30, 2026
Nasional

2 Jasad Korban KM Virgo Terdampar di Seruyan, Masih Kenakan Pelampung

Hendra Hartono
Hendra Hartono Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

2 Jasad Korban KM Virgo Terdampar di Seruyan, Masih Kenakan Pelampung

Kapal Motor (KM) Virgo yang tenggelam di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah, menelan korban jiwa. Dua jasad korban berhasil ditemukan oleh tim SAR dalam kondisi masih mengenakan pelampung. Penemuan ini menambah daftar korban jiwa akibat kecelakaan kapal yang mengangkut batu bara ini.

Menurut Kepala Basarnas Palangkaraya, Yosrizal, kedua jasad korban ditemukan pada Rabu (15/3) pagi di perairan Desa Sungai Besar, Kecamatan Seruyan Hilir. "Kedua jasad korban dalam kondisi mengenakan pelampung dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Tim SAR langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Seruyan untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut," ujar Yosrizal.

Kronologi Kecelakaan

KM Virgo yang berlayar dari Pelabuhan Kumai, Kotawaringin Barat, menuju Pelabuhan Kumai dengan muatan batu bara, tenggelam pada Minggu (12/3) dini hari. Kapal ini diduga mengalami masalah mesin sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam di tengah laut.

Saat kejadian, KM Virgo membawa 20 awak kapal dan 5 penumpang. Sebagian besar penumpang dan awak kapal berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke laut dan menggunakan perahu darurat. Namun, beberapa di antaranya masih dalam status hilang dan diduga tenggelam bersama kapal.

Proses Pencarian Korban

Setelah menerima laporan tentang tenggelamnya KM Virgo, tim SAR segera melakukan pencarian. Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI AL, dan Polri turun ke lokasi untuk melakukan operasi SAR.

Sejauh ini, tim SAR telah berhasil menyelamatkan 15 orang dan menemukan 3 jasad korban. Dua jasad terbaru ditemukan pada Rabu pagi, sehingga total korban jiwa mencapai 5 orang. Sementara itu, 7 orang masih dalam status hilang dan diduga tenggelam bersama kapal.

Kondisi Korban yang Selamat

Para korban yang selamat dievakuasi ke RSUD Seruyan dan RSUD Kotawaringin Barat untuk mendapatkan perawatan medis. Mayoritas korban mengalami luka ringan seperti lecet dan luka memar akibat terbentur saat melompat ke laut atau terkena puing-puing kapal.

Kendala dalam Pencarian

Tim SAR menghadapi beberapa kendala dalam proses pencarian korban. Salah satunya adalah kondisi cuaca yang tidak menentu, sering kali hujan deras dan angin kencang menghambat operasi SAR.

Upaya Identifikasi Korban

Identifikasi korban dilakukan oleh tim forensik RSUD Seruyan dengan membandingkan data kesehatan dan ciri-ciri fisik yang dimiliki. Pihak berwenang juga telah menghubungi keluarga korban untuk meminta data-data pendukung identifikasi.

Tanggung Jawab Pihak Kapal

Insiden tenggelamnya KM Virgo kini menjadi sorotan pihak berwenang. Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Ahmad Yani, menyatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki penyebab kecelakaan dan menetapkan tanggung jawab pihak terkait.

Sementara itu, Kepala Kantor Willey (KW) Pelabuhan Kumai, Muhammad Rizki, menyatakan bahwa KM Virgo telah memenuhi persyaratan operasional sebelum berlayar. "Kapal telah melalui pemeriksaan rutin dan dinyatakan layak navigasi. Namun, kami tetap akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan," ujar Muhammad Rizki.

Respon Pemerintah Daerah

Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan telah menyiapkan bantuan bagi korban kecelakaan KM Virgo. Bantuan berupa obat-obatan, makanan, dan tempat tinggal sementara disiapkan untuk para korban yang selamat dan keluarga korban.

Pelajaran dari Insiden

Insiden tenggelamnya KM Virgo menjadi pelajaran bagi seluruh pihak terkait dalam mengoperasikan kapal. Pentingnya memastikan kondisi kapal prima dan siap navigasi sebelum berlayar menjadi hal yang krusial.

Saat ini, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR. Meskipun harapan untuk menemukan korban masih hidup semakin kecil, tim tetap berkomitmen untuk menyelesaikan operasi SAR hingga korban bisa ditemukan seluruhnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Hartono

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter