Kepolisian Resor Rokan Hilir menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Rokan Hilir, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, dihadiri ribuan warga dari berbagai penjuru daerah. Acara ini menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar yang diselenggarakan institusi kepolisian setempat dan berlangsung tertib serta khidmat sejak pagi hingga menjelang sore.
Antusiasme Warga Melampaui Perkiraan
Sejak pukul 07.00 WIB, masyarakat mulai berdatangan memenuhi area yang telah disiapkan panitia. Mereka datang dengan mengenakan pakaian bernuansa islami, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia. Sebagian peserta membawa perlengkapan salat, tikar, dan payung untuk mengantisipasi cuaca. Panitia mencatat jumlah hadirin yang hadir melebihi estimasi awal, sehingga sejumlah tenda tambahan didirikan di sisi kanan dan kiri halaman Mapolres guna menampung jamaah yang terus berdatangan.
Kapolres Rokan Hilir menyampaikan bahwa Tabligh Akbar ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan religius. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi jembatan silaturahmi antara aparat keamanan dan warga, sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan di lingkungan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup pembinaan spiritual dan sosial.
Rangkaian Kegiatan dan Penceramah
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran yang dilantunkan oleh seorang qari lokal, dilanjutkan dengan pembacaan selawat bersama yang dipandu oleh kelompok hadrah setempat. Suasana semakin syahdu ketika ribuan jamaah melantunkan salawat Nabi secara serentak. Selanjutnya, panitia menampilkan tausiyah singkat dari sejumlah ulama setempat sebelum memasuki sesi ceramah utama.
Ceramah utama disampaikan oleh seorang penceramah yang membahas keteladanan Nabi Muhammad SAW, khususnya dalam aspek akhlak, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Dalam tausiyahnya, penceramah menekankan pentingnya meneladani sifat jujur, amanah, serta kasih sayang kepada sesama. Ia juga mengingatkan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperbaiki diri dan mempererat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Penceramah turut menyoroti peran aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat merupakan kunci terciptanya daerah yang damai dan sejahtera. Ia mengajak warga untuk terus mendukung tugas kepolisian serta menjauhi segala bentuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Pengamanan dan Pelayanan kepada Jamaah
Untuk memastikan kelancaran acara, Polres Rokan Hilir mengerahkan personel gabungan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis. Personel tersebut bertugas mengatur lalu lintas, menjaga ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada jamaah. Pos kesehatan juga didirikan bekerja sama dengan instansi terkait, lengkap dengan tenaga medis dan ambulans yang bersiaga selama kegiatan berlangsung. Beberapa personel tampak membantu jamaah lansia dan penyandang disabilitas menuju area duduk yang telah disediakan.
Selain itu, panitia menyediakan air minum gratis, area parkir yang terorganisir, serta jalur evakuasi yang jelas. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari warga yang mengaku merasa nyaman mengikuti rangkaian acara. Salah seorang jamaah menyatakan bahwa kegiatan ini memberi manfaat spiritual sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga dari berbagai kecamatan.
Harapan dan Pesan Keberagaman
Di akhir acara, Kapolres Rokan Hilir menyampaikan harapannya agar semangat Maulid Nabi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan, saling menghormati, dan bersama-sama menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Menurutnya, keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat kepolisian semata.
Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir juga menyampaikan pesan serupa. Mereka berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat digelar secara rutin, tidak hanya pada peringatan hari besar Islam, tetapi juga dalam bentuk kajian mingguan atau bulanan. Dengan demikian, pembinaan spiritual masyarakat dapat berjalan berkesinambungan dan memberi dampak positif terhadap kualitas kehidupan sosial di Kabupaten Rokan Hilir.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang imam setempat. Ribuan jamaah khusyuk mengaminkan doa tersebut, memohon keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Rokan Hilir. Setelah doa, panitia membagikan konsumsi sederhana kepada para hadirin sebelum mereka meninggalkan lokasi dengan tertib. Tabligh Akbar di Mapolres Rokan Hilir ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan religius dapat memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat, sekaligus menghadirkan nuansa damai dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Komentar (0)