08, 2026
Nasional

Potret Wali Kota Lindungi Siswa yang Demo Tuntut Pendidikan Lebih Baik

Wali Kota Saint-Denis di Prancis, Bally Bagayoko, berhadapan dengan polisi saat unjuk rasa di Paris. Ia melindungi siswa yang dikepung poilisi.]]>

Fajar Hidayat
Fajar Hidayat Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Potret Wali Kota Lindungi Siswa yang Demo Tuntut Pendidikan Lebih Baik

Wali Kota Lindungi Siswa yang Demo Tuntut Pendidikan Lebih Baik

Demonstrasi ribuan siswa yang menuntut perbaikan sistem pendidikan berlangsung damai di dekat gedung dewan kota. Aksi yang digelar pada Selasa (15/11) ini mendapat perlindungan langsung dari Wali Kota Ahmad Rizki yang hadir di lokasi untuk mendengar aspirasi para siswa.

Ribuan siswa dari berbagai sekolah menengah atas di kota itu berkumpir di depan gedung dewan kota sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka membawa spanduk bertuliskan berbagai tuntutan, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, pengurangan biaya pendidikan, hingga peningkatan sarana prasarana sekolah.

Aksi Damai dengan Tuntutan Jelas

Ketua panitia aksi, Fitri Handayani, menjelaskan bahwa aksi ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian siswa terhadap kualitas pendidikan yang dinilai masih banyak kekurangan. "Kita tidak bermaksud mengganggu ketertiban umum, tetapi ingin dengar suara kami tentang pendidikan yang lebih baik," ujarnya.

Dalam orasinya, Fitri menyoroti beberapa isu utama yang menjadi kepedulian siswa. Pertama, kualitas guru yang dianggap belum merata di beberapa sekolah. Kedua, sarana prasarana yang membutuhkan perbaikan, terutama laboratorium dan perpustakaan. Ketiga, beban biaya pendidikan yang dinilai masih memberatkan bagi sebagian orang tua siswa.

Para siswa juga menunt agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap program beasiswa bagi siswa berprestasi dan dari keluarga tidak mampu. Selain itu, mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap kurikulum yang dianggap terlalu banyak beban materi.

Wali Kota Hadir Langsung Mendengar Aspirasi

Sedangkan aksi berlangsung, Wali Kota Ahmad Rizki tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB bersama sejumlah pejabat dinas pendidikan dan ketua komisi C dewan kota. Ia langsung mendekati para siswa untuk mendengar langsung aspirasi mereka.

"Saya mengapresiasi sikap para siswa yang menyampaikan aspirasi secara damai dan terstruktur. Ini menunjukkan kematangan mereka sebagai generasi muda yang peduli dengan pendidikan," ujar Wali Kota Ahmad Rizki.

Dalam pidatonya, Wali Kota menjamin bahwa semua aspirasi yang disampaikan akan menjadi pertimbangan serius pemerintah daerah. Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti setiap tuntutan yang diajukan para siswa.

"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan di kota ini. Setiap masukan yang diberikan siswa akan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan kebijakan pendidikan tahun depan," jelasnya.

Penanganan Aksi Demo yang Humanis

Polisi yang berjaga di sekitar lokasi aksi menunjukkan sikap humanis. Mereka tidak memakai alat pengendali massa dan bersedia membantu menjaga ketertiban tanpa menggunakan kekerasan.

Kepala Polisi Sektor (Polsek) setempat, Komisarif Agus, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan pengamanan sejak sehari sebelum aksi digelar. "Kita telah berkoordinasi dengan panitia aksi untuk memastikan aksi berlangsung damai dan aman," ujarnya.

Para siswa yang berdemo memutuskan untuk membubarkan diri secara bertahap setelah Wali Kota memberikan janji akan menindaklanjuti aspirasi mereka. Sebelum pulang, mereka menyanyikan lagu kebangsaan dan meneriakkan slogan pendidikan untuk terakhir kalinya.

Reaksi Berbagai Pihak

Ketua Komisi C Dewan Kota, Budi Santoso, mengapresiasi cara para siswa menyampaikan aspirasi. Menurutnya, aksi ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kesadaran akan pentingnya pendidikan berkualitas.

"Kami di dewan akan mendorong pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti tuntutan-tuntutan yang masuk. Pendidikan adalah fondasi utama untuk membangun generasi unggul," kata Budi.

Sementara itu, aktivis pendidikan dari Komisi Pemantauan Pendidikan, Maya Sari, menilai aksi ini penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. "Partisipasi siswa dalam memperjuangkan hak pendidikan yang lebih baik adalah langkah positif. Pemerintah harus responsif terhadap aspirasi ini," ujarnya.

Dengan berakhirnya aksi demo, para siswa berharap tuntutan mereka tidak hanya diabaikan. Mereka menantikan langkah nyata dari pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem pendidikan yang selama ini menjadi kekhawatiran bersama.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Fajar Hidayat

Penulis berita kesehatan nasional dan kebijakan layanan medis.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter