik kunjungan dari luar daerah.

Penguatan Dana Desa untuk Kegiatan Masyarakat

Mendes PDT juga menyoroti pentingnya penggunaan dana desa yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada kegiatan sosial dan olahraga yang mempererat persatuan warga. Menurutnya, pembangunan desa mencakup dimensi sosial, budaya, dan ekonomi yang saling berkaitan.

Melalui dana desa, pemerintah desa dapat mengalokasikan anggaran untuk mendukung penyelenggaraan turnamen, pembinaan atlet muda, serta perbaikan sarana olahraga sederhana. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kebersamaan dan sportivitas masyarakat pedesaan.

Ia menekankan bahwa sepakbola merupakan olahraga yang paling diminati masyarakat Indonesia, sehingga kegiatan ini mudah diterima dan mampu melibatkan banyak kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Mendorong Sportivitas dan Persatuan Warga

Selain manfaat ekonomi, turnamen sepakbola antar desa berperan dalam membangun sportivitas dan mempererat hubungan antarwarga. Yandri mengingatkan bahwa kompetisi harus dijalani dengan semangat kebersamaan, bukan permusuhan. Dukungan suporter diharapkan tetap menjaga ketertiban dan menghormati tim lawan.

"Menang kalah itu biasa. Yang penting kita junjung tinggi sportivitas. Jangan sampai pertandingan justru menimbulkan perpecahan," pesannya.

Pemerintah desa dan panitia penyelenggara diimbau menyiapkan pengamanan serta pengaturan penonton agar pertandingan berjalan aman dan lancar. Kehadiran aparat desa dan tokoh masyarakat diharapkan mampu meredam potensi gesekan antarsuporter.

Potensi Pembinaan Atlet Muda

Turnamen antar desa juga dipandang sebagai wadah pembinaan pesepakbola muda. Banyak bakat lokal yang muncul dari kompetisi tingkat desa dan kemudian berkembang ke jenjang yang lebih tinggi. Yandri berharap turnamen semacam ini dapat berlangsung secara berkelanjutan dengan manajemen yang lebih tertata.

Ia mendorong pemerintah daerah dan federasi sepakbola setempat untuk memberikan perhatian pada pembinaan usia dini di desa-desa. Dukungan berupa pelatihan pelatih, penyediaan peralatan, serta kompetisi berjenjang dinilai penting agar talenta muda desa tidak kehilangan kesempatan berkembang.

Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat, turnamen sepakbola antar desa diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga ikon yang menggerakkan ekonomi dan memperkuat identitas desa.

Sinergi Program Pemerintah Desa

Mendes PDT menutup dengan menegaskan bahwa pembangunan desa memerlukan sinergi semua pihak. Kegiatan olahraga, pemberdayaan UMKM, dan penguatan sosial dapat berjalan bersamaan apabila perencanaan dilakukan secara matang melalui musyawarah desa.

Ia mengajak seluruh kepala desa untuk menjadikan kegiatan masyarakat sebagai bagian dari strategi pembangunan yang menyeluruh. Dengan begitu, desa tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga hidup secara sosial dan mandiri secara ekonomi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Mira Permata

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter