15, 2026
Teknologi

Pertamina Tambah Suplai BBM, Layanan SPBU di Bali Berangsur Kondusif

PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Bali.]]>

Rizki Setiawan
Rizki Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pertamina Tambah Suplai BBM, Layanan SPBU di Bali Berangsur Kondusif

Pertamina Tambah Suplai BBM, Layanan SPBU di Bali Berangsur Kondusif

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertamina telah menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Pulau Bali guna menjaga stabilitas pasokan dan mencegah kelangkaan. Upaya ini dilakukan setelah sebelumnya sejumlah SPBU di Bali mengalami kekurangan stok, terutama untuk jenis Pertalite dan Solar. Kepala Divisi Hulu dan Riset Pertamina, Rudi Wahyudi, mengatakan bahwa pihaknya telah mengoptimalkan distribusi BBM melalui jalur darat dan laut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali.

Peningkatan Pasokan Melalui Berbagai Moda Transportasi

Pertamina telah meningkatkan frekuensi pengiriman BBM ke Bali melalui kapal tangki (tanker) dari Jawa. Rudi menjelaskan bahwa saat ini ada tiga kapal yang secara rutin mengangkut BBM menuju Pelabuhan Benoa setiap hari. Selain itu, pihaknya juga memperbanyak truk tangki yang mengangkut BBM dari gudang di Denpasar ke berbagai SPBU se-Bali.

"Kami telah meningkatkan distribusi BBM sebesar 30% dari kapasitas normal untuk memastikan tidak ada lagi daerah yang mengalami kekurangan pasokan," ujar Rudi dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kantor Pertamina Regional Bali, Rabu (15/3).

Monitoring dan Evaluasi Stok Secara Real-time

Untuk memastikan pasokan BBM stabil, Pertamina mengimplementasikan sistem monitoring stok secara real-time melalui teknologi digital. Sistem ini memungkinkan pihak pemantauan untuk segera mengetahui jika ada SPBU yang mendekati titis stok kritis sehingga bisa segera diantisipasi.

"Kami juga bekerja sama dengan jaringan SPBU untuk memberikan laporan stok setiap hari. Dengan begitu, kami bisa merencanakan distribusi dengan lebih baik dan tepat waktu," tambah Rudi.

Koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Instansi Terkait

Pertamina juga telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah kabupaten/kota, serta Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Inflasi Daerah (PID) untuk memastikan pasokan BBM berjalan lancar. Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah yang diambil Pertamina.

"Kami bersyukur karena Pertamina dengan sigap menangani isu pasokan BBM di Bali. Pemerintah daerah siap mendukung penuh untuk memastikan pasokan BBM stabil dan harga terjaga," ujar Gubernur Koster.

Stabilitas Harga BBM Terjaga

Menurut Rudi, selain memastikan pasokan, Pertamina juga berkomitmen untuk menstabilkan harga BBM di Bali. Harga Pertalite, Solar, dan jenis BBM lainnya tetap sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Tidak ada kenaikan harga BBM di Bali. Semua harga tetap sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami juga siap melakukan penindakan tegas jika ada oknum yang mencoba menaikkan harga secara tidak wajar," tegas Rudi.

Respons Positif dari Masyarakat dan Pelaku Usaha

Upaya Pertamina ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pelaku usaha di Bali. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bali, I Made Sudana, mengatakan bahwa kelancaran pasokan BBM sangat penting bagi keberlangsungan usaha, terutama bagi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Bali.

"Sebelumnya, banyak pengusaha yang khawatir karena kekurangan BBM, terutama solar yang digunakan untuk operasional transportasi dan penginapan. Sekarang dengan pasokan yang stabil, kami bisa bernapas lega," ujar Made Sudana.

Langkah Jangka Panjang untuk Mencegah Krisis Energi

Rudi menambahkan bahwa selain menangani situasi saat ini, Pertamina juga sedang mempersiapkan langkah-langkah jangka panjang untuk mencegah krisis energi di Bali. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kapasitas terminal penyimpanan BBM di Pelabuhan Benoa.

"Kami berencana untuk membangun fasilitas penyimpanan tambahan agar pasokan BBM di Bali bisa lebih aman dan tidak terganggu oleh faktor cuaca atau logistik lainnya," jelas Rudi.

Kesimpulan

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, situasi pasokan BBM di Bali kini berangsur kondusif. Pertamina berkomitmen untuk terus memastikan kelancaran pasokan BBM guna menunjang stabilitas ekonomi di Pulau Dewata. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan BBM saat ini sudah stabil dan terjamin.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizki Setiawan

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter