03, 2026
Nasional

Yamaha Mundur, Segini Jumlah Rider yang Absen di MotoGP Qatar 2026

Yamaha memutuskan mundur dari MotoGP Qatar 2026 karena situasi keamanan. Ada berapa rider yang absen di Doha nanti?]]>

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Yamaha Mundur, Segini Jumlah Rider yang Absen di MotoGP Qatar 2026

Yamaha Mundur, Segini Jumlah Rider yang Absen di MotoGP Qatar 2026

Keputusan Yamaha mundur dari ajang balap motor Grand Prix (MotoGP) pada akhir musim 2024 telah berdampak signifikan pada komposisi pembalap yang akan turun dalam seri pembuka MotoGP Qatar 2026. Setelah pengumuman resmi dari pabrikan asal Jepang tersebut, sebanyak lima pembalap ternama dikabarkan akan absen dari grid balap teratas kategori MotoGP.

Dalam sebuah konfersi pers yang diselenggarakan di selangkaus seri MotoGP Valencia 2025, CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta mengungkapkan bahwa kekosongan yang ditinggalkan Yamaha akan berpengaruh pada beberapa pembalap top yang sebelumnya dikaitkan dengan tim pabrikan tersebut. "Kehadiran Yamaha di MotoGP selama puluhan tahun telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarang balap ini. Mundurnya mereka tentu menciptakan tantangan baru, termasuk dalam hal komposisi pembalap," ujar Ezpeleta.

Pembalap Yamaha yang Terdampak

Dari sumber terpercacya yang memantau perkembangan di paddock, ada tiga pembalap yang kontraknya bersama tim pabrikan Yamaha tidak diperpanjang. Franco Morbidelli, yang telah bergabung dengan Yamaha sejak 2021, dikabarkan akan mencari peluang di kategori lain. Pembalap asal Italia ini menunjukkan performa yang stabil namun belum mampu meraih podium secara konsisten sejak bergabung dengan tim pabrikan.

Sementara itu, Fabio Quartararo, juara dunia MotoGP 2021, juga dikabarkan akan meninggalkan Yamaha. Performa pembalap asal Prancis yang menurun dua musim terakhir menjadi alasan utama bagi pihak Yamaha tidak memperpanjang kontraknya. Quartararo sendiri belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana masa depannya, namun beberapa tim pabrikan pesaing sedang memantau perkembangannya dengan seksama.

Pembalap ketiga yang terdampak adalah Darryn Binder. Pembalap asal Afrika Selatan ini hanya sempat bergabung dengan Yamaha sebagai pembalap tes dan pengganti sebelum akhirnya memutuskan mencari peluang di kategori lain. "Kehadiran Yamaha di grid adalah penting bagi ekosistem MotoGP. Kehilangan mereka berarti kita kehilangan salah satu peserta yang selalu memberikan persaingan sengit," tambah Ezpeleta.

Dampak pada Tim Pabrikan Lain

Keputusan Yamaha mundur juga berdampak pada rencana beberapa tim pabrikan lain dalam mempersiapkan komposisi pembalap untuk musim 2026. Honda, sebagai pesaing utama Yamaha, dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menambah satu tim satelit guna menampung beberapa pembalap yang terdampak mundurnya Yamaha.

Ducati juga tidak ketinggalan memanfaatkan situasi ini. Pabrikan asal Italia ini dikabarkan sedang dalam negosiasi dengan beberapa pembalap top untuk mengisi kekosongan yang akan terjadi di beberapa tim satelit mereka. "Ducati selalu terbuka untuk pembalap berbakat. Kehadiran Yamaha yang mundur memberikan peluang baru bagi kami untuk memperkuat line-up," ujar CEO Ducati, Claudio Domenicali.

Kekosongan di Grid MotoGP

Dengan mundurnya Yamaha, total kekosongan yang akan terjadi di grid MotoGP untuk musim 2026 mencapai lima slot. Selain tiga pembalap pabrikan, dua pembalap satelit Yamaha juga dikabarkan akan mencari tim baru. Ini menciptakan persaingan sengit di antara tim-tim untuk merebut pembalap berbakat yang tersisa.

Beberapa pembalap muda yang sedang naek daun seperti Pedro Acosta, Augusto Fernandez, dan Ai Ogura dikabarkan menjadi incaran utama beberapa tim pabrikan. "Kami melihat ini sebagai kesempatan emas untuk membangun tim yang lebih kompetitif. Ada banyak talenta muda yang siap naik ke kategori tertinggi," tambah Ezpeleta.

Masa Depan MotoGP Tanpa Yamaha

Mundurnya Yamaha dari MotoGP menandai era baru dalam balap motor Grand Prix. Pabrikan yang telah meraih gelar juara dunia sebanyak 12 kali ini memutuskan fokus pada pengembangan teknologi untuk kendaraan produksi dan elektrifikasi.

Dorna Sports bersama Federasi Internasional Sepeda Motor (FIM) sedang berdiskusi untuk memastikan grid tetap kompetitif meski tanpa kehadiran Yamaha. Beberapa solasi sedang dipertimbangkan, termasuk mengundang pabrikan baru atau mengizinkan tim satelit untuk mengembangkan teknologi mereka sendiri.

Seri pembuka MotoGP Qatar 2026 dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Maret. Sebelumnya, tes pramusim akan digelar di Sirkuit Losail pada bulan Februari. Semua mata akan tertuju pada bagaimana komposisi pembalap baru akan membentuk persaingan di musim tanpa Yamaha.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter