19, 2026
Nasional

Tawuran Berulang di Manggarai, Pramono Bakal Bangun Posko Bersama TNI-Polri

Taufik Syahputra
Taufik Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Tawuran antarwarga yang berulang di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan akan membangun posko bersama yang melibatkan TNI dan Polri untuk menekan kembali terjadinya bentrokan di kawasan tersebut.

Rencana itu disampaikan menyusul insiden tawuran yang kembali terjadi di sekitar Manggarai. Kawasan yang menjadi simpul transportasi publik, terutama Stasiun Manggarai, selama ini dikenal rawan terhadap bentrokan antarkelompok remaja maupun warga. Kejadian serupa berulang dalam beberapa waktu terakhir sehingga meresahkan pengguna jasa transportasi dan warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Posko Bersama sebagai Langkah Penguatan Pengamanan

Menurut Pramono, posko bersama tersebut akan difungsikan sebagai basis pengamanan dan koordinasi antarinstansi. Keberadaan posko dinilai penting agar pengawasan di kawasan Manggarai tidak bersifat sementara, melainkan berlangsung terus-menerus dengan keterlibatan aparat keamanan dari TNI dan Polri.

Pramono menilai penanganan tawuran tidak cukup hanya dengan mengerahkan petugas saat insiden terjadi. Diperlukan kehadiran aparat yang menetap di kawasan rawan sehingga potensi konflik dapat dideteksi lebih awal. Posko bersama diharapkan mempersingkat waktu respons ketika muncul indikasi akan terjadi bentrokan.

Pemerintah provinsi, kata Pramono, akan berkoordinasi dengan jajaran Polres dan Kodim setempat untuk menentukan lokasi serta pola penjagaan. Selain aparat keamanan, posko itu rencananya melibatkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja, pengelola stasiun, serta pengurus lingkungan setingkat rukun warga dan rukun tetangga.

Kawasan Strategis dengan Kerentanan Tinggi

Manggarai memiliki posisi penting dalam sistem transportasi Jabodetabek. Stasiun Manggarai merupakan salah satu stasiun terbesar yang melayani perjalanan commuter line dan kereta jarak jauh. Setiap hari, puluhan ribu penumpang melintas di kawasan ini, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.

Kepadatan aktivitas tersebut membuat kawasan Manggarai rentan terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk gesekan antar kelompok remaja. Selain itu, sejumlah ruas jalan di sekitar stasiun menjadi titik berkumpulnya warga pada malam hari. Kondisi ini kerap menjadi pemicu bentrokan, terutama ketika terjadi saling tantang antar kelompok.

Warga yang tinggal di sekitar Manggarai mengaku sudah berulang kali menghadapi situasi serupa. Mereka berharap penanganan tidak hanya berupa penjagaan sesaat setelah kejadian, tetapi juga mencakup pembinaan terhadap remaja yang terlibat. Keterlibatan tokoh masyarakat dan lembaga pendidikan dinilai penting agar persoalan tidak berulang.

Pendekatan Preventif dan Peran Masyarakat

Pemerintah provinsi menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam menangani tawuran. Selain penjagaan fisik, upaya pencegahan akan diarahkan pada pembinaan warga, penyediaan ruang aktivitas bagi remaja, serta penguatan peran pengurus lingkungan dalam mendeteksi potensi konflik.

Pramono menyebut koordinasi lintas sektor menjadi kunci. Aparat keamanan bertugas menjaga ketertiban, sementara perangkat daerah menangani persoalan sosial yang menjadi akar persoalan. Sinergi itu dinilai perlu agar penanganan tidak berhenti pada penindakan terhadap pelaku bentrokan.

Pengamat keamanan kota menilai posko bersama memang efektif menurunkan intensitas tawuran apabila dijalankan secara konsisten. Namun, keberhasilan bergantung pada kualitas koordinasi dan kehadiran aparat di lapangan, bukan sekadar pembangunan fisik posko. Tanpa pengawasan rutin, posko berisiko hanya menjadi simbol tanpa dampak nyata.

Selain itu, penegakan hukum terhadap pelaku dinilai perlu dilakukan secara tegas dan berkeadilan. Penindakan yang tidak konsisten dikhawatirkan menimbulkan kesan bahwa tawuran dapat terus berulang tanpa konsekuensi. Karena itu, aparat kepolisian diharapkan mengusut pemicu setiap insiden, termasuk kemungkinan adanya provokasi melalui media sosial.

Dampak bagi Pengguna Transportasi

Tawuran di kawasan Manggarai tidak hanya berdampak pada warga sekitar, tetapi juga pada pengguna transportasi publik. Sejumlah insiden sebelumnya sempat mengganggu akses menuju stasiun dan membuat penumpang memilih menghindari jalur tertentu, terutama pada malam hari.

Pengelola stasiun dan operator kereta berkepentingan agar kawasan sekitar tetap aman, mengingat Manggarai merupakan titik transit utama. Gangguan keamanan di sekitar stasiun berpotensi memengaruhi kelancaran perjalanan dan menurunkan rasa aman penumpang.

Karena itu, rencana posko bersama diharapkan tidak hanya menyasar jalanan di sekitar permukiman, tetapi juga mencakup area penyangga stasiun. Titik-titik rawan perlu dipetakan bersama antara aparat, pengelola stasiun, dan pengurus lingkungan.

Langkah Lanjutan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan menindaklanjuti rencana ini dengan rapat koordinasi bersama TNI dan Polri. Dalam rapat tersebut, akan dibahas detail lokasi posko, jumlah personel, jadwal penjagaan, serta mekanisme pelaporan bagi warga yang mengetahui potensi konflik.

Pramono berharap kehadiran posko bersama dapat memberikan rasa aman bagi warga dan pengguna transportasi. Ia juga meminta masyarakat berperan aktif melaporkan indikasi akan terjadinya tawuran agar aparat dapat bertindak lebih cepat.

Penanganan tawuran di Manggarai dinilai menjadi ujian bagi pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban ruang publik di kawasan strategis. Keberhasilan akan diukur dari berkurangnya frekuensi bentrokan, bukan hanya dari cepatnya aparat tiba di lokasi setelah kejadian. Dengan pengamanan yang berkelanjutan dan pembinaan sosial yang berjalan seiring, kawasan Manggarai diharapkan dapat kembali kondusif bagi warga maupun pengguna jasa transportasi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Taufik Syahputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter