30, 2026
Nasional

Video: Kabel Laut Bikin Jawa-Papua Terhubung Internet Kecepatan Tinggi

Ribuan Kilometer Kabel Laut Bikin Pulau Jawa - Papua Terhubung Internet Kecepatan Tinggi]]>

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Video: Kabel Laut Bikin Jawa-Papua Terhubung Internet Kecepatan Tinggi

Video: Kabel Laut Jawa-Papua Selesai, Akses Internet Kecepatan Tinggi Terwujud

Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan instalasi kabel laut yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Papua, membuka akses internet berkecepatan tinggi di wilayah timur negara ini. Proyek infrastruktur digital bernilai triliunan rupiah ini diresmikan secara virtual oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (15/3), menandai tonggak penting dalam upaya mempercepat digitalisasi di Indonesia bagian timur.

Kabel laut yang diberi nama "Jawa-Papua Submarine Cable System" memiliki panjang total 2.940 kilometer dengan kapasitas bandwidth hingga 24 terabit per detik. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan akses internet berkualitas tinggi di wilayah Papua dan sekitarnya yang sebelumnya mengalami keterbatasan sinyal dan kecepatan jaringan.

Peran Strategis Infrastruktur Digital

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Djoko Setiadi, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membangun infrastruktur digital yang merata di seluruh Indonesia. Menurutnya, kabel laut ini akan menjadi tulang punggung ekosistem digital di Indonesia bagian timur.

"Dengan keberadaan kabel laut ini, Papua dan wilayah timur lainnya tidak lagi menjadi daerah terpencil dalam hal akses internet. Ini akan membuka peluang besar untuk pertumbuhan ekonomi digital, pendidikan jarak jauh, dan layanan kesehatan jarak jauh di wilayah tersebut," ujar Djoko dalam konferensi pers seusai peresmian.

Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah Indonesia melalui BSSN dengan beberapa perusahaan teknologi ternama. Total investasi yang dikeluarkan mencapai Rp 3,5 triliun dengan dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta swasta.

Dampak pada Masyarakat Papua

Wali Kota Jayapura, Ambrosius Mirino, menyambut baik selesainya proyek ini. Menurutnya, kabel laut ini akan membawa perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat Papua, terutama dalam hal akses informasi dan peluang ekonomi.

"Selama ini, akses internet di Papua sangat terbatas. Banyak sekolah dan rumah sakit yang kesulitan terhubung dengan dunia maya. Dengan kecepatan tinggi ini, kami bisa mengembangkan program pendidikan digital dan telemedisin yang lebih baik," ujar Ambrosius.

Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua, Yohanes Naigame, mengatakan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan berbagai program untuk memanfaatkan infrastruktur ini. Antara lain adalah pelatihan digital bagi masyarakat pedalaman dan pengembangan startup lokal.

Tantangan dan Masa Depan

Meski demikian, proyek ini masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah perluasan jaringan terrestrial (darat) dari titik pendaratan kabel ke berbagai daerah di Papua yang masih terpencil. Pemerintah berencana membangun 500 menara komunikasi di seluruh Papua untuk memastikan sinyal dapat menjangkau wilayah terpencil.

"Kabel laut ini hanya bagian pertama. Kami masih perlu membangun infrastruktur pendukung seperti titik akses dan jaringan darat. Proses ini membutuhkan waktu dan biaya tambahan," jelas Djoko dari BSSN.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan tarif internet di Papua tetap terjangkau. Pemerintah berencana memberikan subsidi bagi operator telekomunikasi untuk menekan biaya layanan di wilayah timur Indonesia.

Visi Digital Indonesia 2045

Proyek kabel laut Jawa-Papua ini merupakan bagian dari visi pemerintah dalam membangun Indonesia Digital 2045. Targetnya adalah mencapai inklusi digital 90% pada tahun 2030 dan 95% pada tahun 2045.

"Infrastruktur digital adalah fondasi untuk transformasi ekonomi. Tanpa konektivitas yang baik, visi Indonesia maju akan sulit terwujud. Kabel laut ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan visi tersebut," tegas Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan bahwa hingga akhir 2022, tingkat penetrasi internet di Indonesia baru mencapai 73,7%. Di Papua, angkanya bahkan lebih rendah, sekitar 58%. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan tingkat penetrasi di Papua dapat meningkat drastis dalam waktu dekat.

Pemerintan juga berencana membangun kabel laut lainnya yang menghubungkan Indonesia dengan negara tetangga seperti Singapura, Australia, dan Papua Nugini untuk meningkatkan konektivitas internasional. Selain itu, proyek serupa juga direncanakan untuk menghubungkan Pulau Sumatera dengan Kalimantan dan Sulawesi.

Dengan selesainya kabel laut Jawa-Papua, Indonesia semakin mendekati visi menjadi negara dengan infrastruktur digital yang kuat dan merata, terutama di daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi. Ini bukan hanya kemajuan teknologi, tetapi juga upaya untuk menciptakan kesetaraan akses informasi dan peluang ekonomi di seluruh wilayah NKRI.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter