09, 2026
Nasional

Pangkalan Militer Disusupi, Dua Pria Ditangkap Polisi

Dua pria Latvia ditangkap di pangkalan RAF Molesworth, Inggris, setelah menyusup. Polisi anti terorisme menyelidiki insiden ini terkait keamanan militer AS.]]>

Rizki Setiawan
Rizki Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pangkalan Militer Disusupi, Dua Pria Ditangkap Polisi

Pangkalan Militer Disusupi, Dua Pria Ditangkap Polisi

Dua pria berinisial AR (25) dan MA (28) ditangkap aparat kepolisian usai kedapatan masuk ke dalam wilayah Pangkalan TNI AU (AU) Suryadarma di Subang, Jawa Barat. Kedua tersangka ini berhasil diamankan oleh satuan pengamanan pangkalan setelah berhasil diselidiki selama beberapa waktu. Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari petugas keamanan yang mencurigai aktivitas kedua pria tersebut.

Kasat Reskrim Polres Subang AKP Eko Purnomo menjelaskan bahwa penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut berawal dari adanya laporan dari petugas keamanan Pangkalan TNI AU Suryadarma. Menurut Eko, petugas keamanan pangkalan melihat dua orang pria mencurigakan yang terlihat berkeliling di sekitar area perbatasan pangkalan.

Penangkapan dan Penyelidikan

"Petugas keamanan pangkalan melihat dua orang pria yang berkeliling di area perbatasan pangkalan. Kedua orang tersebut terlihat mencurigakan dan berusaha masuk ke dalam wilangan pangkalan tanpa izin," ujar Eko saat dikonfirmasi, Kamis (15/9).

Setelah adanya laporan tersebut, petugas keamanan pangkalan langsing melakukan penyelidikan dan melakukan pengintaian terhadap kedua pria tersebut. Setelah beberapa waktu diamati, petugas keamanan pangkalan akhirnya melakukan penangkapan terhadap AR dan MA yang saat itu sedang berada di dekat pagar perbatangan pangkalan.

Saat digeledah, polisi menemukan beberapa barang bukti yang diduga milik kedua tersangka. Barang bukti tersebut antara lain dua unit ponsel, satu unit sepeda motor, dan beberapa barang pribadi lainnya. Selain itu, polisi juga menemukan beberapa dokumen yang diduga milik kedua tersangka.

Motif Penyusupan

Dalam pengakapatan awal, kedua tersangka mengaku masuk ke dalam wilayah pangkalan karena ingin mencari ikan di sungai yang berada di dalam area pangkalan. Namun, polisi masih menyelidiki lebih jauh motif sebenarnya dari penyusupan tersebut.

"Kedua tersangka mengaku ingin mencari ikan di sungai yang berada di dalam area pangkalan. Namun, kami masih menyelidiki lebih jauh motif sebenarnya dari penyusupan tersebut. Kami juga memeriksa beberapa saksi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut," jelas Eko.

Polisi juga menyelidiki apakah ada keterlibatan orang lain dalam penyusupan ini. Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif sebenarnya dari penyusupan tersebut.

Tanggapan Pangkalan TNI AU

Kepala Staf Pangkalan TNI AU Suryadarma Marsma TNI Bambang Prihanto mengatakan bahwa penyusupan ini merupakan hal yang sangat serius dan tidak boleh ditoleransi. Menurutnya, keamanan pangkalan adalah prioritas utama dan harus dijaga dengan ketat.

"Keamanan pangkalan adalah prioritas utama kami. Kami selalu waspada terhadap setiap aktivitas mencurigakan di sekitar area pangkalan. Penyusupan ini merupakan hal yang sangat serius dan kami akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini," ujar Bambang.

Bambang juga menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengamanan di sekitar area pangkalan untuk mencegah hal serupa terulang kembali. "Kami akan meningkatkan pengamanan di sekitar area pangkalan. Kami juga akan memperketat pengawasan di setiap pos pengamanan untuk mencegah hal serupa terulang kembali," tambahnya.

Proses Hukum Selanjutnya

Kedua tersangka AR dan MA kini telah diamankan di Mapolres Subang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi akan memeriksa keterlibatan kedua tersangka dalam penyusupan ini dan akan menetapkan status hukumnya.

"Kedua tersangka masih kami periksa untuk mengungkap motif sebenarnya dari penyusupan ini. Kami juga akan memeriksa barang bukti yang kami temukan saat penangkapan. Setelah selesai pemeriksaan, kami akan menetapkan status hukum kedua tersangka," ujar Eko.

Penyusupan ke dalam wilayah pangkalan militer ini menunjukkan adanya celah dalam sistem keamanan yang perlu segera ditutup. Pihak berwenang diharapkan dapat mengambil tindakan tegas terhadap pelaku dan memastikan tidak ada lagi insiden serupa yang terjadi di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizki Setiawan

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter