30, 2026
Teknologi

Sosok Guruh Soekarnoputra, Adik Bungsu Megawati yang Tutup Usia

PDIP mengenang Guruh Soekarnoputra, adik Megawati, yang meninggal di usia 73. Dikenal sebagai seniman dan politikus, Guruh meninggalkan warisan yang berarti.]]>

Dian Simanjuntak
Dian Simanjuntak Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Sosok Guruh Soekarnoputra, Adik Bungsu Megawati yang Tutup Usia

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Adik Bungsu Megawati Tutup Usia

Kabar duka kembali menyelimuti keluarga besar Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Guruh Soekarnoputra, adik bungsu dari Presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri, dikabarkan meninggal dunia. Kepergian Guruh menandai berakhirnya perjalanan salah satu anggota keluarga Soekarno yang dikenal luas sebagai seniman sekaligus politikus.

Guruh Soekarnoputra lahir pada 13 Januari 1953 di Jakarta. Ia merupakan anak termuda dari delapan bersaudara pasangan Soekarno dan Fatmawati. Sebagai putra bungsu Sang Proklamator, Guruh tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sarat dengan nilai-nilai kebangsaan, seni, dan politik. Ia merupakan adik kandung dari Megawati Soekarnoputri, Guntur Soekarnoputra, Rachmawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri, serta beberapa saudara lainnya.

Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan

Guruh menghabiskan masa kecilnya di Istana Merdeka dan Istana Bogor. Suasana istana yang penuh dengan tamu kenegaraan, pertunjukan seni, dan diskusi politik membentuk kepribadiannya sejak dini. Ia dikenal sebagai sosok yang dekat dengan dunia seni, terutama musik dan tari.

Pendidikan formalnya ditempuh di dalam negeri sebelum akhirnya ia mendalami dunia seni secara lebih serius. Ketertarikannya pada seni pertunjukan, khususnya tari tradisional Indonesia, menjadi salah satu ciri khas yang melekat pada dirinya sepanjang hidup. Guruh dikenal sebagai penari berbakat dan sering tampil dalam berbagai pertunjukan seni, baik di dalam maupun di luar negeri.

Kiprah di Dunia Seni dan Budaya

Guruh Soekarnoputra lebih banyak dikenal sebagai seniman ketimbang politikus. Ia mendirikan kelompok seni yang menampilkan berbagai pertunjukan tari dan musik tradisional Indonesia. Melalui karyanya, Guruh berusaha melestarikan dan mengembangkan seni budaya Nusantara agar tetap relevan di tengah arus modernisasi.

Beberapa karya monumentalnya antara lain pertunjukan sendratari berskala besar yang melibatkan ratusan penari dan musisi. Ia juga dikenal sebagai koreografer yang menggabungkan unsur tradisional dengan sentuhan kontemporer. Dedikasinya terhadap dunia seni membuatnya dihormati oleh kalangan seniman Indonesia.

Selain aktif di dunia seni, Guruh juga menekuni dunia musik. Ia menciptakan sejumlah lagu dan sering terlibat dalam produksi album yang mengangkat tema kebangsaan dan cinta tanah air. Karya-karyanya menjadi bagian dari warisan budaya yang ia tinggalkan untuk generasi mendatang.

Kiprah Politik

Meskipun lebih dikenal sebagai seniman, Guruh juga terjun ke dunia politik. Ia pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Selama menjabat sebagai legislator, ia memperjuangkan isu-isu terkait pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata.

Sebagai anggota keluarga Soekarno, Guruh memiliki pengaruh tersendiri di kancah politik nasional. Namun, ia dikenal sebagai sosok yang lebih memilih berada di balik layar dan menghindari sorotan media. Sikapnya yang low profile membuatnya dihormati oleh rekan-rekan politiknya.

Guruh juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan yayasan yang didirikan untuk mengenang jasa-jasa Soekarno. Ia sering hadir dalam acara peringatan hari lahir Sang Proklamator dan menjadi salah satu penjaga warisan pemikiran Bung Karno.

Kepergian yang Meninggalkan Duka Mendalam

Kabar meninggalnya Guruh Soekarnoputra tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Soekarno, khususnya Megawati Soekarnoputri yang kehilangan adik bungsunya. Kepergiannya juga menjadi kehilangan bagi dunia seni dan budaya Indonesia yang telah ia warnai selama puluhan tahun.

Berbagai ucapan belasungkawa mengalir dari tokoh-tokoh nasional, seniman, dan masyarakat umum. Mereka mengenang Guruh sebagai pribadi yang ramah, penuh dedikasi, dan memiliki kecintaan luar biasa terhadap seni budaya bangsa. Warisan yang ia tinggalkan diharapkan terus hidup dan menginspirasi generasi muda Indonesia.

Jenazah Guruh Soekarnoputra akan dimakamkan dengan prosesi yang layak sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa-jasanya bagi bangsa dan negara. Keluarga besar Soekarno meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan kepergian Guruh Soekarnoputra, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya yang telah mengabdikan hidup untuk seni, budaya, dan pengabdian kepada tanah air. Semoga segala amal baiknya diterima dan menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Simanjuntak

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter