08, 2026
Nasional

HUT Ke-22 DPD, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi

DPD merayakan HUT ke-22 dengan aksi donor darah, mengusung tema Setetes Darah, Sejuta Harapan.]]>

Budi Santoso
Budi Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

HUT Ke-22 DPD, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi

HUT Ke-22 DPD, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi

Jakarta — DPD RI memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 dengan menggagas kegiatan donor darah serentak yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Wakil Ketua DPD RI Sultan Najamudin mendorong agar kegiatan sosial tersebut menjadi agenda rutin yang melibatkan masyarakat luas, bukan sekadar seremonial peringatan hari kelahiran lembaga.

Sultan mengatakan, donor darah terpilih sebagai bentuk perayaan HUT DPD RI karena kegiatan tersebut berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, setiap kantong darah yang terkumpul dapat menyelamatkan nyawa pasien di rumah sakit, terutama dalam kondisi darurat dan kekurangan stok darah.

"Kami ingin peringatan HUT DPD bukan hanya upacara dan potong tumpeng, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi warga. Donor darah adalah salah satu wujud kepedulian yang sederhana namun berdampak besar," ujar Sultan.

Target Peserta di Seluruh Provinsi

Kegiatan donor darah serentak direncanakan melibatkan kantor DPD RI di setiap provinsi, bersama palang merah setempat, organisasi perempuan, pelajar, mahasiswa, serta komunitas masyarakat. Pelaksanaan dijadwalkan berlangsung dalam satu periode waktu agar pengumpulan darah dapat dilakukan secara bersamaan dan terkoordinasi.

Setiap daerah menetapkan target peserta yang disesuaikan dengan kapasitas fasilitas kesehatan dan permintaan darah di wilayah tersebut. Provinsi dengan pusat layanan transfusi darah yang padat diharapkan mampu menyumbang jumlah kantong darah lebih besar dibanding daerah dengan keterbatasan fasilitas.

Sultan menyebut, koordinasi lintas provinsi penting agar stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) dapat terjaga. Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan darah di sejumlah daerah kerap mengalami fluktuasi, terutama saat musim liburan, masa pencatatan sipil, atau kejadian bencana.

Peran DPD sebagai Representasi Daerah

DPD RI merupakan lembaga perwakilan daerah yang anggotanya dipilih melalui pemilihan umum di tiap provinsi. Dengan jaringan tersebut, Sultan menilai lembaga memiliki keunggulan dalam menggerakkan kegiatan sosial sampai ke tingkat daerah.

Menurut Sultan, kegiatan donor darah sejalan dengan fungsi DPD sebagai jembatan antara aspirasi daerah dan pusat. Ia menambahkan, anggota DPD dari masing-masing provinsi diharapkan aktif menjadi penggerak sekaligus peserta pertama dalam kegiatan tersebut.

"Kalau wakil daerah sendiri tidak memberi contoh, bagaimana masyarakat mau terlibat. Karena itu, kami minta seluruh anggota turun langsung," katanya.

Edukasi Kesehatan bagi Masyarakat

Selain donor darah, kegiatan HUT ke-22 DPD RI juga menghadirkan edukasi kesehatan bagi masyarakat. Materi yang disampaikan antara lain syarat kesehatan calon pendonor, manfaat donor darah bagi tubuh, serta pentingnya menjaga pola hidup sehat agar kualitas darah tetap terjaga.

Petugas medis mengingatkan bahwa calon pendonor harus memenuhi sejumlah syarat, termasuk usia minimal 17 tahun, berat badan sesuai standar, tekanan darah dalam batas normal, serta tidak sedang mengonsumsi obat tertentu. Pendonor juga diimbau untuk cukup makan dan istirahat sebelum mendonorkan darahnya.

Edukasi semacam ini, kata Sultan, penting untuk menghapus sejumlah anggapan keliru di masyarakat. Banyak warga masih ragu mendonorkan darah karena khawatir dampak terhadap kesehatan, padahal tubuh dapat memproduksi kembali sel darah merah dalam waktu relatif singkat.

Kolaborasi dengan PMI dan Instansi Terkait

Pelaksanaan donor darah serentak membutuhkan kerja sama dengan PMI provinsi dan kabupaten/kota, serta instansi kesehatan setempat. Tim medis disiapkan untuk memastikan proses pengambilan darah berjalan aman dan higienis.

PMI mencatat bahwa kebutuhan darah nasional terus meningkat seiring bertambahnya layanan medis dan jumlah pasien. Donor darah yang dilakukan secara berkala dan terdistribusi dinilai lebih efektif dibanding pengumpulan yang hanya dilakukan saat terjadi kekurunan stok.

Sultan berharap, kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan, bukan hanya sekali dalam peringatan HUT. Ia mengusulkan agar donor darah rutin digelar di setiap kantor DPD, sehingga masyarakat di daerah memiliki akses mudah untuk berdonor.

Respons Masyarakat dan Komunitas

Sejumlah komunitas di daerah menyambut baik rencana kegiatan tersebut. Koordinator relawan di beberapa kota menyatakan kesiapan mereka untuk ikut memobilisasi warga, terutama kalangan pemuda dan pekerja.

Masyarakat diimbau memanfaatkan momen ini untuk mengenal kondisi kesehatan tubuh mereka secara gratis. Selama proses pendaftaran, calon pendonor menjalani pemeriksaan sederhana meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, dan riwayat kesehatan.

Dengan melibatkan 38 provinsi, DPD RI menargetkan kegiatan donor darah serentak ini mampu mengumpulkan ribuan kantong darah. Hasilnya akan diserahkan kepada PMI di masing-masing wilayah untuk kemudian didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Santoso

Penulis kesehatan pria dan pencegahan penyakit degeneratif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter