04, 2026
Olahraga

Prancis Buntu Tanpa Mbappe? Ini Kata Zidane

Kylian Mbappe absen di dua laga terakhir Timnas Prancis. Si Ayam Jantan tampak buntu tanpa Mbappe, apa iya Zinedine Zidane?]]>

Reza Setiawan
Reza Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Prancis Buntu Tanpa Mbappe? Ini Kata Zidane

Prancis Buntu Tanpa Mbappe? Ini Kata Zidane

Legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, angkat bicara mengenai ketergantungan tim nasional Prancis pada Kylian Mbappe. Pernyataan ini muncul di tengah diskusi publik yang semakin intens tentang seberapa besar pengaruh kapten timnas Prancis tersebut terhadap performa Les Bleus di ajang internasional. Zidane menilai bahwa membicarakan Prancis tanpa Mbappe memang tidak bisa dilepaskan dari realitas bahwa pemain berusia 25 tahun itu merupakan salah satu talenta terbaik generasi saat ini.

Dalam sebuah wawancara yang dikutip berbagai media olahraga Eropa, Zidane menyebut bahwa setiap tim nasional pasti akan merasakan dampak besar ketika kehilangan pemain kunci. Namun, ia menegaskan bahwa Prancis bukanlah tim yang dibangun hanya untuk satu pemain. Menurutnya, kekuatan sepak bola Prancis terletak pada kedalaman skuad yang luar biasa, mulai dari lini belakang hingga lini depan.

Kualitas Skuad Prancis di Atas Rata-Rata

Zidane menekankan bahwa Prancis memiliki stok pemain berkualitas di hampir semua posisi. Ia menyebut nama-nama seperti Antoine Griezmann, Olivier Giroud, Ousmane Dembele, Marcus Thuram, hingga gelandang-gelandang muda berbakat yang terus bermunculan dari akademi-akademi sepak bola negara itu. Menurutnya, kedalaman skuad inilah yang membuat Prancis tetap menjadi salah satu favorit di setiap turnamen besar, baik Piala Dunia maupun Piala Eropa.

"Ketika Anda berbicara tentang Prancis, Anda berbicara tentang sebuah negara yang melahirkan begitu banyak pemain top setiap tahunnya. Mbappe memang luar biasa, tetapi dia bukan satu-satunya alasan Prancis kuat," kata Zidane dalam wawancara tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam sejarah sepak bola modern, Prancis pernah meraih kesuksesan besar tanpa kehadiran pemain-pemain tertentu. Piala Dunia 2018 menjadi contoh nyata bagaimana Prancis bisa tampil solid sebagai tim, meski sorotan utama saat itu tertuju pada Mbappe yang masih berusia 19 tahun.

Dinamika Tanpa Mbappe dalam Laga Penting

Diskusi soal ketergantungan pada Mbappe kembali mencuat setelah beberapa laga terakhir Prancis menunjukkan performa yang naik turun ketika sang pemain absen atau tidak berada dalam kondisi terbaik. Pelatih Didier Deschamps beberapa kali harus mengubah formasi dan strategi untuk menutupi kehilangan sosok Mbappe di lini depan.

Zidane menilai hal itu merupakan hal yang wajar dalam sepak bola modern. Menurutnya, setiap pelatih pasti memiliki rencana alternatif ketika pemain andalannya tidak tersedia. Yang terpenting, kata dia, adalah bagaimana tim tetap menjaga identitas permainan dan tidak kehilangan kepercayaan diri.

Ia juga menyoroti aspek mental para pemain Prancis. Zidane menilai bahwa generasi saat ini memiliki karakter kuat dan tidak mudah goyah ketika menghadapi tekanan. Hal ini, menurutnya, menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen-turnamen besar ke depan, termasuk kualifikasi dan putaran final kompetisi internasional.

Mbappe sebagai Pemimpin Baru

Di sisi lain, Zidane mengakui bahwa Mbappe memiliki peran penting sebagai pemimpin tim, baik di dalam maupun di luar lapangan. Sejak dipercaya mengenakan ban kapten, Mbappe disebut semakin matang dalam mengambil tanggung jawab dan menjadi contoh bagi pemain-pemain muda.

"Kylian adalah pemimpin yang alami. Dia tahu kapan harus bicara, kapan harus memberi contoh melalui permainan. Itu sangat berharga untuk sebuah tim," ujar Zidane.

Meski demikian, Zidane tetap berpendapat bahwa Prancis tidak boleh terjebak dalam narasi bahwa mereka buntu tanpa Mbappe. Ia mengajak publik sepak bola Prancis untuk melihat lebih luas, yaitu pada proses pembinaan pemain muda yang terus berjalan dan menghasilkan talenta-talenta baru setiap tahunnya.

Tantangan ke Depan

Ke depan, Prancis dihadapkan pada sejumlah agenda penting, termasuk laga-laga kualifikasi dan turnamen internasional. Zidane berharap tim asuhan Deschamps dapat terus berkembang dan tidak bergantung pada satu individu. Ia percaya bahwa kombinasi antara pemain senior berpengalaman dan pemain muda bertalenta akan menjadi kunci keberhasilan Prancis.

Zidane juga menyinggung soal pentingnya rotasi pemain dan manajemen beban pertandingan, terutama bagi pemain-pemain yang bermain di liga-liga top Eropa dengan jadwal padat. Menurutnya, hal ini akan membantu menjaga kebugaran dan performa pemain sepanjang musim.

Pada akhirnya, Zidane menegaskan bahwa pertanyaan "apakah Prancis buntu tanpa Mbappe" lebih merupakan narasi media daripada kenyataan di lapangan. Ia yakin Prancis tetap menjadi kekuatan utama sepak bola dunia, dengan atau tanpa kehadiran pemain tertentu, selama struktur tim dan filosofi permainan tetap terjaga.

Pernyataan Zidane ini setidaknya memberikan perspektif baru bagi publik sepak bola Prancis yang tengah menantikan langkah selanjutnya dari timnas kesayangan mereka. Diskusi soal Mbappe memang tidak akan pernah sepi, tetapi bagi Zidane, kekuatan sejati Prancis terletak pada kolektivitas, bukan pada satu nama.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Reza Setiawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter