06, 2026
Teknologi

Sebelum iPhone 18 Pro, 5 HP Android Ini Sudah Pakai Kamera Lensa Variabel

Arief Pratama
Arief Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Industri ponsel pintar kembali dihebohkan dengan kabar mengenai rencana Apple untuk menyematkan kamera dengan lensa variabel pada iPhone 18 Pro. Teknologi ini dikabarkan akan menjadi salah satu peningkatan paling signifikan pada sektor fotografi iPhone dalam beberapa tahun terakhir. Namun, jauh sebelum Apple merealisasikan rencana tersebut, sejumlah ponsel Android telah lebih dahulu mengadopsi teknologi serupa. Beberapa di antaranya bahkan telah tersedia di pasaran dan dapat digunakan oleh konsumen secara luas.

Kamera dengan lensa variabel memungkinkan pengguna untuk mengubah panjang fokus secara optik, bukan hanya mengandalkan pemotongan gambar digital. Pendekatan ini memberikan kualitas gambar yang lebih baik, rentang zoom yang lebih fleksibel, dan kemampuan komposisi yang lebih presisi. Teknologi ini sebenarnya bukan hal baru di dunia fotografi profesional, tetapi mengadaptasinya ke dalam bodi ponsel yang tipis menjadi tantangan tersendiri bagi para produsen.

Xiaomi 14 Ultra dan 15 Ultra

Xiaomi menjadi salah satu produsen yang paling serius mengembangkan kamera lensa variabel. Xiaomi 14 Ultra, yang dirilis pada awal 2024, memperkenalkan sistem kamera utama dengan aperture variabel yang dapat berubah antara f/1.63 hingga f/4.0. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengontrol kedalaman bidang secara lebih leluasa, menghasilkan efek bokeh yang lebih natural, serta meningkatkan performa pengambilan gambar dalam kondisi cahaya rendah.

Pendekatan serupa dilanjutkan pada Xiaomi 15 Ultra. Ponsel ini tidak hanya mempertahankan aperture variabel, tetapi juga menyempurnakan algoritma pemrosesan gambar agar transisi antar-tingkat aperture terasa lebih mulus. Hasilnya, pengguna dapat beralih dari bukaan lebar untuk menangkap cahaya maksimal ke bukaan sempit untuk mempertajam seluruh bidang gambar tanpa kehilangan detail.

Huawei Pura 70 Ultra

Huawei Pura 70 Ultra memperkenalkan mekanisme lensa yang dapat memanjang secara fisik saat kamera diaktifkan. Sistem ini memungkinkan sensor yang lebih besar ditanamkan ke dalam bodi ponsel tanpa mengorbankan ketebalan perangkat secara berlebihan. Kombinasi antara lensa retraktif dan aperture variabel menjadikan Pura 70 Ultra salah satu ponsel dengan kemampuan fotografi paling canggih di kelasnya.

Keunggulan utama dari pendekatan ini adalah kemampuan menangkap lebih banyak cahaya, terutama saat memotret di malam hari atau di dalam ruangan dengan pencahayaan minim. Huawei mengklaim bahwa sistem ini meningkatkan kualitas gambar secara signifikan dibandingkan generasi sebelumnya, sekaligus memberikan kontrol manual yang lebih luas bagi fotografer berpengalaman.

Sony Xperia 1 VI

Sony, sebagai produsen yang juga dikenal lewat lini kamera profesionalnya, menghadirkan lensa variabel pada Xperia 1 VI. Ponsel ini menyasar pengguna yang menginginkan kontrol manual penuh atas pengaturan kamera. Sony mengintegrasikan teknologi dari lini kamera Alpha ke dalam ponselnya, termasuk kemampuan telephoto dengan lensa variabel sejati yang memungkinkan zoom optik berkelanjutan tanpa penurunan kualitas berarti.

Pendekatan Sony ini berbeda dari kebanyakan ponsel lain yang mengandalkan kombinasi beberapa lensa tetap dengan panjang fokus berbeda. Dengan lensa variabel, pengguna dapat melakukan zoom secara halus dan mendapatkan hasil yang lebih konsisten di seluruh rentang panjang fokus. Fitur ini sangat berguna bagi videografer yang membutuhkan transisi zoom yang mulus tanpa hentakan.

Vivo X100 Pro dan X200 Pro

Vivo turut meramaikan persaingan dengan menghadirkan sistem kamera telephoto yang mengadopsi prinsip serupa lensa variabel pada X100 Pro dan X200 Pro. Vivo bekerja sama dengan Zeiss untuk mengembangkan optik yang mampu menghasilkan gambar tajam dengan distorsi minimal. Fokus utama Vivo adalah meningkatkan kualitas zoom, terutama pada rentang panjang fokus menengah hingga jauh, yang sering menjadi titik lemah kamera ponsel.

Melalui kombinasi sensor beresolusi tinggi dan algoritma pemrosesan gambar yang canggih, Vivo berhasil menawarkan pengalaman zoom yang lebih baik dibandingkan ponsel dengan pendekatan konvensional. Meskipun secara teknis tidak sepenuhnya menggunakan lensa variabel sejati seperti Xiaomi atau Sony, pendekatan Vivo menunjukkan arah pengembangan yang sama, yakni meningkatkan fleksibilitas optik tanpa mengorbankan kualitas gambar.

Implikasi bagi Industri

Kehadiran sejumlah ponsel Android dengan teknologi lensa variabel menunjukkan bahwa inovasi di sektor fotografi mobile tidak lagi didominasi oleh satu pihak. Apple, meskipun dikenal sebagai pemimpin dalam banyak aspek, tampaknya baru akan mengadopsi teknologi ini pada iPhone 18 Pro. Sementara itu, produsen Android telah lebih dulu menawarkan solusi yang matang dan dapat digunakan sehari-hari.

Persaingan ini pada akhirnya menguntungkan konsumen. Dengan semakin banyak pilihan ponsel yang menawarkan kemampuan fotografi canggih, pengguna dapat memilih perangkat yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Teknologi lensa variabel diprediksi akan menjadi standar baru di segmen ponsel flagship dalam beberapa tahun mendatang, sebagaimana yang terjadi pada fitur layar berkecepatan tinggi atau pengisian daya cepat.

Bagi Apple, kehadiran teknologi ini pada iPhone 18 Pro akan menjadi tantangan tersendiri untuk membuktikan bahwa implementasinya mampu melampaui apa yang sudah ditawarkan kompetitor. Namun, bagi para penggemar fotografi mobile, kabar ini menjadi tanda bahwa inovasi di sektor kamera ponsel masih jauh dari kata selesai.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Arief Pratama

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter