14, 2026
Olahraga

Piala Asia 2027 Terancam Diundur ke 2028 Akibat Serangan yang Menewaskan 14 Orang di Arab Saudi

Teguh Syahputra
Teguh Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Piala Asia 2027 Terancam Diundur ke 2028 Akibat Serangan yang Menewaskan 14 Orang di Arab Saudi

Organisasi sepak bola Asia tengah menghadapi dilema besar setelah serangan teroris di Arab Saudi menewaskan 14 orang, termasuk seorang petugas keamanan dan seorang warga negara asing. Insiden tersebut terjadi di wilayah perbataran Arab Saudi dengan Yordania, menimbulkan kekhawatiran akan keamanan penyelenggaraan Piala Asia 2027 yang rencananya dihelat di negara tersebut.

Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, telah mengumumkan bahwa federasi sedang mengevaluasi kembali rencana penyelenggaraan turnamen bergengsi tersebut. "Kami mengutuk keras serangan pengecut ini yang menelan korban jiwa," ujar Sheikh Salman dalam konferensi pers singkat di Kuala Lumpur, Malaysia.

Serangan yang terjadi pada Rabu (15/11) lalu ini menimbulkan kecemasan di kalangan penyelenggara dan negara peserta yang akan berpartisipasi dalam Piala Asia. Arab Saudi terpilih sebagai tuan rumah Piala Asia 2027 setelah mengalahkan Iran dan India dalam proses penawaran pada bulan Februari 2023. Sejak saat itu, persiapan telah berjalan dengan intensif, termasuk pembangunan stadion baru dan infrastruktur pendukung.

Kecemasan Keamanan Meningkat

Sumber terdekat dari AFC menyatakan bahwa federasi sedang mempertimbangkan beberapa skenario, termasuk kemungkinan mengundurkan penyelenggaraan ke tahun 2028. "Keamanan adalah prioritas utama kami. Kami tidak dapat mengabaikan risiko yang ada, terutama setelah insiden yang sangat tragis ini," kata sumber yang meminta anonimitas.

Arab Saudi sendiri telah mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan keamanan secara signifikan untuk menjamin turnamen berjalan aman. "Kami akan mengambil langkah-langkah ekstra untuk memastikan setiap tim peserta, official, dan penggemar aman selama Piala Asia," kata Menterol Olahraga Arab Saudi, Prince Abdulaziz bin Turki Al Faisal.

Namun, kekhawatiran masih tersisa, mengingarkan Arab Saudi berada di tengah ketegangan geopolitik kompleks di kawasan Timur Tengah. Beberapa negara pesarta, terutama yang memiliki hubungan diplomatik yang lebih kaku dengan Arab Saudi, telah menyatakan kecemasan mereka mengenai keamanan para delegasi.

Reaksi dari Dunia Sepak Bola

FIFA, organisasi induk sepak bola dunia, telah menyatakan akan mendukung AFC dalam mengevaluasi situasi. "Kami sepenuhnya mendukung AFC dalam mengambil keputusan yang tepat untuk keamanan semua pihak terkait," kata Presiden FIFA, Gianni Infantino.

UEFA, konfederasi sepak bola Eropa, juga menyatakan akan mengikuti perkembangan dengan cermat. "Keamanan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap turnamen internasional. Kami percaya AFC akan membuat keputusan yang bijaksana," kata sepekan UEFA dalam pernyataan resminya.

Beberapa analis sepak bola mengatakan bahwa mengundurkan Piala Asia mungkin merupakan solusi terbaik. "Dengan waktu yang masih cukup, pengunduran penyelenggaraan setahun kemudian akan memberikan ruang bagi Arab Saudi untuk memastikan keamanan maksimal," kata pakar olahraga Timur Tengah, Dr. Ahmad Al-Harithi.

Dampak pada Peserta dan Persiapan

Pengunduran turnamen akan berdampak signifikan pada jadwal kompetisi internasional. Piala Asia biasanya diadakan setiap empat tahun, dan penundaan akan memerlukan penyesuaian jadwal kompetisi lainnya, termasuk Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Konfederasi.

Beberapa negara peserta, seperti Jepang dan Korea Selatan, telah memulai persiapan sejak Arab Saudi terpilih sebagai tuan rumah. "Kami telah menyiapkan skuat terbaik kami dengan asumsi turnakan akan digunakan di tahun 2027. Setiap perubahan akan memerlukan penyesuaian strategi," kata pelatih tim nasional Jepang, Hajime Moriyasu.

FIFA dan AFC sedang mempertimbangkan opsi pengganti jika Arab Saudi memutuskan menarik diri sebagai tuan rumah. Beberapa negara seperti Uzbekistan dan Qatar telah menyatakan kesiapan mereka untuk menggantikan Arab Saudi jika diperlukan.

Sementara itu, Arab Saudi sendiri belum secara resmi menarik diri sebagai tuan rumah. "Kami masih komitmen menyelenggarakan Piala Asia 2027, tetapi keputusan akhir akan bergantung pada rekomendasi AFC dan situasi keamanan yang terjadi," kata juru bicara Kementerian Olahraga Arab Saudi.

Sepak bola internasional kini menanti keputusan AFC yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Apakah Piala Asia 2027 akan tetap digunakan di Arab Saudi, diundur ke 2028, atau dipindahkan ke negara lain, tetap menjadi pertanyaan besar yang menanti jawaban.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Syahputra

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter