15, 2026
Nasional

TKP Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tempat Penyimpanan Buah

Ledakan di Pasar Cimanggis, Tangsel, terjadi di gudang penyimpanan buah. Dua orang tewas sementara 11 luka-luka.]]>

Hendra Hartono
Hendra Hartono Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

TKP Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tempat Penyimpanan Buah

TKP Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tempat Penyimpanan Buah

Sebuah ledakan mengguncang Pasar Cimanggis di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (15/3) siang. Menurut keterangan pihak berwenang, lokasi kejadian merupakan area penyimpanan buah-buahan di bagian belakang pasar. Ledakan ini mengakibatkan kerusakan pada beberapa bangunan sekitarnya dan membuat warga sekitar panik.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan Kompol Eko Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. "Kami sudah mendapat laporan tentang adanya ledakan di Pasar Cimanggis. Tim sudah diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," ujar Kompol Eko saat dihubungi, Rabu siang.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyimpulkan bahwa ledakan berasal dari area penyimpanan gas elpiji 3 kg yang digunakan oleh para pedagang buah. "Diduga terjadi kebocoran tabung gas yang kemudian menyebabkan ledakan saat ada percikan api dari kompor para pedagang," jelasnya.

Kerusakan dan Evakuasi Korban

Menurut informasi yang dihimpun, ledakan ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kios dan ruko yang berada di sekitar area penyimpanan buah. Dinding beberapa bangunan retak-retak, jendela pecah, dan atap beberapa kios ringan ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dua orang pedagang mengalami luka-luka ringan akibat terkena pecahan kaca dan debu.

Dua korban yang terluka, Fajar (42) dan Siti (38), langsung dievakuasi ke RSUD Tangerang Selatan untuk mendapatkan perawatan medis. "Kondisi mereka sudah stabil dan hanya mengalami luka lecet dan luka bakar ringan di bagian tangan dan wajah," kata Kepala RSUD Tangerang Selatan, dr. Ahmad Fauzi.

Setelah kejadian, puluhan petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan pendinginan di area TKP untuk mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar. "Tim kami sudah memastikan api sudah padam dan tidak ada ancaman kebakaran lanjutan," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Tangsel, Hidayat.

Respon Pemerintah dan Penyelidikan Lanjutan

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, langsung merespons kejadian ini. Ia memerintahkan Satpol PP dan Dinas Perizinan Terpadu untuk melakukan pengecekan keamanan di seluruh pasar di wilayah Tangsel. "Kami akan melakukan evaluasi keselamatan di semua pasar, terutama terkait penggunaan gas elpiji dan sistem listrik," ujar Airin.

Sejauh ini, pihak pasar mengaku sudah menyiapkan tempat sementara bagi para pedagang yang kiosnya rusak akibat ledakan. "Kami akan membantu para pedagang dengan menyediakan area sementara agar usaha mereka tidak terhenti," kata Kepala Pasar Cimanggis, Budi Santoso.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kebocoran tabung gas. "Kami akan mengumpulkan barang bukti seperti tabung gas yang diduga meledak dan keterangan dari para saksi untuk dipelajari lebih lanjut," tambah Kompol Eko.

Untuk sementara, area yang menjadi lokasi ledakan masih diblokade oleh polisi untuk keperluan proses penyelidikan. Warga sekitar diminta tetap waspada dan tidak mendekati area tersebut hingga pemberitahuan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Pencegahan dan Saran dari Ahli

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Hendra Gunawan, menyarankan agar para pengguna gas elpiji selalu memeriksa kebocoran tabung secara rutin. "Sebelum menggunakan gas, pastikan tidak ada bau yang mencurigakan dan selalu periksa selang dan regulator," ujar Hendra.

Ia juga menambahkan, penting bagi para pedagang dan pengelola pasar untuk memiliki sistem pengamanan yang memadai dalam menyimpan bahan-bahan yang berbahaya. "Pemasangan alat deteksi kebocoran gas dan sistem pemadam kebakaran otomatis sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan," jelasnya.

Sementara itu, seorang ahli keselamatan dan kesehatan kerja, Dr. Irwan Wijaya, mengingatkan pentingnya edukasi keselamatan bagi para pengguna gas elpiji. "Banyak yang tidak menyadari bahwa penggunaan gas di ruang terbuka pun tetap berbahaya jika tidak dilakukan dengan hati-hati," kata Irwan.

Untuk mengantisipasi hal serupa, Irwan menyarankan agar pemerintah daerah memberikan pelatihan rutin kepada para pedagang mengenai cara penggunaan gas elpiji yang aman. "Pelatihan ini harus rutin dilakukan, minimal sekali dalam setahun sekali, untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan," tambahnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab terjadinya ledakan di Pasar Cimanggis. Para korban yang terluka sudah mendapatkan perawatan dan dinyatakan dalam kondisi stabil.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Hartono

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter