31, 2026
Ekonomi

Menko Pangan Jajaki Kerja Sama Pangan dan Energi Hijau di Uzbekistan

Menko Pangan Zulkifli Hasan mengadakan pertemuan di Uzbekistan untuk memperkuat ketahanan pangan dan investasi serta kolaborasi dalam transformasi ekonomi hijau]]>

Andi Prasetyo
Andi Prasetyo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Menko Pangan Jajaki Kerja Sama Pangan dan Energi Hijau di Uzbekistan

Menko Pangan Jajaki Kerja Sama Pangan dan Energi Hijau di Uzbekistan

Menteri Koordinator Bidang Pahan Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan kerja ke Uzbekistan untuk menjajaki potensi kerja sama dalam sektor pangan dan energi hijau. Kunjungan ini dilaksanakan pada tanggal 15-17 Juli 2023 sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Uzbekistan, khususnya dalam bidang ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam pertemuan dengan pejabat pemerintah Uzbekistan, Luhut menyoroti pentingnya kerja sama dalam sektor pangan mengingat kedua negara memiliki potensi besar di bidang pertanian. Indonesia dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa membutuhkan pasokan pangan yang stabil, sementara Uzbekistan dikenal sebagai produsen komoditas pertanian utama seperti kapas, buah-buahan, dan sayuran.

Kerja Sama dalam Sektor Pangan

Dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh Menteri Pertanian Uzbekistan, Qobul Berdiev, Luhut menyampaikan minat Indonesia untuk mengembangkan investasi di sektor pertanian Uzbekistan. "Kami tertarik untuk berinvestasi dalam pengolahan hasil pertanian dan teknologi pertanian modern. Uzbekistan memiliki lahan pertanian yang luas dan kondisi iklim yang mendukung," ujar Luhut.

Salah satu fokus kerja sama yang dibahas adalah pengembangan irigasi efisien dan teknologi pertanian cerdas. Uzbekistan, yang sebagian besar wilayahnya adalah gurun, menghadapi tantangan dalam mengelola sumber air irigasi. Indonesia dengan pengalaman dalam pengelolaan sumber air dan teknologi pertanian, dapat memberikan kontribusi dalam hal ini.

Sementara itu, Uzbekistan menunjukkan minat untuk memasarkan produk pertaniannya ke Indonesia. "Kami memiliki produk pertanian berkualitas tinggi yang bisa memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Kami juga tertarik untuk belajar dari pengalaman Indonesia dalam pengembangan industri pangan," kata Berdiev.

Energi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan

Selain sektor pangan, Luhut juga membahas potensi kerja sama dalam bidang energi hijau. Uzbekistan sedang mengembangkan proyek energi terbarukan secara masif, terutama energi surya dan angin, dengan target mencapai 25% energi terbarukan dalam mix energi hingga tahun 2030.

"Indonesia memiliki pengalaman dan teknologi dalam pengembangan energi terbarukan. Kami tertarik untuk berkolaborasi dalam proyek energi surya dan angin di Uzbekistan," ujar Luhut. Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya akan mendukung transisi energi Uzbekistan tetapi juga menciptakan peluang bagi perusahaan Indonesia untuk masuk ke pasar Asia Tengah.

Dalam kunjungannya, Luhut juga mengunjung beberapa lokasi proyek energi surya di dekat Tashkent, ibu kota Uzbekistan. Proyek-proyek ini menunjukkan komitmen Uzbekistan dalam diversifikasi sumber energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Implementasi dan Langkah Selanjutnya

Untuk mewujudkan kerja sama ini, kedua negara sepakat untuk membentuk tim kerja yang akan merumuskan kerangka kerja konkret. Tim ini akan terdiri dari pejabat dari kementerian terkait dan perusahaan-perusahaan dari kedua negara.

"Kami akan segera membentuk tim kerja untuk mengidentifikasi proyek-proyek prioritas yang bisa dikembankan. Kami juga akan menyusun kerangka hukum dan regulasi yang mendukung investasi di kedua negara," kata Luhut.

Sementara itu, Uzbekistan menyambut baik langkah ini dan berjanji akan menyediakan dukungan penuh bagi investor Indonesia. "Kami akan memastikan iklim investasi yang kondusif dan prosedur yang transparan bagi perusahaan Indonesia," ujar pejabat dari Kementerian Investasi Uzbekistan.

Kunjungan Luhut ke Uzbekistan merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk memperluas jaringan kerja sama internasional di sektor pangan dan energi. Dengan potensi yang dimiliki kedua negara, diharapkan kerja sama ini akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dan mendukung pembangungan berkelanjutan.

Sebelumnya, Indonesia telah menjalin kerja sama serupa dengan beberapa negara di Asia Tengah dan Timur Tengah. Kerja sama dengan Uzbekistan diharapkan akan menjadi model sukses bagi kerja sama di kawasan lain.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Andi Prasetyo

Kontributor bidang kebugaran dan olahraga. Menulis tips workout dan gaya hidup aktif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter