Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengancam manusia, tetapi juga orang utan yang hidup bergantung pada hutan Kalimantan. Raya dan Rayu, sepasang induk dan bayi orang utan, dievakuasi petugas gabungan BKSDA, TNI, dan OFI di Kotawaringin Timur pada 2 September 2026. Di Ketapang, seekor induk dan anaknya turut diselamatkan dari kawasan terbakar. Evakuasi menjadi upaya menyelamatkan satwa dari api dan asap sekaligus menjaga keberlangsungan orang utan ketika habitat alaminya terus terancam.
Nasib Orang Utan di Tengah Kebakaran Hutan Kalimantan
← Artikel Sebelumnya
Prediksi Borneo FC Samarinda Vs Persija di BRI Super League 2026/2027: Langsu...
Artikel Selanjutnya →
Komentar (0)