20, 2026
Nasional

Kronologi Truk Tabrak Separator Busway Bikin 15 TransJakarta Terlambat

Anisa Permata
Anisa Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Sebuah truk menabrak separator Bus Rapid Transit (BRT) TransJakarta di Jalan Letjen S. Parman, Slipi, Jakarta Barat, Selasa pagi. Insiden itu menyebabkan 15 bus TransJakarta mengalami keterlambatan perjalanan, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat selama beberapa jam.

Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.15 WIB ketika truk bermuatan barang melaju dari arah Grogol menuju Tomang. Kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali hingga menabrak separator beton yang membatasi lajur umum dengan lajur busway. Benturan membuat sebagian separator bergeser dan pecah, sedangkan truk berhenti dengan posisi miring melintang di lajur khusus TransJakarta.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sopir dan kernet truk dilaporkan mengalami luka ringan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera memasang garis pembatas dan mengatur arus kendaraan agar tidak mendekati area reruntuhan.

Kronologi Kejadian

Menurut petugas TransJakarta yang berada di lokasi, insiden bermula saat truk melintas di lajur kiri jalan pada jam sibuk pagi. Cuaca saat itu dilaporkan cerah dan permukaan jalan kering. Namun kendaraan tersebut tiba-tiba bergerak ke arah kanan hingga menghantam separator beton sepanjang beberapa meter.

“Benturannya cukup keras, separator sampai bergeser dan pecahan beton berserakan ke lajur busway. Truk berhenti melintang, jadi lajur arah Kota tidak bisa dilewati sama sekali,” kata petugas tersebut.

Pukul 06.30 WIB, petugas layanan TransJakarta mulai mengalihkan bus yang melintas ke lajur campuran di luar busway. Langkah itu diambil untuk menjaga perjalanan tetap berjalan meski dengan kecepatan lebih lambat. Petugas derek dan tim pemeliharaan sarana baru tiba sekitar pukul 07.00 WIB.

Proses evakuasi truk berlangsung cukup lama karena kendaraan mengangkut barang dan posisinya menutup lajur. Puing beton dibersihkan secara bertahap agar tidak membahayakan pengendara lain. Evakuasi dinyatakan selesai sekitar pukul 09.30 WIB, dan lajur busway kembali dapat dilalui.

Dampak pada Layanan TransJakarta

Insiden ini berdampak langsung pada layanan TransJakarta di Koridor 9 yang melayani rute Pinang Ranti–Pluit serta Koridor 8 dengan rute Lebak Bulus–Harmoni. Kedua koridor melintasi kawasan Slipi sehingga terdampak penutupan sebagian lajur busway.

Manajemen TransJakarta mencatat sedikitnya 15 bus mengalami keterlambatan dengan rentang waktu antara 10 hingga 25 menit. Keterlambatan paling besar terjadi pada jam sibuk pagi, ketika jumlah penumpang mencapai puncaknya. Beberapa perjalanan juga harus dialihkan ke lajur campuran sehingga waktu tempuh bertambah.

Di sejumlah halte, antrean penumpang terlihat lebih panjang dari biasanya. Petugas di halte memberikan informasi langsung kepada calon penumpang mengenai kondisi perjalanan dan potensi keterlambatan. Meski demikian, layanan tidak dihentikan total dan bus tetap beroperasi dengan penyesuaian rute serta waktu tempuh.

Pengguna layanan juga menerima pembaruan informasi melalui aplikasi dan kanal resmi perusahaan. Manajemen mengimbau penumpang untuk memperhitungkan tambahan waktu perjalanan, terutama bagi mereka yang hendak menuju kawasan perkantoran di pusat kota.

Rekayasa Lalu Lintas dan Penanganan

Kepolisian bersama Dinas Perhubungan setempat menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Satu lajur jalan umum ditutup sementara selama proses evakuasi, sehingga kendaraan dari arah Grogol menuju Tomang harus bergantian melintas. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer.

Petugas mengarahkan pengendara untuk mencari jalur alternatif guna menghindari titik kemacetan. Kendaraan berat, khususnya truk, diminta mengurangi kecepatan saat melintasi area yang masih dalam proses pembersihan. Pembersihan sisa pecahan beton dilakukan hingga memastikan permukaan jalan kembali rata dan aman.

Hingga siang, petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk pengemudi lain yang melintas di lokasi pada saat kejadian. Penyebab resmi belum disimpulkan, dan penyelidikan masih berlangsung.

Imbauan dan Catatan Keselamatan

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pemeriksaan kondisi kendaraan, khususnya angkutan barang yang beroperasi di dalam kota pada jam sibuk. Sistem pengereman, kondisi ban, dan kelayakan muatan menjadi faktor yang perlu dipastikan sebelum kendaraan beroperasi.

Pengguna angkutan umum diimbau memantau informasi perjalanan secara berkala, terutama saat terjadi gangguan di jalur busway. Bagi pengendara pribadi, disiplin menjaga jarak dan tidak menggunakan lajur busway tetap menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Manajemen TransJakarta menyatakan akan terus memperbarui informasi mengenai kondisi layanan. Penumpang yang terdampak keterlambatan diharapkan tetap mengikuti arahan petugas di halte dan memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia selama proses pemulihan berlangsung.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Anisa Permata

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter