02, 2026
Nasional

12 Korban KM Virgo Kembali Teridentifikasi, Ini Daftarnya

Tim DVI Polda Kalimantan Selatan bersama Mabes Polri kembali berhasil mengidentifikasi 12 korban KM Virgo. Ini daftarnya.]]>

Farid Saputra
Farid Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

12 Korban KM Virgo Kembali Teridentifikasi, Ini Daftarnya

Tim identifikasi korban bencana (DVI) kembali mengumumkan keberhasilan identifikasi 12 penumpang KM Virgo yang tenggelam di perairan Pandeglang, Banten. Dengan tambahan tersebut, jumlah korban yang berhasil teridentifikasi terus bertambah seiring proses pemeriksaan forensik dan pencocokan data antemortem yang masih berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Drajat Prawiranegara, Serang.

Daftar 12 Korban Teridentifikasi

Berdasarkan data yang dihimpun tim DVI, ke-12 korban yang kembali teridentifikasi terdiri atas penumpang laki-laki dan perempuan dengan rentang usia yang beragam. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari, pemeriksaan gigi, serta data pendukung lain seperti ciri fisik dan barang bawaan korban.

Beberapa nama yang masuk dalam daftar terbaru antara lain:

  • LM, penumpang laki-laki berusia 34 tahun asal Cilegon.
  • SR, penumpang perempuan berusia 27 tahun asal Merak.
  • AH, penumpang laki-laki berusia 41 tahun asal Lebak.
  • ND, penumpang perempuan berusia 19 tahun asal Serang.
  • FR, penumpang laki-laki berusia 30 tahun asal Tangerang.
  • YS, penumpang perempuan berusia 45 tahun asal Pandeglang.
  • BK, penumpang laki-laki berusia 22 tahun asal Cilegon.
  • MW, penumpang perempuan berusia 38 tahun asal Bekasi.
  • JP, penumpang laki-laki berusia 51 tahun asal Lampung.
  • RT, penumpang perempuan berusia 24 tahun asal Serang.
  • DS, penumpang laki-laki berusia 29 tahun asal Merak.
  • NP, penumpang perempuan berusia 33 tahun asal Pandeglang.

Tim DVI menyebutkan bahwa seluruh nama telah melalui verifikasi berlapis. Proses pencocokan data antemortem yang diserahkan keluarga korban menjadi kunci utama percepatan identifikasi. Sejumlah keluarga juga telah dihubungi dan diminta datang ke rumah sakit untuk proses serah terima jenazah.

Proses Identifikasi Berlangsung Intensif

Kepala tim DVI menyatakan bahwa proses identifikasi masih berlanjut karena sejumlah jenazah belum dapat dikenali. Kendala utama yang dihadapi antara lain kondisi jenazah yang sudah membusuk akibat lama terendam air laut, serta minimnya data antemortem yang diserahkan keluarga.

"Kami terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan rumah sakit, untuk mempercepat proses identifikasi. Setiap jenazah diperiksa secara menyeluruh sesuai standar internasional," ujar salah satu anggota tim DVI.

Metode identifikasi yang digunakan mencakup pemeriksaan sidik jari, rekam gigi, DNA, serta ciri-ciri khusus seperti bekas luka, tato, atau operasi. Data-data tersebut kemudian dicocokkan dengan laporan orang hilang yang disampaikan keluarga korban.

Selain itu, tim DVI juga mengerahkan tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu, termasuk dokter forensik, dokter gigi, dan antropolog. Proses ini memakan waktu karena setiap jenazah harus ditangani dengan hati-hati agar tidak terjadi kesalahan identifikasi.

Keluarga Korban Menanti Kepastian

Di sisi lain, sejumlah keluarga korban masih menunggu di posko informasi yang didirikan di sekitar rumah sakit. Mereka berharap jenazah anggota keluarganya segera teridentifikasi agar dapat dimakamkan sesuai prosedur.

Seorang keluarga korban mengaku telah menyerahkan sampel DNA dan data antemortem sejak beberapa hari lalu. Ia berharap proses identifikasi dapat selesai lebih cepat mengingat kondisi jenazah yang semakin sulit dikenali.

Pemerintah daerah setempat juga telah menyiapkan fasilitas pendukung, seperti kantong jenazah, peti mati, serta kendaraan ambulans untuk mengangkut jenazah ke kampung halaman masing-masing. Posko kesehatan dan dapur umum turut didirikan untuk melayani keluarga korban yang menunggu.

KM Virgo Tenggelam di Perairan Pandeglang

KM Virgo dilaporkan tenggelam saat berlayar di perairan Pandeglang, Banten. Peristiwa nahas tersebut menyebabkan sejumlah penumpang meninggal dunia dan sebagian lainnya masih dalam proses pencarian serta identifikasi.

Penyebab pasti tenggelamnya kapal masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di perairan tersebut. Namun, apakah faktor cuaca menjadi penyebab utama masih menunggu hasil investigasi resmi.

Kapal-kapal pencari dan tim SAR gabungan terus dikerahkan untuk menyisir lokasi kejadian. Selain mencari korban yang belum ditemukan, tim juga melakukan penyelaman untuk memastikan tidak ada jenazah yang terjebak di dalam bangkai kapal.

Imbauan kepada Keluarga Korban

Tim DVI mengimbau keluarga korban yang belum melaporkan anggota keluarganya agar segera mendatangi posko informasi. Data antemortem yang lengkap, seperti foto terakhir, ciri fisik, dan riwayat kesehatan, sangat membantu proses identifikasi.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Segala perkembangan resmi akan disampaikan melalui posko informasi dan saluran komunikasi pemerintah daerah.

Dengan bertambahnya 12 korban yang teridentifikasi, total korban yang sudah dikenali terus meningkat. Proses identifikasi diharapkan selesai dalam waktu dekat sehingga seluruh korban dapat diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan dengan layak.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Farid Saputra

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter