20, 2026
Nasional

Nyaris Telan Kucing, Ular Sanca Raksasa Ditaklukkan

Seorang penangkap ular dari Florida menangkap ular piton atau sanca kembang (Reticulated Python) terbesar yang pernah ditangkap dan diukur di Puerto Riko.]]>

Eko Wibowo
Eko Wibowo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Nyaris Telan Kucing, Ular Sanca Raksasa Ditaklukkan

Seekor ular sanca berukuran besar membuat warga di sebuah kawasan permukiman geger setelah hewan melata itu nyaris menelan seekor kucing peliharaan. Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi memicu kepanikan warga yang melihat ular itu bergerak mendekati kucing di dekat semak dan pagar rumah. Warga bersama petugas akhirnya berhasil menaklukkan ular tersebut dan mengevakuasinya ke lokasi yang lebih aman.

Menurut keterangan warga setempat, kemunculan ular sanca itu pertama kali diketahui ketika seekor kucing terlihat berada tidak jauh dari tempat ular bersembunyi. Beberapa orang yang menyaksikan kejadian itu sempat melihat ular membuka mulutnya dan bergerak ke arah kucing. Warga segera berupaya menyelamatkan kucing dengan cara membuat kebisingan dan mengalihkan perhatian ular. Upaya tersebut berhasil membuat kucing menjauh, meskipun situasi sempat menegangkan karena ukuran ular cukup besar.

Setelah kucing berhasil diselamatkan, warga tidak langsung melakukan tindakan sendiri terhadap ular. Mereka memilih menghubungi petugas untuk meminta bantuan penanganan. Langkah itu dinilai tepat karena ular sanca, meskipun tidak berbisa, tetap memiliki gigitan yang berbahaya dan kemampuan melilit yang kuat. Penanganan oleh orang tanpa keterampilan khusus berisiko menimbulkan cedera, baik bagi warga maupun bagi hewan tersebut.

Proses Penaklukan Ular

Petugas yang tiba di lokasi melakukan pengecekan posisi ular sebelum memulai evakuasi. Warga diminta menjauh dan tidak membuat gerakan yang dapat memancing reaksi ular. Dengan peralatan penjepit dan wadah penampung, petugas secara perlahan mengarahkan ular keluar dari area persembunyian. Proses itu memakan waktu karena ular berusaha menghindar dan masuk ke celah semak yang lebih rapat.

Setelah posisi ular terurai, petugas berhasil mengangkat dan memasukkannya ke dalam wadah evakuasi. Ular kemudian dibawa menjauh dari permukiman untuk dilepasliarkan di habitat yang sesuai. Petugas memastikan proses penanganan dilakukan tanpa melukai ular. Warga juga diminta tidak mengejar atau mencoba menangkap ular lain yang mungkin masih berada di sekitar lokasi.

Kucing yang nyaris menjadi mangsa ular itu berhasil diselamatkan dan dikembalikan kepada pemiliknya. Meski demikian, warga diimbau tetap waspada karena kemunculan ular di kawasan permukiman dapat terjadi akibat beberapa faktor, antara lain mencari makanan, terdesak perubahan lingkungan, atau masuk melalui saluran dan celah bangunan. Ular sanca dikenal sebagai predator yang memangsa hewan kecil, termasuk tikus, burung, dan kadang-kadang hewan peliharaan berukuran kecil.

Imbauan bagi Warga

Pemerhati satwa mengingatkan warga agar tidak panik dan tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap ular yang masuk ke permukiman. Tindakan memukul atau mengejar ular dapat memancing serangan. Warga disarankan menjaga jarak, mengawasi pergerakan ular dari tempat aman, dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran, relawan satwa, atau aparat setempat. Jika ular berada di dalam rumah, warga diminta menutup ruangan agar hewan tidak berpindah ke area lain.

Selain itu, warga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi tumpukan barang yang dapat menjadi tempat persembunyian ular. Semak yang terlalu rimbun di dekat rumah, tumpukan kayu, serta saluran air yang tidak terawat dapat menjadi lokasi yang disukai ular. Pakan hewan peliharaan juga sebaiknya tidak dibiarkan terbuka karena dapat menarik tikus dan hewan kecil lain yang menjadi mangsa ular.

Insiden nyaris tertelannya kucing oleh ular sanca ini menjadi pengingat bahwa interaksi antara manusia dan satwa liar dapat terjadi di kawasan permukiman. Penanganan yang tenang, koordinasi dengan petugas, dan prioritas keselamatan menjadi kunci agar kejadian serupa tidak berujung pada korban. Hingga penanganan selesai, situasi di lokasi dilaporkan kembali kondusif dan warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan kemunculan ular susulan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eko Wibowo

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter