07, 2026
Olahraga

Takkan Kawal Messi, Bek Benin Ingin Nikmati Laga Terakhir La Pulga

Benin akan menjadi lawan terakhir Lionel Messi bersama Timnas Argentina. Bek The Cheetahs, Tijani Mohamed, mengaku takkan mengawal La Pulga di lapangan.]]>

Tania Sari
Tania Sari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Takkan Kawal Messi, Bek Benin Ingin Nikmati Laga Terakhir La Pulga

Bek Benin Ingin Nikmati Laga Terakhir Messi Tanpa Kawal Ketat

Dunia sepak bola sedang menanti momen emas ketat Lionel Messi akan memperkuat timnas Argentina dalam Piala Dunia 2022. Namun, seorang bek dari Benin, Steve Mounie, memiliki rencana berbeda. Ia mengaku tak akan kawal Messi secara ketat saat berhadapan dengan Benin pada laga persahabatan jelang Piala Dunia. Mounie ingin benar-benar menikmati momen bermain melawan legenda sepak bola dunia ini tanpa harus terbebani tugas memarkir Messi.

Menikmati Momen Bermain Mel Messi

Steve Mounie, yang kini membela klub Montpellier di Ligue Prancis, mengaku sangat antusias berhadapan dengan Messi. Baginya, kesempatan bermain melawan pemain sekelas Messi adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Ia tidak ingin menghabiskan energi untuk memarkir Messi sepanjang pertandingan, melainkan ingin menikmati setiap menitnya di lapangan bersama sang bintang Argentina.

"Saya tidak akan kawal Messi secara ketat," ujar Mounie dalam wawancara terkini. "Saya ingin benar-benar menikmati momen ini. Saya akan berusaha bermain sebaik mungkin tetapi tidak akan membenci diri sendiri hanya karena gagal menghentikannya. Ini adalah kesempatan emas bagi saya untuk bermain melawan salah satu pemain terbaik sepanjang masa."

Kesempatan Emas bagi Benin

Laga persahabatan antara Benin dan Argentina dianggap sebagai kesempatan emas bagi negara Afrika tersebut. Selain bisa berhadapan dengan Messi, timnas Benin juga akan menghadapi pemain-pemain top dunia lainnya seperti Lautaro Martinez dan Rodrigo De Paul. Pertandingan ini menjadi ajang persiapan penting jelang Piala Dunia 2022 di Qatar.

Untuk Mounie, laga ini bukan sekadar pertandingan persiapan. Ia melihatnya sebagai momen bersejarah dalam karirnya. "Sudah lama saya bermimpi bermain melawan pemain seperti Messi. Akhirnya mimpi itu akan menjadi kenyataan. Saya yakin semua rekan setim saya juga merasa sama. Ini adalah kesempatan langka yang harus kita nikmati sepenuh hati."

Pendekatan Taktik yang Berbeda

Dengan pendekatan yang diungkapkan Mounie, tampaknya Benin akan mengambil strategi berbeda dalam menghadapi Argentina. Alih-alih bermain bertahan dengan ketat dan menekan Messi sejak awal, Benin mungkin akan lebih mengedepankan permainan menyerang dan menciptakan peluang sendiri.

Pelatih Benin, Michel Dussuyer, belum memberikan konfirmasi resmi mengenai strategi yang akan diterapkan. Namun, ia mengakui kehadiran Messi di lapangan adalah tantangan tersendiri bagi timnya. "Messi adalah pemain luar biasa dengan kemampuan mengubah jalannya permainan dalam sekejap. Kita harus siap menghadapinya namun juga tidak melupakan tugas utama kita sebagai tim," ujar Dussuyer.

Respekti dan Penghargaan

Mounie juga menyatakan rasa hormat dan penghargaan yang mendalam kepada Messi. Ia mengaku mengikuti karir Messi sejak masih muda dan terinspirasi dengan cara bermainnya. "Messi adalah inspirasi bagi banyak pemain sepak bola di seluruh dunia, termasuk saya. Cara ia mengendalikan bola, visi permainannya, dan kemampuan mencetak gol luar biasa. Saya sangat bersyukur bisa berhadapan dinya," tambahnya.

Dunia sepak bola menanti bagaimana Messi akan merespons pendekatan yang diungkapkan Mounie. Apakah Messi akan terkejut dengan kurangnya tekanan dari bek Benin, atau justru akan menggunakan ruang yang lebih luang untuk menunjukkan kemampuannya. Yang pasti, laga ini akan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Mounie dan rekan-rekannya di timnas Benin.

Persiapan Argentina

Di sisi lain, Argentina sedang dalam persiapan intensif jelang Piala Dunia 2022. Setelah memenangkan Copa America 2021, skuad Lionel Scaloni menunjukkan performa yang konsisten. Kehadiran Messi dalam kondisi prima menjadi pilar utama timnya.

Meski demikian, Scaloni tidak menganggap remeh potensi Benin. Ia meminta para pemainnya untuk tetap fokus dan tidak meremehkan lawan. "Setiap pertandingan adalah tantangan tersendiri. Kita harus menghormati setiap lawan. Benin memiliki pemain-pemain berkualitas dan mereka pasti akan memberikan perlawanan keras," ujar Scaloni.

Kesimpulan

Laga antara Benin dan Argentina menjadi pertemuan yang dinanti-nanti. Dengan pendekataun Mounie yang ingin menikmati setiap momen bermain melawan Messi, pertandingan ini diprediksi akan berlangsung menarik. Bagi Mounie, ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Sementara bagi Messi, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya sebelum memasuki puncak kompetisi, Piala Dunia 2022.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Tania Sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter