08, 2026
Olahraga

Nico Paz Layak Warisi Nomor Messi di Timnas Argentina

Direktur Teknik Como, Carlaberto Ludi, menilai Nico Paz layak warisi nomor 10 Argentina dari Lionel Messi. Paz punya bakat besar dan kepribadian yang istemewa.]]>

Hendra Wijaya
Hendra Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Nico Paz Layak Warisi Nomor Messi di Timnas Argentina

Nico Paz dan Bayang-Bayang Nomor 10 Argentina

Nama Nico Paz kembali mencuat dalam perbincangan publik sepak bola Argentina. Gelandang muda yang kini memperkuat Como itu disebut-sebut layak mewarisi nomor punggung 10 di tim nasional Argentina, nomor yang selama lebih dari satu dekade identik dengan Lionel Messi. Diskursus ini muncul bukan tanpa alasan. Penampilan Paz bersama klub maupun timnas junior menunjukkan kualitas yang membuat banyak pengamat menilai ia memiliki profil teknik, visi, dan ketenangan yang jarang dimiliki pemain seusianya.

Paz lahir di Santa Cruz de Tenerife, Spanyol, pada 8 September 2004. Ia merupakan putra mantan pemain timnas Argentina, Pablo Paz, yang membela Albiceleste pada Olimpiade 1996 dan Piala Dunia 1998. Darah sepak bola Argentina mengalir kuat dalam dirinya, meski ia menghabiskan sebagian besar masa kecil dan karier juniornya di Spanyol. Ia sempat menimba ilmu di akademi Real Madrid sebelum akhirnya menempuh jalur berbeda demi mengejar menit bermain.

Jalur Karier yang Menanjak

Perjalanan Paz di akademi Real Madrid terbilang menjanjikan. Ia menembus tim Castilla dan sempat mencicipi skuad utama, termasuk tampil di kompetisi Eropa. Namun, persaingan ketat di lini tengah Los Blancos membuat ruang berkembangnya terbatas. Langkahnya pindah ke Como pada 2024 menjadi titik balik. Di klub Italia itu, Paz mendapatkan kepercayaan penuh sebagai kreator serangan, sesuatu yang jarang ia rasakan sebelumnya.

Bersama Como, Paz menunjukkan kemampuan mengatur tempo, melepaskan umpan terobosan, serta mencetak gol dari lini kedua. Statistiknya di Serie A menarik perhatian banyak pihak, termasuk pelatih timnas Argentina. Konsistensi penampilan itu membuat namanya mulai dibandingkan dengan gelandang-gelandang kreatif Argentina generasi sebelumnya.

Debut Bersama Albiceleste

Paz akhirnya mendapat panggilan memperkuat timnas senior Argentina. Debutnya menjadi momen yang dinanti, mengingat ia sempat berada di persimpangan antara membela Spanyol atau Argentina. Pilihannya jatuh kepada Albiceleste, keputusan yang disambut baik publik sepak bola Argentina karena dianggap memperkuat kedalaman skuad di lini tengah.

Pelatih timnas Argentina disebut melihat Paz sebagai salah satu pemain yang bisa menjadi jembatan antara generasi emas yang dipimpin Messi dan generasi berikutnya. Fleksibilitasnya bermain sebagai gelandang serang, sayap, atau bahkan penyerang kedua memberi opsi taktis tambahan bagi tim.

Nomor 10 dan Beban Sejarah

Nomor 10 di Argentina bukan sekadar nomor punggung. Ia melekat pada nama-nama besar seperti Diego Maradona, Juan Román Riquelme, dan Lionel Messi. Setiap pemain yang mengenakannya selalu dibayangi ekspektasi luar biasa. Karena itu, perdebatan soal siapa yang layak mewarisinya selalu sensitif dan penuh emosi.

Sebagian pengamat menilai Paz memiliki karakter permainan yang cocok dengan nomor tersebut: berani meminta bola, mampu menciptakan ruang, dan tidak panik di bawah tekanan. Namun, sebagian lain mengingatkan bahwa memberikan label "penerus Messi" terlalu dini bisa menjadi beban psikologis bagi pemain muda. Mereka menyarankan agar Paz dibiarkan berkembang secara alami tanpa tekanan berlebihan.

Kompetisi di Lini Tengah

Skuad Argentina saat ini tidak kekurangan gelandang berkualitas. Ada nama-nama mapan yang telah membuktikan diri di level internasional. Kehadiran Paz menambah persaingan sehat di lini tengah, sekaligus memberi pelatih lebih banyak pilihan untuk rotasi dan strategi jangka panjang. Kualitas individunya dianggap melengkapi, bukan menggantikan, para pemain senior.

Beberapa analis menilai kombinasi antara pengalaman dan energi muda menjadi kunci jika Argentina ingin tetap kompetitif di turnamen-turnamen besar mendatang. Paz, dengan usianya yang masih muda, berpotensi menjadi bagian inti skuad dalam beberapa tahun ke depan, terutama saat generasi emas perlahan memasuki fase akhir karier internasional.

Ekspektasi Publik dan Realitas

Publik Argentina dikenal memiliki standar tinggi terhadap pemain kreatif. Mereka mengharapkan sosok yang bisa menjadi pembeda dalam pertandingan sulit. Dalam konteks ini, Paz dianggap sebagai salah satu kandidat paling menjanjikan. Namun, perjalanan karier seorang pemain tidak pernah linear. Cedera, perubahan formasi, dan dinamika klub bisa memengaruhi perkembangan seorang talenta muda.

Yang jelas, pembicaraan soal nomor 10 dan sosok penerus Messi akan terus berlanjut. Paz berada di pusat diskursus itu, bukan karena ia memintanya, melainkan karena kualitas yang ia tunjukkan. Jika ia mampu menjaga konsistensi, mengelola ekspektasi, dan terus berkembang, bukan tidak mungkin ia benar-benar mengenakan nomor bersejarah itu suatu hari nanti.

Pada akhirnya, warisan nomor 10 Argentina bukan tentang menyalin siapa pun, melainkan tentang menulis cerita sendiri. Nico Paz masih di awal perjalanan. Publik sepak bola Argentina, dan dunia, akan menyaksikan apakah ia mampu menjawab panggilan sejarah itu.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter