30, 2026
Olahraga

Persija Tak Terima Sanki Rp180 juta dan 2 Laga Kandang Usiran, Banding Disiapkan ke PSSI

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/15/6aa949fb86891-skuad-persija-jakarta-20252026_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Dimas Permana
Dimas Permana Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Persija Tak Terima Sanksi Rp180 Juta dan 2 Laga Kandang Usiran, Banding Disiapkan ke PSSI

Persija Jakarta menolak keras sanksi yang diberikan oleh Komisi Disiplin PSSI terkait insiden yang terjadi saat laga melawan Persib Bandung pada pekan ke-32 Liga 1. Manajemen Persija menyatakan akan mengajukan banding ke Komisi Banding PSSI atas denda sebesar Rp180 juta dan sanksi usir dua laga kandang yang dijatuhkan.

Dalam siaran pers yang diterima, manajemen Persija menganggap sanksi yang diberikan tidak sebanding dengan kejadian yang terjadi. Mereka menilai ada ketidakadilan dalam penilaian Komisi Disiplin PSSI terhadap insiden yang melibatkan suporter Persija pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 9 September 2023 lalu.

Alasan Penolakan Sanksi

Ketua Umum Persija, Gatot Widodo, menjelaskan bahwa manajemen telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sebelum pertandingan. Namun, menurutnya, ada pihak-pihak yang berusaha memanfaatkan situasi untuk mencemarkan nama baik Persija dan suporternya.

"Kami telah melakukan segala upaya preventif untuk menjaga kondisi pertandingan. Namun, ada kejadian yang di luar kendali kami. Kami tidak menerima sanksi ini karena menurut kami tidak adil dan tidak berdasarkan fakta yang ada," ujar Gatot dalam keterangannya.

Menurut manajemen Persija, video rekaman pertandingan menunjukkan bahwa ada beberapa pihak yang memprovokasi suporter Persija. Mereka juga menyoroti bahwa ada kejadian serupa di laga-laga sebelumnya yang tidak ditindak tegas oleh wasit dan pihak berwenang.

Detail Sanksi yang Diberikan

Komisi Disiplin PSSI memberikan sanksi berupa denda sebesar Rp180 juta kepada Persija Jakarta karena diduga gagal mengantisipasi dan mengatasi tindakan anarkis yang dilakukan oleh sebagian suporter saat laga melawan Persib Bandung. Selain itu, Persija juga dijatuhi sanksi usir dua laga kandang yang akan dijalani di putaran kedua Liga 1 2023/2024.

Sanksi ini diberikan berdasarkan Pasal 34 ayat (1) huruf a dan Pasal 35 ayat (1) huruf c serta Pasal 35 ayat (2) huruf b dari AD ART dan Pedoman Komisi Disiplin PSSI. Komisi Disiplin menilai Persija terbukti melanggar ketentuan tentang pengamanan pertandingan dan penanganan suporter.

Langkah-Langkah yang Akan Diambil

Manajemen Persija mengumumkan telah membentuk tim khusus yang akan menangani proses banding ke Komisi Banding PSSI. Tim ini akan diketuai oleh kuasa hukum Persija dan akan mempersiapkan berbagai bukti untuk membela klub dari sanksi yang dijatuhkan.

"Kami akan menyampaikan banding dengan bukti-bukti yang kuat. Kami percaya ada ketidakadilan dalam proses penilaian. Kami akan membuktikan bahwa Persija telah melakukan segala yang bisa dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban," jelas Gatot.

Selain itu, manajemen juga akan berkoordinasi dengan suporter untuk menjaga kondisi menjelang dan selama pertandingan di putaran kedua. Mereka berharap tidak ada lagi insiden yang merusak citra sepak bola Indonesia dan merugikan klub.

Reaksi dari Suporter

Sekelompok suporter Persija, yang dikenal sebagai The Jakmania, menyatakan dukungan penuh atas langkah manajemen untuk mengajukan banding. Mereka menganggap sanksi yang diberikan terlalu berat dan tidak mempertimbangkan upaya yang telah dilakukan oleh klub.

Kronologi Insiden

Insiden terjadi saat laga Persija melawan Persib Bandung pada 9 September 2023 lalu. Beberapa suporter Persija diduga masuk ke area lapangan dan melakukan aksi anarkis setelah adanya keputusan wasit yang dianggap tidak adil. Wasit pun menghentikan sementara pertandingan selama beberapa menit.

Polisi dan petugas keamanan Stadion Gelora Bung Karno segera turun tangan untuk menenangkan situasi. Pertandingan kemudian dilanjutkan hingga selesai dengan kemenangan Persib 3-2. Setelah pertandingan, Persija mengumumkan akan melakukan internal evaluasi terkapi kejadian tersebut.

Dengan sanksi yang dijatuhkan, Persija berpotensi kehilangan home advantage di pentas Liga 1 2023/2024. Klub Jakarta ini saat ini berada di posisi ke-8 klasemen sementara dengan 42 poin dari 32 pertandingan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dimas Permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter