15, 2026
Hiburan

Rosé BLACKPINK Dikonfirmasi Akan Tampil di LACMA Art+Film Gala 2026

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2025/10/03/68df50bf8354f-rose-blackpink_665_374.jpeg" align="left" hspace="7" width="100" />

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Rosé, anggota grup idola K-pop BLACKPINK, dikonfirmasi akan menghadiri LACMA Art+Film Gala 2026. Kabar tersebut menjadi perhatian publik internasional karena ajang tahunan yang digelar Los Angeles County Museum of Art (LACMA) itu dikenal sebagai pertemuan tokoh seni, perfilman, dan hiburan kelas dunia.

Konfirmasi ini melengkapi rangkaian aktivitas Rosé di industri hiburan global setelah karier solonya mencatatkan berbagai pencapaian. Kehadirannya di panggung seni dan film Amerika Serikat menandai posisi penyanyi kelahiran Selandia Baru tersebut tidak lagi terbatas pada industri musik K-pop, melainkan telah merambah lingkaran budaya populer arus utama.

Panggung Bergengsi Seni dan Film

LACMA Art+Film Gala merupakan acara penggalangan dana tahunan yang diselenggarakan museum seni di Los Angeles. Acara ini menghimpun tokoh dari dunia seni rupa, perfilman, mode, dan hiburan untuk mendukung program-program museum, termasuk akuisisi koleksi serta inisiatif pendidikan seni dan film. Sejak pertama kali digelar, gala tersebut dikenal karena menghadirkan tamu-tamu terpilih dari kalangan selebritas internasional.

Kehadiran Rosé dalam daftar tamu yang dikonfirmasi menunjukkan jangkauan pengaruh budaya K-pop yang semakin luas di Amerika Serikat. Sejumlah pengamat industri menilai keterlibatan idola K-pop dalam acara seni dan filantropi semacam ini memperlihatkan pergeseran cara dunia hiburan global memandang artis asal Asia, tidak sekadar sebagai bintang musik, tetapi juga sebagai figur budaya yang relevan di berbagai sektor.

Rekam Jejak Rosé di Kancah Internasional

Nama Rosé mulai mendapat sorotan global yang lebih luas melalui karya solonya. Ia merilis sejumlah lagu solo yang masuk dalam tangga lagu internasional, termasuk kolaborasinya dengan penyanyi Bruno Mars. Karya tersebut membawa namanya ke jajaran penyanyi pop dunia dan memperkuat posisinya sebagai salah satu musisi Korea Selatan dengan daya tarik lintas pasar.

Selain musik, Rosé juga aktif dalam industri mode sebagai duta merek global. Keterlibatannya dalam berbagai kampanye fesyen kelas atas membuatnya kerap tampil di acara-acara bergengsi di Eropa dan Amerika Serikat. Kombinasi karier musik dan mode tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membuatnya dilirik sebagai tamu dalam acara seperti LACMA Art+Film Gala.

BLACKPINK sendiri telah menjadi salah satu grup K-pop paling berpengaruh dalam satu dekade terakhir. Grup ini sukses menggelar tur dunia, menembus pasar musik Barat, serta menjadi grup K-pop pertama yang tampil di sejumlah festival musik besar. Keberhasilan kelompok itu membuka jalan bagi para anggotanya untuk mengembangkan karier masing-masing, termasuk Rosé yang menempuh jalur solo.

Antisipasi Publik dan Industri

Pengumuman kehadiran Rosé memicu respons positif dari penggemar di berbagai negara. Media sosial dipenuhi pembahasan mengenai penampilan, busana, dan kemungkinan interaksi Rosé dengan tokoh seni serta perfilman yang hadir. Antusiasme ini mencerminkan besarnya basis penggemar BLACKPINK yang tersebar di seluruh dunia.

Bagi penyelenggara, kehadiran figur seperti Rosé membantu memperluas jangkauan publikasi acara sekaligus menarik perhatian generasi muda terhadap misi museum. LACMA secara rutin memanfaatkan gala tersebut untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan terhadap seni dan film, termasuk melalui program beasiswa dan pameran.

Sejumlah pengamat menilai tren kehadiran bintang K-pop di acara seni internasional akan terus meningkat seiring menguatnya pengaruh budaya Korea Selatan. Mereka menyebut fenomena ini sebagai bagian dari gelombang Hallyu yang kini menyentuh ranah filantropi dan institusi budaya, bukan hanya industri hiburan komersial.

Dampak bagi Citra Industri Hiburan Korea

Keterlibatan Rosé dalam agenda LACMA turut memperkuat citra industri hiburan Korea Selatan di mata dunia. Kehadiran artis K-pop di forum budaya internasional dinilai dapat membuka peluang kolaborasi lintas disiplin, mulai dari proyek musik, periklanan, hingga kerja sama dengan lembaga seni dan film.

Meski demikian, sejumlah pihak mengingatkan agar ekspektasi tidak berlebihan. Fokus utama acara tetap pada penggalangan dana dan dukungan terhadap seni serta film. Kehadiran tamu dari kalangan musisi populer berfungsi sebagai bagian dari strategi publikasi dan jejaring, bukan sebagai agenda utama.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai rencana penampilan panggung Rosé dalam acara tersebut. Konfirmasi yang beredar menyebut kehadirannya sebagai tamu undangan. Detail lain mengenai jadwal, lokasi, dan daftar tamu lengkap diperkirakan akan diumumkan mendekati waktu penyelenggaraan.

LACMA Art+Film Gala 2026 diprediksi kembali menjadi sorotan media internasional, terutama dengan masuknya nama-nama dari industri musik global seperti Rosé. Bagi penggemar, momen tersebut menjadi kesempatan melihat idola mereka berinteraksi dalam lingkaran seni dan film yang selama ini didominasi tokoh Barat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter