30, 2026
Teknologi

Pelari Soekarno Run Nikmati Layanan Pijat dari Terapis Disabilitas Netra

Soekarno Run Banyuwangi sukses digelar dengan ribuan pelari dari 26 provinsi. Event inklusif ini melibatkan penyandang disabilitas netra sebagai terapis.]]>

Galih Nasution
Galih Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pelari Soekarno Run Nikmati Layanan Pijat dari Terapis Disabilitas Netra

Pelari Soekarno Run Nikmati Layanan Pijat dari Terapis Disabilitas Netra

Acara lari tahunan Soekarno Run kembali digelar pada Minggu (15/10) di Jakarta dengan peserta mencapai ribuan orang. Tidak hanya lomba lari, acara ini juga menawarkan berbagai fasilitas bagi para pelari, salah satunya layanan pijat yang disediakan oleh terapis disabilitas netra. Layanan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para peserta lari yang merasa kelelahan setelah menempuh jarak tempuh tertentu.

Inovasi Layanan Inklusif

Layanan pijat yang diberikan oleh para terapis tunanetra ini merupakan inovasi dari penyelenggara Soekarno Run dalam mewujudkan event yang inklusif. Para terapis ini telah melatih khusus untuk memberikan pijat regenerasi bagi para pelari, dengan memperhatikan teknik-teknik khusus untuk meredakan otot yang kaku dan pegal-pegal setelah berlari.

Tanggapan Positif dari Peserta

Para peserta lari memberikan tanggapan positif terhadap layanan ini. Ahmad Rizki, sepeserta lari yang mengikuti larian jarak 10 kilometer, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas pijat ini.

"Saya agak kaget saat tahu ada terapis tunanetra yang memberikan pijat. Hasilnya memuaskan, pijatannya cukup kuat dan mampu meredakan pegal di kaki saya. Ini menunjukkan bahwa penyelenggara memikirkan kenyamanan peserta secara menyeluruh," kata Rizki.

Layanan ini tersedia di area istirahat yang berada di sekitar garis finis. Para terapis tunanetra dilengkapi dengan alat-alat pijat standar dan telah diberikan pelatihan khusus tentang anatomi tubuh dan teknik pijat untuk atlet lari. Mereka bekerja dibimbing oleh para profesional pijat untuk memastikan kualitas layanan sesuai standar.

Dukungan dari Komunitas

Komunitas penyandang disabilitas netra turut mendukung kegiatan ini dengan menyediakan tenaga terapis yang profesional dan berpengalaman. Para terapis ini telah melalui serangkaian pelatihan selama sebulan sebelum acara berlangsung untuk memastikan mereka mampu memberikan layanan terbaik.

Dampak Positif bagi Penyandang Disabilitas

Selain memberikan layanan bagi peserta lari, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi para terapis tunanetra. Mereka mendapatkan penghasilan tambahan serta pengakuan atas kemampuan mereka di tengah masyarakat.

"Kebanyakan dari kami sulit mencari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan. Melalui program ini, kami tidak hanya mendapat penghasilan tetapi juga kepercayaan diri bahwa kami mampu bersaing di dunia kerja," tambah Budi Santoso.

Program Berkelanjutan

Kepala Panitia Pelaksana Soekarno Run, David Wijaya, menyatakan bahwa layanan pijat oleh terapis disabilitas netra akan menjadi program berkelanjutan dalam setiap penyelenggaraan acara.

Soekarno Run sendiri telah menjadi acara lari tahunan yang dinanti-nanti oleh masyarakat Jakarta sejak pertama kali digelar pada tahun 2010. Acara ini tidak hanya menampilkan lomba lari berbagai kategori, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan cinta tanah air.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Galih Nasution

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter