30, 2026
Nasional

Sedan Terbakar Saat Hendak ke Bengkel di Bogor, Damkar Turun Tangan

Sebuah mobil sedan Marcedes-Benz terbakar di Jalan Transyogi, Cileungsi, diduga akibat korsleting listrik. Pemadam kebakaran berhasil menangani situasi.]]>

Eka Kusuma
Eka Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Sedan Terbakar Saat Hendak ke Bengkel di Bogor, Damkar Turun Tangan

Kebakaran menimpa sebuah mobil sedan di kawasan Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, saat kendaraan tersebut tengah dalam perjalanan menuju bengkel. Insiden itu membuat pengemudi dan pengguna jalan sekitar panik karena api dengan cepat membesar dari bagian depan kendaraan.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula ketika sedan bernomor polisi belum diidentifikasi secara resmi itu melaju dari arah Tugu Kujang menuju kawasan Warung Jambu. Menurut keterangan awal, pengemudi berencana membawa kendaraannya ke bengkel karena merasakan gejala tidak normal pada mesin, seperti munculnya asap dan bau menyengat.

Sejumlah saksi menyebut asap lebih dulu terlihat keluar dari kap mesin sebelum akhirnya percikan api muncul. Pengemudi segera menepikan kendaraan di bahu jalan, lalu turun untuk menyelamatkan diri. Tidak lama setelah itu, api membesar dan membakar sebagian besar ruang mesin.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor yang menerima laporan langsung mengerahkan satu hingga dua unit mobil pemadam. Proses pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan air ke titik api, terutama di bagian depan dan bawah kendaraan yang menjadi sumber kebakaran.

Proses Pemadaman dan Kondisi Kendaraan

Petugas Damkar membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 30 menit untuk menjinakkan api. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali percikan api, terutama pada bagian tangki bahan bakar dan kabel-kabel mesin.

Api tidak sampai melalap seluruh badan kendaraan, namun kerusakan cukup parah terjadi di area mesin, dashboard, serta beberapa bagian interior. Kaca depan juga terlihat pecah akibat panas yang tinggi. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi pengemudi mengalami syok dan menerima pertolongan awal dari petugas di lokasi.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari pengemudi serta saksi. Polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran, tetapi dugaan awal mengarah pada korsleting listrik atau kebocoran bahan bakar. Keduanya masih akan diperiksa lebih lanjut.

Dugaan Penyebab dan Imbauan

Kebakaran mobil saat perjalanan ke bengkel bukan kasus pertama di wilayah Bogor. Sejumlah pengamat otomotif menyebut korsleting pada sistem kelistrikan, khususnya pada mobil berusia lebih dari lima tahun, menjadi pemicu paling umum. Selain itu, kebocoran selang bahan bakar, masalah pada pompa bensin, dan overheating mesin juga berpotensi memicu api.

Pengemudi yang hendak membawa kendaraan ke bengkel disarankan tidak memaksakan perjalanan jika muncul gejala berat, seperti asap tebal, bau bahan bakar, atau suhu mesin yang melonjak. Sebaiknya kendaraan diderek atau menggunakan jasa towing untuk mengurangi risiko kebakaran.

Pihak Damkar Kota Bogor kembali mengingatkan pengguna kendaraan agar selalu menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam mobil. APAR berukuran kecil dapat membantu memadamkan api pada tahap awal sebelum petugas tiba. Selain itu, pemilik kendaraan diminta rutin melakukan servis berkala dan memeriksa kondisi kabel, selang bahan bakar, serta sistem pendingin.

Antisipasi dan Langkah Lanjutan

Pasca kejadian, petugas mengimbau pengendara lain yang melintas di Jalan Raya Pajajaran untuk lebih waspada, terutama saat melihat kendaraan berhenti di bahu jalan dengan asap. Kecepatan dan ketepatan laporan kepada layanan darurat menjadi kunci untuk mencegah api menyebar ke objek lain, seperti kendaraan lain atau bangunan di sekitar.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perawatan kendaraan bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lain. Pemeriksaan berkala, penggunaan suku cadang asli, dan kepekaan terhadap tanda-tanda kerusakan menjadi langkah paling efektif untuk mencegah insiden serupa.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eka Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter