24, 2026
Olahraga

Skenario yang Dibahas Usai Rapat Darurat AFC di Tokyo, Piala Asia 2027 Terancam Mundur ke 2028?

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/16/6ad1f6298d9e0-piala-asia-2027_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Piala Asia 2027 Terancam Mundur ke 2028?

Asosiasi Sepak Bola Asia (AFC) sedang mempertimbangkan skenario untuk menunda penyelenggaraan Piala Asia 2027 hingga tahun 2028. Hal ini menjadi bahan pembahasan intensif usai digelarnya rapat darurat di Tokyo, Jepang, pekan lalu. Beberapa negara peserta pun menyatakan kecemasan terkait kesiapan mereka untuk menyelenggarakan turnamen empat tahunan tersebut pada jadwal yang telah ditetapkan.

Rapat yang dihadiri oleh perwakilan 47 asosiasi anggota AFC tersebut membahas berbagai masalah teknis dan logistik yang muncul menyusul rencana ekspansi turnamen dari 16 tim menjadi 24 tim. Piala Asia 2027 direncanakan akan diselenggarakan oleh tiga negara, yaitu Arab Saudi, Iran, dan Qatar. Namun, persiapan bersama untuk turnamen yang diperbesar ini ternyata menimbulkan sejumlah tantangan yang signifikan.

Alasan Utama Penundaan

Sumber terdekat dari AFC menyatakan bahwa salah satu alasan utama pertimbangan penundaan adalah masalah infrastruktur. Ketiga tuan rumah, meskipun telah memiliki fasilitas olahraga yang memadai, perlu melakukan berbagai penyesuaian untuk menampung 16 tim tambahan. Termasuk dalam hal ini adalah penyediaan latihan ground tambahan, pengembangan akomodasi tim, dan penyesuaian fasilitas transportasi yang mampu menangani volume tim dan pendukung yang lebih besar.

Selain itu, jadwal pertandingan yang padat juga menjadi perhatian serius. Dengan adanya 24 tim, turnamen akan membutuhkan lebih banyak hari dibandingkan edisi sebelumnya. Hal ini berpotensi konflik dengan jadwal kompetisi domestik dan Eropa, yang dapat mengurangi kualitas pemain yang ikut serta. Beberapa klub Eropa telah menyatakan kekhawatiran mereka tentang pemain yang dipanggil untuk berpartisipasi dalam turnamen yang berlangsung lama ini.

Reaksi dari Tuan Rumah

Ketiga negara tuan rumah, Arab Saudi, Iran, dan Qatar, diketahui telah menyampaikan berbagai pandangan terkait rencana penundaan ini. Sumber menyebutkan bahwa Arab Saudi cenderung mendukung penundaan sebagai solusi untuk memastikan turnakan berjalan dengan maksimal. Sementara itu, Iran dan Qatar menunjukkan sikap lebih terbuka namun tetap menginginkan kepastian secepatnya.

"Kami memahami tantangan yang ada, tetapi kami juga berkomitmen untuk menyelenggarakan turnamen yang sukses," ujar sepekan pejabat tinggi dari salah satu komite penyelenggara yang tidak disebutkan namanya. "Namun, kualitas dan keamanan peserta harus menjadi prioritas utama. Turnamen yang terlalu terburu-buru berisiko menurunkan standar yang telah kita tetapkan."

Dampak pada Sepak Bola Asia

Jika penundaan ini terjadi, Piala Asia 2027 akan menjadi yang kedua kalinya dalam sejarah turnamen ini ditunda. Sebelumnya, Piala Asia 2019 juga sempat mengalami perubahan jadwal penyelenggaraan dari awalnya direncanakan pada November-Desember menjadi Januari-Februari. Perubahan tersebut dilakukan untuk menghindari cuaca ekstrem di tuan rumah saat itu, Uni Emirat Arab.

Dampak penundaan ini juga akan dirasakan oleh negara-negara peserta lainnya. Tim nasional yang telah memulai persiapan sejak awal akan perlu menyesuaikan rencana mereka. Selain itu, jadwal kualifikasi yang telah dirancang juga perlu diubah, yang berpotensi mengganggu jadwal kompetisi lainnya di seluruh benua.

Tantangan di Depan AFC

AFC sekarang berada di posisi sulit. Di satu sisi, mereka perlu memastikan turnamen berjalan dengan baik dan memenuhi standar internasional. Di sisi lain, tekanan dari berbagai pihak, termasuk sponsor dan mitra komersial, menuntut kepastian jadwal. Setiap penundaan akan berdampak signifikan terhadap rencana pemasaran dan tiket yang telah dijual.

Seperti yang dikutip dari sumber internal AFC, "Kami sedang mempertimbangkan berbagai skenario dengan teliti. Keputusan akan diambil setelah semua aspek dipertimbangkan secara matang. Yang terpenting adalah memberikan pengalaman terbaik untuk sepak bola Asia dan para penggemarnya."

Sampai saat ini, AFC belum mengumumkan keputusan final. Namun, isu penundaan ini telah menjadi pembicaraan hangat di dunia sepak bola Asia. Berbagai pihak menanti keputusan resmi dari badan sepak bola benua tersebut, yang diharapkan akan segera turun setelah evaluasi menyeluruh selesai dilakukan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter