30, 2026
Nasional

Polri Kerahkan 5.641 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Maya Anggraini
Maya Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Polri Siagakan 5.641 Personel untuk Amankan Piala ASEAN FIFA 2026

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan bahwa pihaknya akan mengerahkan 5.641 personel guna mengamankan penyelenggaraan Piala ASEAN FIFA 2026. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11/2022). Jenderal Sigit menjelaskan bahwa penempatan personel ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama penyelenggaraan turnamen sepak bola bergengsi tersebut.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Ahmad Ramadhan menyatakan bahwa personel yang akan diterjunkan berasal dari berbagai satuan di lingkungan Polri. "Kami akan menggabungkan kekuatan dari Polda setempat, Brimob, Dit Samapta, Propam, dan satuan lainnya untuk membentuk satuan tugas khusus yang akan mengamankan setiap pertandingan dan aktivitas terkait," ujar Ramadhan.

Pembagian Tugas Personel

Menurut rencana, personel tersebut akan dibagi menjadi beberapa satuan tugas sesuai dengan fungsinya. Sebanyak 2.500 personel akan ditempatkan di setiap stadion yang menjadi tuan rumah pertandingan. Mereka bertugas untuk mengamankan area stadion, mengatur arus lalu lintas penonton, serta menjaga keamanan para pemain, ofisial, dan tamu undangan.

Satuan lainnya sebanyak 1.200 personel akan bertugas di sekitar hotel dan markas tim. "Kami memastikan setiap tim memiliki keamanan yang memadai baik saat bertransportasi maupun saat berada di akomodasi mereka," tambah Irjen Ramadhan. Selain itu, 800 personel dari Brimob akan siaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan gangguan keamanan yang bersifat ekstrem.

Satuan tugas intelijen akan diterjunkan sebanyak 500 personel untuk melakukan pemantauan dan analisis terhadap potensi gangguan keamanan. "Intelijen kami akan bekerja sama dengan intelijen negara untuk memastikan tidak ada ancaman yang dapat mengganggu kelancaran turnamen," jelas Sigit. Sisanya, 641 personel akan ditempatkan di pos-pos pengamanan strategis di sepanjang rute yang akan dilalui oleh rombongan tim peserta.

Langkah-langkah Pengamanan

Dalam konferensi pers tersebut, Polri juga menguraikan serangkaian langkah pengamanan yang akan diterapkan. Salah satunya adalah penerapan sistem pemeriksaan keamanan yang ketat di semua pintu masuk stadion. "Setiap penonton akan diperiksa menggunakan detektor logam dan scanner tubuh untuk memastikan tidak membawa benda-benda berbahaya," ujar Kepala Polda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Selain itu, Polri akan menerapkan sistem keamanan berbasis teknologi. "Kami akan menggunakan CCTV dengan resolusi tinggi yang terpasang di sekitar stadion dan rute yang dilewati tim peserta. Sistem ini akan terintegrasi dengan pusat pengendalian operasional (Pusdokops) yang kami siapkan," tambah Fadil.

Untuk mengantisipasi kerumunan yang berpotensi menimbulkan amukan, Polri akan menerapkan sistem tiket elektronik yang membatasi jumlah penonton di setiap tribun. "Sistem ini akan membantu kami mengontrol jumlah penonton dan mencegah terjadinya kerumunan yang berlebihan," jelasnya.

Koordinasi dengan Instansi Lain

Polri juga menegaskan bahwa pengamanan Piala ASEAN FIFA 2026 tidak akan dilakukan secara mandiri. Pihaknya akan melakukan koordinasi intensif dengan TNI, Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Urusan Intelijen dan Keamanan (Satuan Intelijen dan Keamanan), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), serta pihak berwenang di negara-negara peserta turnamen.

"Kami juga akan bekerja sama dengan penyelenggara turnamen dan pemerintah setempat dalam merumuskan rencana pengamanan yang komprehensif," ujar Jenderal Sigit. Ia menambahkan bahwa seluruh personel yang diterjunkan akan mendapat pelatihan khusus tentang manajemen kerumunan dan penanganan situasi darurat sebelum turnamen dimulai.

Tanggapan Publik

Pengumuman ini mendapat beragam respons dari publik. Beberapa pihak menyambut baik langkah Polri yang dianggap proaktif dalam menyiapkan keamanan. "Ini pertanda baik bahwa Polri serius menyelenggarakan turnamen internasional ini. Keamanan adalah prioritas utama," kata Ahmad, seorang penggemar sepak bola.

Sementara itu, beberapa kalangan berharap agar pengamanan tidak berlebihan hingga mengganggu kenyamanan penonton. "Harapnya pengamanan tidak membuat para penonton merasa tidak nyaman atau diawasi secara berlebihan," ujar Maya, aktivis hak asasi manusia.

Dengan pengamanan yang matang, diharapkan Piala ASEAN FIFA 2026 dapat berjalan sukses dan aman, sekaligus memperlihatkan kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan event olahraga skala internasional. Jenderal Sigit menegaskan bahwa Polri siap menghadapi segala tantangan menjelang dan selama penyelenggaraan turnamen.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Maya Anggraini

Fokus pada kesehatan mental, mindfulness, dan produktivitas.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter