17, 2026
Hiburan

Polisi Razia Kosan hingga Tempat Biliar di Serang, Ini yang Ditemukan

Polresta Serang Kota gelar patroli KRYD untuk mencegah peredaran narkoba di tempat hiburan malam dan lokasi rawan. Razia akan terus dilakukan.]]>

Galih Nasution
Galih Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Polisi Razia Kosan hingga Tempat Biliar di Serang, Ini yang Ditemukan

Polisi Razia Kosan hingga Tempat Biliar di Serang, Ini yang Ditemukan

Operasi gabungan yang digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang pada Rabu malam (15/3) menghasilkan temuan mengejutkan. Razia yang dilakukan di sejumlah lokasi, mulai dari kos-kosan hingga tempat bermain biliar, menemukan berbagai pelanggaran hingga barang bukti terkait narkoba dan pelanggaran perizinan.

Razia Berlangsung Hingga Dini Hari

Operasi yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga dini hari (16/3) ini melibatkan sekitar 50 personel gabungan dari berbagai satuan. Kapolres Serang Kombes Pol Hengki mengatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan ketertiban di wilayahnya. "Kami melakukan razia untuk mencegah terjadinya tindak pidana, khususnya yang berhubungan dengan narkoba dan gangguan ketertiban umum," ujar Hengki dalam keterangannya.

Lokasi yang menjadi sasaran operasi antara lain sejumlah kos-kosan di kawasan Jalan Veteran, Jalan R.A. Kartini, dan Jalan Pangeran Jayakarta. Selain itu, petugas juga menggebug beberapa tempat bermain biliar di Jalan Gatot Subroto dan sekitar Pasar Anyar yang sering menjadi tempung berkumpulnya remaja hingga larut malam.

Temuan Mengejutkan di Lokasi Kosan

Saat melakukan pengecekan di sejumlah kos-kosan, petugas menemukan berbagai pelanggaran yang cukup memprihatinkan. Di salah satu kosan di Jalan Veteran, petugas menemukan dua siswa SMA yang sedang merokok dalam ruangan. Kedua pelajar tersebut tidak memiliki identitas diri dan sempat menunjukkan gejakak takut saat digerebek.

Menurut Budi, kondisi kos-kosan yang menjadi sasaran operasi umumnya tidak memenuhi standar keamanan. "Banyak kos-kosan yang tidak memiliki surat izin mendirikan bangunan (IMB) dan tidak mematuhi aturan tentang kapasitas hunian. Satu ruangan sering dihuni oleh 4 hingga 5 orang, padahal kapasitasnya hanya untuk 2 orang," tambahnya.

Penertiban Tempat Biliar

Sementara itu, operasi di sejumlah tempat bermain biliar juga menemukan berbagai pelanggaran. Di salah satu tempat biliar di Jalan Gatot Subroto, petugas menemukan dua remaja yang masih duduk di luar jam operasional yang telah ditetapkan. "Jam operasional tempat hiburan ini seharusnya ditutup pukul 22.00 WIB, namun kami masih menemukan pengunjung saat pengecekan," jelas Kasatlantas Polres Serang, Kompol Ahmad Yani.

Petugas juga menemukan bahwa sejumlah tempat biliar tidak memiliki izin usaha lengkap. "Dari 7 tempat biliar yang kami cek, hanya 2 yang memiliki izin usaha lengkap. Yang lainnya beroperasi tanpa izin atau perizinannya tidak lengkap," tambah Ahmad Yani.

Barang Bukti dan Tindakan Lanjut

Dari operasi razia tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 5 botol miras bekas, 2 bungkus rokok kretek dengan filter, serta 1 unit sepeda motor yang tidak memiliki surat kendaraan bermotor (SKB). Selain itu, petugas juga menindak 8 orang penghuni kos karena melanggar peraturan ketertiban dan 5 orang pengunjung tempat biliar karena melanggar jam operasional.

Kasatpol PP Kota Serang, Eko Prasetyo, menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan penertiban secara tegas terhadap pelanggaran yang terjadi. "Kami akan memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Untuk kos-kosan yang tidak memiliki IMB, akan kami berikan waktu untuk melengkapi perizinan. Jika tidak mematuhi, akan kami tutup," tegas Eko.

Kombes Pol Hengki menegaskan bahwa operasi razia ini akan terus dilaksanakan secara berkala untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kota Serang. "Kami tidak akan mengenal kompromi dalam penegakan hukum. Semua pelanggar akan ditindak tegas demi terciptanya suasana kondusif bagi masyarakat," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Galih Nasution

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter