01, 2026
Teknologi

Pratikno Buka Suara Usai Dicopot Menko PMK: Saya Masih Akan Bekerja

Eks Menko PMK Pratikno menyatakan akan terus bekerja meski tak lagi menjabat. Dia hadir di pelantikan penggantinya dan berbicara tentang agenda mendatang.]]>

Intan Permata
Intan Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pratikno Buka Suara Usai Dicopot Menko PMK: Saya Masih Akan Bekerja

Pratikno Buka Suara Usai Dicopot dari Jabatan Menko PMK

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno akhirnya angkat bicara setelah dirinya dicopot dari jabatannya dalam perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pernyataan pertamanya kepada publik, Pratikno menegaskan bahwa dirinya tetap akan bekerja meski tidak lagi menjabat sebagai menteri koordinator. Ia menyampaikan hal tersebut dengan nada tenang dan tanpa menunjukkan kekecewaan yang berlebihan.

Pratikno mengungkapkan bahwa dirinya menerima keputusan presiden tersebut dengan lapang dada. Menurutnya, pergantian pejabat dalam kabinet merupakan hal yang wajar dalam sebuah pemerintahan. Ia menyatakan tidak akan mempersoalkan keputusan tersebut dan memilih untuk tetap berkontribusi sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya saat ini.

"Saya masih akan bekerja," ujar Pratikno singkat namun tegas. Pernyataan itu menjadi pesan utama yang ingin disampaikannya kepada publik bahwa pencopotan dari jabatan bukan berarti berhentinya pengabdian. Ia menekankan bahwa kerja untuk negara tidak selalu harus dilakukan dari kursi menteri.

Latar Belakang Pencopotan

Pencopotan Pratikno dari kursi Menko PMK terjadi dalam rangkaian perubahan komposisi Kabinet Merah Putih yang dibentuk Presiden Prabowo. Pergantian ini disebut sebagai bagian dari kebutuhan penyegaran dan penyesuaian strategi pemerintahan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional. Jabatan Menko PMK kemudian diisi oleh pejabat baru yang ditunjuk langsung oleh kepala negara.

Meski tidak merinci alasan spesifik di balik keputusan tersebut, Pratikno menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki informasi lebih jauh mengenai pertimbangan presiden. Ia mengaku hanya menerima keputusan itu dan siap melaksanakan apapun yang menjadi keputusan pimpinan negara. Sikap tersebut dinilainya sebagai bentuk loyalitas seorang pembantu presiden.

Dalam berbagai kesempatan, Pratikno dikenal sebagai figur yang berpengalaman di dunia birokrasi dan akademik. Sebelum menjabat sebagai Menko PMK, ia pernah menduduki posisi Menteri Sekretaris Negara pada periode pemerintahan sebelumnya. Pengalaman panjang itu menjadi salah satu alasan mengapa banyak pihak menyoroti pencopotannya dari kabinet saat ini.

Fokus pada Kontribusi Selanjutnya

Pratikno menyatakan bahwa saat ini dirinya lebih memilih untuk fokus pada hal-hal yang masih bisa dikerjakan. Ia tidak ingin larut dalam spekulasi politik mengenai alasan pencopotannya. Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana setiap orang tetap bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara, terlepas dari jabatan yang diemban.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada presiden atas kepercayaan yang pernah diberikan selama menjabat. Pratikno berharap agar program-program pembangunan manusia dan kebudayaan yang sempat dirintis dapat terus dilanjutkan oleh penggantinya. Menurutnya, kesinambungan program menjadi kunci keberhasilan pembangunan jangka panjang.

Tanggapan Publik dan Pengamat

Pencopotan Pratikno dan pernyataannya yang tenang menarik perhatian sejumlah pengamat politik. Beberapa analis menilai sikap Pratikno sebagai contoh klasik pejabat yang menerima dinamika politik dengan dewasa tanpa menimbulkan kegaduhan. Hal itu dianggap positif di tengah iklim politik yang sering kali diwarnai reaksi berlebihan dari pejabat yang dicopot.

Namun, ada pula yang melihat bahwa pernyataan "saya masih akan bekerja" mengandung pesan tersendiri bahwa Pratikno masih ingin tetap berperan dalam pemerintahan. Sejumlah pihak menafsirkan bahwa ia belum menutup peluang untuk kembali dipercaya mengisi posisi tertentu di masa mendatang, meski tidak ada konfirmasi resmi mengenai hal tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Istana mengenai detail pertimbangan pencopotan tersebut. Publik menantikan perkembangan selanjutnya, terutama mengenai tugas baru yang mungkin akan diemban Pratikno setelah tidak lagi menjabat sebagai Menko PMK.

Rekam Jejak dan Legasi

Selama menjabat sebagai Menko PMK, Pratikno menangani berbagai isu strategis seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta koordinasi program pengembangan budaya. Sejumlah program yang berada di bawah koordinasinya memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat luas, termasuk bantuan sosial dan peningkatan layanan pendidikan serta kesehatan.

Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang ditinggalkannya. Meski masa jabatannya tidak panjang, peran koordinasi lintas kementerian dan lembaga dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keterpaduan kebijakan pembangunan manusia. Penggantinya kini dihadapkan pada tugas melanjutkan estafet tersebut di tengah tekanan ekspektasi publik yang tinggi.

Sikap Pratikno yang menerima keputusan dengan tenang dan tetap menyatakan kesiapannya bekerja menjadi sorotan tersendiri. Pesan itu sekaligus mengingatkan bahwa dalam dinamika pemerintahan, pergantian pejabat adalah hal yang biasa. Yang terpenting, menurut Pratikno, adalah bagaimana setiap orang tetap bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Permata

Spesialis konten kuliner sehat, diet, dan resep rendah kalori.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter