13, 2026
Nasional

Serangan Brutal KKB ke Warga Sipil di Yahukimo, 1 PNS Tewas

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Serangan KKB di Yahukimo, Seorang PNS Tewas dalam Insiden Tragis

Teror kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melanda wilayah Yahukimo, Provinsi Papua. Dalam serangan brutal yang terjadi pada Rabu (15/11), seorang pegawai negeri sipil (PNS) tewas setelah diserang oleh anggota KKB. Insiden ini menimbulkan kecemasan di kalangan masyarakat setempat dan memicu keresahan dari pihak berwenang.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Yahukimo, AKBP Aris Purnomo, mengonfirmasi adanya insiden tersebut. Menurutnya, korban bernama Yulianus Weya (45), seorang PNS yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Kabupaten Yahukimo. Korban ditemukan tewas dengan luka bacok di bagian tubuhnya oleh warga setempat saat sedang dalam perjalanan pulang dari tempat kerja.

Kronologi Penyerangan

Menurut keterangan saksi mata, korban sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor menuju rumahnya di Distrik Dekai. Saat melintasi jalur yang dikenal rawan, korban disergap oleh beberapa orang bersenjata tak dikenal. Para pelaku langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam hingga korbin tewas di tempat.

"Saksi mata melihat beberapa orang bersenjata menyerang korban. Saat itu korban sedang berjalan sendiri menggunakan sepeda motor. Setelah menyerang, pelaku langsung melarikan dira ke arah hutan," ujar seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya.

Setelah mendapat laporan, tim gabungan dari Polres Yahukimo dan TNI langsung melakukan evakuasi jenazah korban serta melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Tim juga melakukan upaya pencarian para pelaku namun hingga kini belum berhasil menangkap mereka.

Reaksi Pihak Berwenang

AKBP Aris Purnomo menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap motif serangan dan mengidentifikasi para pelaku. "Kami sudah mengerahkan tim untuk melakukan penyelidikan. Beberapa saksi sudah kita dengar dan kita akan terus mengembangkan penyidikan untuk menangkap para pelaku," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe, menyatakan kecaman tegas atas serangan tersebut. Menurutnya, kekerasan semacam ini tidak dapat ditolerir dan harus dihadapi secara tegas. "Kami mengecam keras tindakan kekerasan yang menarget warga sipil. KKB ini harus dihancurkan agar Papua bisa kembali damai," ucap Gubernur.

Kepala Daerah (Kad) Yahukimo, Yulianus Demianus, juga menyatakan duka cita atas meninggalnya korban. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing emosi. "Kami meminta masyarakat tetap tenang dan percaya pada aparat yang sedang melakukan penanganan kasus ini," ujarnya.

Dampak Teror KKB di Yahukimo

Wilayah Yahukimo sudah lama menjadi sasaran serangan KKB. Kelompok ini sering melakukan berbagai aksi kekerasan, termasuk pembegalan, penyerangan fasilitas umum, dan pembunuhan terhadap aparat dan warga sipil. Kondisi ini membuat keamanan di wilayah tersebut menjadi tidak stabil.

Dampak dari serangan ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Banyak warga yang merasa takut untuk beraktivitas di luar rumah, terutama saat malam hari. Aktivitas ekonomi juga terganggu karena banyak pedagang yang memilih menutup toko mereka karena rasa takut akan serangan.

Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri terus melakukan upaya untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Beberapa langkah telah diambil, seperti penempatan tambahan personel di titik-titik rawan dan operasi keamanan bersama. Namun, upaya ini belum sepenuhnya mampu mencegah aksi KKB.

Permintaan Kehentaran Kekerasan

Banyak pihak meminta agar kekerasan di Papua segera dihentikan. Tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi perempuan turun ke jalan menuntut akhir dari konflik yang sudah berlangsung puluhan tahun ini.

"Kita minta pemerintah pusat dan daerah segera mengambil langkah konkrit untuk memberantas KKB. Jangan sampai lagi ada korban jiwa yang tidak perlu tewas dalam konflik ini," kata seorang tokoh masyarakat setempat.

Sementara itu, Komnas HAM Papua menyatakan akan memantau perkembangan kasus ini. "Kami akan mengawal proses hukum dalam kasus ini dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan," ujar sepetinggi Komnas HAM Papua.

Dengan terjadinya serangan ini, keamanan di Yahukimo semakin memprihatinkan. Pihak berwenang diharapkan dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter