Elnusa Petrofin Siapkan Langkah Strategis Amankan Pasokan BBM di Kawasan Mandalika
PT Elnusa Petrofin (EPN) menggelar serangkaian persiapan operasional untuk memperkuat ketahanan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Nusa Tenggara Barat menjelang penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Perusahaan distribusi BBM anak usaha PT Elnusa Tbk ini menyiapkan strategi terintegrasi mulai dari penataan stok, penambahan armada pengangkut, hingga penguatan layanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di sekitar Sirkuit Internasional Mandalika dan jalur akses menuju kawasan itu.
Jaminan Pasokan di Tengah Lonjakan Permintaan
Perhelatan balap motor kelas dunia menjadi salah satu agenda yang diprediksi memicu peningkatan signifikan konsumsi BBM di wilayah Lombok dan sekitarnya. Gelombang kunjungan penonton, rombongan tim, operator jasa transportasi, hingga pelaku usaha lokal diperkirakan menaikkan kebutuhan energi secara menyeluruh, mulai dari bensin kendaraan roda dua dan roda empat hingga solar untuk armada logistik serta pembangkit listrik pendukung.
Elnusa Petrofin menyebut persiapan dijalankan dengan pendekatan berlapis. Perusahaan memastikan ketersediaan stok BBM di seluruh terminal dan pangkalan yang melayani wilayah NTB mencukupi selama masa pra-event, hari pelaksanaan, hingga periode pasca-event. Pemantauan stok dilakukan secara real time melalui sistem komputerisasi sehingga setiap pergerakan volume dapat terpantau dan diantisipasi apabila terjadi lonjakan permintaan di lapangan.
Direktur Operasi Elnusa Petrofin menyatakan bahwa keandalan distribusi menjadi kunci utama dalam menjaga kontinuitas pasokan. Perusahaan menyiapkan skenario tambahan berupa penambahan pengiriman ke SPBU-SPBU yang berada di koridor prioritas, termasuk jalur menuju kawasan sirkuit, bandara, pelabuhan, serta kawasan wisata berpotensi tinggi seperti Mandalika, Kuta, dan Senggigi.
Penguatan Armada dan Jalur Distribusi
Dalam aspek distribusi darat, Elnusa Petrofin menyiapkan armada mobil tangki dalam kondisi siap operasi dengan penjadwalan pengiriman yang diperketat. Rute pengiriman ditata ulang agar waktu tempuh ke SPBU tujuan lebih singkat, terutama pada jam-jam padat saat arus penonton memadati jalan utama. Perusahaan juga menyiapkan armada cadangan yang dapat dikerahkan apabila terjadi gangguan teknis atau kepadatan lalu lintas yang tidak terduga.
Selain jalur darat, pengamanan stok dilakukan di tingkat terminal dan TBBM (Tempat Penyimpanan BBM) di wilayah NTB. Perawatan terhadap tangki penyimpanan, pompa, dan peralatan penunjang lainnya dijalankan lebih awal untuk menghindari risiko gangguan teknis pada momen kritis. Tim inspeksi berkelanjut melakukan pengecekan kualitas dan kuantitas BBM sebelum didistribusikan ke jaringan ritel.
SPBU Jadi Titik Layanan Utama
SPBU menjadi garda terdepan dalam melayani kebutuhan penonton dan warga lokal. Elnusa Petrofin menginstruksikan pengelola SPBU di kawasan strategis untuk memperpanjang jam operasi apabila diperlukan, menambah tenaga kerja pada shift pelayanan, serta menjaga kebersihan dan kenyamanan area pengisian. Konsep pelayanan cepat dan tertib menjadi perhatian khusus untuk mengurangi antrean yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.
Persiapan juga mencakup aspek keselamatan. Seluruh SPBU di area operasi diperiksa kelengkapan alat pemadam api, sistem pengamanan, serta prosedur penanganan keadaan darurat. Pelatihan singkat kepada petugas dilakukan untuk memastikan respons cepat bila terjadi insiden kecil di lokasi pengisian.
Koordinasi Multipihak
Keberhasilan penjaminan pasokan tidak lepas dari koordinasi dengan berbagai pihak. Elnusa Petrofin berkoordinasi dengan Pertamina sebagai induk usaha, pemerintah daerah, penyelenggara event, kepolisian, serta operator transportasi setempat. Koordinasi lintas sektor dipandang penting untuk menyusun prediksi permintaan yang akurat dan merancang langkah antisipatif terhadap kemungkinan gangguan di lapangan.
Elnusa Petrofin juga menyiapkan posko pengawasan selama periode event berlangsung. Posko berfungsi sebagai pusat kendali yang menghubungkan pusat operasi dengan petugas di lapangan, sehingga setiap keluhan, kendala distribusi, atau laporan ketersediaan stok dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Komitmen pada Pelayanan Publik
Elnusa Petrofin menegaskan bahwa kegiatan internasional berskala besar bukan hanya momen olahraga, melainkan juga uji kemampuan sistem energi nasional di wilayah. Dengan jaringan distribusi yang telah menjangkau ribuan titik SPBU di seluruh Indonesia, perusahaan menilai pengalaman operasional selama berbagai event serupa menjadi bekal berharga dalam menyusun perencanaan yang lebih matang.
Perusahaan menyampaikan bahwa kesiapan teknis, sumber daya manusia, dan sistem pendukung telah dijalankan secara paralel sejak beberapa bulan sebelum event. Pengawasan berlanjut akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, guna memastikan ketahanan pasokan BBM tetap terjaga bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di kawasan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Komentar (0)