30, 2026
Internasional

Potret Topan Dujuan Hantam Jepang, Bawa Hujan Lebat-Angin Kencang

Topan Dujuan menghantam Jepang dengan hujan lebat, membawa angin kencang dan memicu tanah longsor]]>

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Potret Topan Dujuan Hantam Jepang, Bawa Hujan Lebat-Angin Kencang

Topan Dujuan Menghantam Jepang dengan Hujan Lebat dan Angin Kencang

Topan Dujuan, badai musim gugur yang kuat, telah mendarat di daratan Jepang, membawa hujan deras dan angin kencang yang mengakibatkan kerusakan signifikan di beberapa wilayah. Badai ini, yang diberi nama lokal "Typhoon No. 14", bergerak dari Samudra Pasifik bagian timur dan mulai mempengaruhi pesisir selatan Jepang pada Rabu malam waktu setempat.

Badai ini mencapai daratan di dekat kota Kushimoto, Prefektur Wakayama, pada Kamis pagi dengan kecepatan angin hingga 144 kilometer per jam. Angin kencang tersebut mengakibatkan pohon-pohon tumbang, menutupi jalan-jalan utama dan merusak beberapa bangunan. Badai ini juga membawa curahan hujan yang sangat deras, dengan beberapa wilayah melaporkan curahan hujan lebih dari 500 milimeter dalam periode 24 jam.

Dampak Luas di Berbagai Wilayah

Dampak Topan Dujuan dirasakan luas di seluruh Jepang, terutama di wilayah Kansai dan Chubu. Prefektur Wakayama, Mie, dan Shizuoka menjadi wilayah yang paling terdampak. Di kota Nachikatsurama, Prefektur Wakayama, hujan deras menyebabkan longsor yang menutupi jalur kereta api utama yang menghubungkan Osaka dan Wakayama.

Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan bahaya tinggi untuk sebagian besar wilayah yang terkena dampak. Lebih dari 500.000 rumah tangga di seluruh Jepang diperintahkan untuk mengungsi karena risiko banjir dan longsor. Pemerintah Prefektur Wakayama telah mendirikan pusat pengungsian sementara di sekolah dan gedung umum lainnya.

Bandara Internasional Kansai di Osaka mengalami gangguan operasional, dengan sejumlah penerbangan dibatalkan atau ditunda. Sistem transportasi publik, termasuk kereta cepat Shinkansen, juga mengalami gangguan di beberapa rute karena kondisi cuaca buruk dan kerusakan infrastruktur.

Upaya Penyelamatan dan Evakuasi

Tim penyelamat dan pemadam kebakaran telah dikerahkan ke berbagai wilayah untuk membantu evakuasi warga dan menangani situasi darurat. Di beberapa daerah, helikopter digunakan untuk mengevakuasi warga yang terjebak di rumah mereka akibi banjir dan tanah longsor.

Bad Cuaca Jepang (JMA) terus memantau perkembangan Topan Dujuan dan mengeluarkan peringatan bahaya tinggi untuk banjir, longsor, dan gelombang tinggi di pesisir pantai. Warga di daerah rawan diperintahkan untuk waspada dan mengikuti instruksi pihak berwenang.

Kondisi Cuaca yang Ekstrem

Topan Dujuan diperkirakan akan bergerak ke arah timur laut dan melemah seiring berjalannya waktu. Namun, badai ini masih diharapkan membawa hujan lebat dan angin kencang ke wilayah Tohoku dan Hokkaido dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Staf Kabinet Jepang, Hirokazu Matsuno, menekankan pentingnya persiapan menghadami dampak lanjutan dari badai ini. "Warga di seluruh Jepang harus tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang," ujarnya.

Rekor Topan Musim Gugur

Topan Dujuan menjadi badai kedua yang menghantam Jepang dalam sebulan terakhir, setelah Topan No. 13 beberapa minggu sebelumnya. Para ahli meteorologi menyatakan bahwa musim topan tahun ini relatif aktif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang diyakini terkait dengan perubahan iklim regional.

Saat ini, pihak berwenang terus berupaya untuk menangani dampak Topan Dujuan dan mempersiapkan respons untuk potensi badai lain yang mungkin datar dalam waktu dekat. Warga di seluruh Jepang diperintahkan untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri untuk kondisi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter