15, 2026
Nasional

Terungkap Titik Awal Ledakan di Ciputat dari Ruang Pematangan Pisang

Ledakan besar terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, semalam. Polisi mengungkap asal lokasi ledakan tersebut.]]>

Maya Anggraini
Maya Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Terungkap Titik Awal Ledakan di Ciputat dari Ruang Pematangan Pisang

Terungkap Titik Awal Ledakan di Ciputat dari Ruang Pematangan Pisang

Penyelidikan terhadap ledakan yang terjadi di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, akhirnya menemukan titik awal kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim penyelidik dari instansi terkait, ledakan berasal dari ruang pematangan pisang di sebuah rumah tangga. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada sekitar lokasi dan menimbulkan kepanikan warga setempat.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Kepala Kepolisian Sektor Ciputat, Kompol Ahmad Rifai, ledakan terjadi pada pukul 14.30 WIB di Jalan Melati Raya RT 04/RW 02, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat. "Kita mendapat laporan dari warga bahwa terdengar suara ledakan keras yang menggetarkan sekitar 100 meter radius lokasi," ujar Kompol Ahmad saat konferensi pers di lokasi kejadian, Senin (15/5).

Tim gabungan dari Polsek Ciputat, Damkar, dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satpol PP) segera mendatangi lokasi. Saiba tiba, mereka menemukan sebuah rumah tinggal yang mengalami kerusakan parah di bagian depan dan samping kiri. "Kaca jendela dan pintu rumah hancur tersebar di sekitar halaman. Dinding bagian luar juga retak-retak akibat tekanan ledakan," jelasnya.

Penyebab Ledakan

Setelah melakukan pemeriksaan mendalam, tim penyelidik menemukan bahwa ledakan berasal dari ruang pematangan pisang di bagian belakang rumah. Ruangan tersebut digunakan pemilik rumah untuk memproses pisang menjadi pisang raja. "Di dalam ruangan itu, kita menemukan tabung gas ukuran 3 kg yang sudah meledak. Tabung tersebut diduga bocor dan terkena api dari alat pemanas yang digunakan untuk proses pematangan pisang," terang Kompol Ahmad.

Pemilik rumah, Bapak Surya (45), mengaku bahwa saat kejadian sedang melakukan proses pematangan pisang menggunakan alat pemanas listrik. "Saya sedang memanaskan ruang pematangan agar pisang cepat matang. Tiba-tiba ada suara desis dari tabung gas yang ditaruh di dekat alat pemanas. Saat saya ingin memeriksa, tiba-taba terjadi ledakan," kisah Surya yang masih terlihat syok.

Dampak dan Evakuasi

Ledakan ini mengakibatkan tiga orang luka ringan, yakni Surya, istrinya, dan tetangganya yang sedang berada di depan rumah. Ketiganya mengalami luka robek dan luka bakar ringan akibat pecahan kaca dan debu. "Korban sudah kita bawa ke RSUD Ciputat untuk perawatan. kondisinya sekarang sudah stabil dan tidak dalam bahaya," jelas Kompol Ahmad.

Selain itu, sekitar 15 rumah di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan ringan, seperti pecahan kaca jendela dan atap rumah yang terlepas. Warga sekitar pun sempat panik dan bergegas mengungsi ke tempat yang lebih aman. "Tim Damkar dan Satpol PP segera melakukan pengecekan ke seluruh rumah di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada korban lain atau api yang masih menyala," tambahnya.

Tanggapan Pemerintah

Kepala Camat Ciputat, Bapak Hendra, mengatakan pihaknya sudah turun langsung ke lokasi untuk membantu korban dan memastikan situasi kondusif. "Kita sudah membantu korban untuk sementara waktu mengungsi ke rumah kerabatnya. Selain itu, tim dari dinas terkait juga sedang melakukan pengecekan keselamatan bangunan di sekitar lokasi," ujar Hendra.

Ia juga mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan tabung gas, terutama saat digunakan bersama alat pemanas. "Kami akan mengadakan sosialisisasi keselamatan penggunaan gas LPG di beberapa RT di wilayah Ciputat untuk mencegah kejadian serupa," tambahnya.

Investigasi Lanjutan

Polres Metro Tangerang Selatan saat ini masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk menentukan secara pasti penyebab ledakan tersebut. "Kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan memeriksa barang bukti di lokasi. Hasil akhir akan kita umumkan setelah investigasi selesai," pungkas Kompol Ahmad.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam menggunakan gas LPG dan alat pemanas. Pemerintah berencana melakukan pembenahan terkait standar keamanan dalam pengolahan hasil pertanian yang menggunakan alat pemanas di area permukiman.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Maya Anggraini

Fokus pada kesehatan mental, mindfulness, dan produktivitas.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter