12, 2026
Olahraga

Shin Tae-yong Bongkar Alasan Rizky Ridho Dicadangkan, Efek Juara FIFA ASEAN Cup?

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2023/08/09/64d39adf04c05-bek-persija-jakarta-rizky-ridho-rayakan-gol_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Lestari Saputra
Lestari Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Shin Tae-yong Bongkar Alasan Rizky Ridho Dicadangkan Saat Timnas Indonesia Hadapi Vietnam

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akhirnya angkat bicara soal keputusannya mencadangkan bek utama Rizky Ridho dalam pertandingan melawan Vietnam pada laga lanjutan Grup B Piala ASEAN 2024 di Stadion Viet Tri, Senin malam. Keputusan tersebut sempat menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pengamat dan pendukung tim nasional, mengingat Ridho selama ini menjadi pilar pertahanan skuad Garuda.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Shin Tae-yong menjelaskan bahwa keputusan mencadangkan pemain berusia 23 tahun itu murni didasarkan pada pertimbangan taktis dan kondisi fisik pemain. Menurutnya, jadwal pertandingan yang padat serta intensitas kompetisi yang tinggi membuat dirinya harus melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran seluruh pemain di sepanjang turnamen.

Rotasi Pemain Jadi Pertimbangan Utama

Shin menegaskan bahwa keputusannya tidak terkait dengan performa Ridho pada laga-laga sebelumnya. Ia menyebut sang pemain tetap berada dalam rencana utama tim, namun kebutuhan untuk mengistirahatkan beberapa pemain menjadi faktor krusial di tengah jadwal pertandingan yang berjarak hanya tiga hingga empat hari antar laga.

"Kami memiliki banyak pertandingan dengan waktu istirahat yang sangat pendek. Semua pemain harus siap, dan saya harus memikirkan kondisi mereka secara keseluruhan, bukan hanya satu atau dua pemain saja. Ridho tetap bagian penting dari tim ini," ujar Shin Tae-yong dalam sesi jumpa pers tersebut.

Keputusan rotasi ini sebenarnya bukan hal baru dalam skema kepelatihan Shin Tae-yong. Sejak menangani Timnas Indonesia, pelatih asal Korea Selatan itu kerap melakukan perubahan komposisi starting eleven dari satu pertandingan ke pertandingan lain, terutama pada turnamen dengan jadwal padat seperti Piala ASEAN.

Dampak Trofi Bergengsi bagi Mental Pemain

Piala ASEAN menjadi salah satu turnamen paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara. Membawa pulang trofi juara bukan sekadar prestasi, tetapi juga berdampak besar terhadap mental dan kepercayaan diri para pemain muda Indonesia. Tekanan untuk tampil maksimal di setiap laga pun meningkat, baik dari media maupun suporter yang menaruh ekspektasi tinggi.

Situasi tersebut menuntut pelatih untuk cerdas mengelola beban psikologis dan fisik pemain. Dalam konteks ini, rotasi menjadi instrumen penting untuk mencegah kelelahan berlebih yang berpotensi menurunkan performa di fase krusial. Pemain yang diistirahatkan pada satu laga diharapkan tampil segar pada pertandingan berikutnya.

Meski begitu, keputusan Shin mencadangkan Ridho tetap menuai reaksi beragam. Sebagian suporter menilai bek Persija Jakarta itu merupakan tembok pertahanan yang sulit tergantikan. Namun sebagian lain memahami bahwa rotasi adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga tim tetap kompetitif hingga laga pamungkas.

Ridho Tetap Kunci Lini Belakang

Dalam beberapa pertandingan sebelumnya bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho memang tampil cukup konsisten. Kemampuannya membaca permainan, duel udara, serta membangun serangan dari lini belakang membuatnya dipercaya mengawal pertahanan Garuda. Kontribusinya juga terlihat saat memperkuat klubnya di kompetisi domestik.

Oleh karena itu, keputusan mencadangkan pemain sekaliber Ridho menjadi sorotan tersendiri. Shin Tae-yong menegaskan bahwa seluruh pemain yang dipanggil ke tim nasional memiliki kualitas setara dan siap berkontribusi kapan pun dibutuhkan. Persaingan sehat di setiap posisi diyakini mampu meningkatkan standar permainan tim secara keseluruhan.

Lebih lanjut, pelatih berusia 54 tahun itu menekankan pentingnya kedalaman skuad. Turnamen panjang membutuhkan lebih dari sekadar sebelas pemain inti. Pemain pengganti harus mampu menjaga kualitas permainan saat diturunkan, terlebih ketika menghadapi tim-tim kuat seperti Vietnam dan Thailand yang dikenal memiliki tempo permainan tinggi.

Fokus pada Pertandingan Selanjutnya

Shin Tae-yong memastikan seluruh pemain, termasuk Ridho, tetap fokus mempersiapkan pertandingan berikutnya. Tidak ada masalah pribadi maupun konflik internal yang melatarbelakangi keputusan rotasi tersebut. Semua keputusan yang diambil murni demi kepentingan tim dan pencapaian target di Piala ASEAN.

Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan Timnas Indonesia masih panjang. Setiap laga memiliki karakter berbeda dan membutuhkan pendekatan taktis tersendiri. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh usai setiap pertandingan, baik dari segi strategi, kebugaran, maupun aspek mental para pemain.

Dengan penjelasan tersebut, publik diharapkan memahami bahwa rotasi adalah bagian normal dari strategi sepak bola modern. Keputusan mencadangkan Rizky Ridho bukan berarti kehilangan kepercayaan, melainkan upaya menjaga stabilitas performa tim sepanjang turnamen. Timnas Indonesia kini mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya dengan target mengamankan poin demi menjaga peluang lolos ke babak gugur dan mengincar gelar juara Piala ASEAN.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Saputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter