18, 2026
Nasional

3 Pelatih Klub BRI Super League yang Sudah Kena Pecat: Jean-Paul van Gastel Korban Terkini

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

3 Pelatih Klub BRI Super League yang Sudah Kena Pecat: Jean-Paul van Gastel Korban Terkini

Sejak awal musim kompetisi BRI Super League 2023/2024, beberapa pelatih telah harus menerima nasib yang tidak diinginkan, yakni dipecat oleh klub masing-masing. Terbaru, Jean-Paul van Gastel menjadi korban terkini setelah resmi dipecat oleh Persija Jakarta pada Rabu (31/1/2024). Keputusan ini diambil setelah tim Macan Kemayoran mengalami serangkaian hasil buruk di awal musim.

Van Gastel yang baru menangani Persija sejak November 2023 harus rela hengkang meski hanya memimpin tim dalam enam laga. Di bawah asuhan eks-pemain internasional Belanda ini, Persija hanya mampu meraih satu kemenangan, dua kali imbang, dan tapis mengalami kekalahan. Performa yang menurun membuat manajemen akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama.

Korban Pecatan di BRI Super League

Van Gastel bukan satu-satunya pelatih yang harus menerima sanksi dipecat di tengah jalan kompetisi BRI Super League. Sebelumnya, ada beberapa nama pelatih lainnya yang mengalami nasih serupa. Berikut tiga pelatih yang telah dipecat klubnya di musim ini:

Jean-Paul van Gastel (Persija Jakarta)

Kepergian van Gastel menandai akhir dari singkatnya karirnya di Persija. Pelatih berusia 51 tahun ini datang dengan reputasi baik setelah sebelumnya sukses melatih PSIS Semarang. Akan tetapi, di ibu kota, ia gagal membangun performa yang konsisten.

Dalam enam laga di bawah asuhan van Gastel, Persija mengoleksi 7 poin dari satu kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan. Performa ini jauh dari ekspektasi manajemen yang menargetkan Persija bisa bersaing di papan atas klasemen. Khususnya di ajang AFC Champions League, performa tim menjadi sorotan utama.

Manajemen Persija dalam konferensi pers menyatakan bahwa keputusan diambil demi kebaikan tim di masa depan. "Kami telah berdiskusi secara intensif dan menyadari bahwa perubahan diperlukan untuk mencapai target musim ini," ujar Direktur Teknik Persija, Novan Setiawan.

Ricardo Rodriguez (Persib Bandung)

Sebelum van Gastel, Ricardo Rodriguez juga harus merasakan pahnya dipecat. Pelatih asal Spanyol ini dipecat pada Desember 2023 setelah Persib mengalami penurunan performa drastis. Rodriguez yang sebelumnya berhasil membawa Persib menjadi runner-up Piala Indonesia 2022, harus rela hengkang setelah hanya memimpin tim dalam 21 laga.

Dibawah asuhan Rodriguez, Persib mengalami 7 kekalahan dalam 10 laga terakhirnya. Performa buruk ini membuat tim Maung Bandung terpuruk di pengan klasemen sementara. Keputusan untuk memecat Rodriguez diambil setelah pertemuan antara manajemen dengan pelatih asal Spanyol tersebut.

"Kami menghargai kontribusi Bapak Rodriguez, tetapi kami membutuhkan perubahan untuk membangun momentum baru," jelas Ketua Umum Persib, Umuh Muchtar saat mengumumkan keputusan tersebut.

Dejan Antonic (Bhayangkara FC)

Selain van Gastel dan Rodriguez, Dejan Antonic juga menjadi korban pecatan di BRI Super League musim ini. Pelatih asal Serbia ini dipecat oleh Bhayangkara pada November 2023 setelah timnya hanya mampu meraih dua kemenangan dalam 12 laga awal kompetisi.

Antonic yang sebelumnya dikenal sebagai pelatih yang sukses di Liga Indonesia harus menepi dari kursi kepelatihan Bhayangkara. Performa tim yang menurun di bawah asuhannya membuat manajemen akhirnya mengambil langkah tegas.

"Kami mencoba memberikan waktu dan ruang bagi pelatih, tetapi hasil yang diberikan belum memenuhi ekspektasi," ujar sepetinggi manajemen Bhayangkara saat itu.

Tren Pecatan di Tengah Musim

Sekelompok pelatih yang dipecat di tengah jalan kompetisi menunjukkan bahwa BRI Super League memasuki fase kompetitif yang sangat ketat. Setiap klub menekan performa maksimal dari timnya untuk mencapai target musim, baik itu juara, lolos ke kompetisi Asia, atau menghindari degradasi.

Para analis sepakbola menyatakan bahwa tren pecatan pelatih di tengah musim bukanlah hal baru di dunia sepakbola, terutama di kompetisi yang kompetitif seperti Indonesia. "Ini adalah bagian dari industri sepakbola di mana hasil menjadi ukuran utama," kata eks-pelatih dan analis sepakbola, Bambang Nurdiansyah.

Bagi para pelatih yang dipecat, kepergian dari klub tentu menjadi pengalaman pahit. Namun, dalam dunia sepakbola, karier bisa bergerak cepat. Van Gastel, Rodriguez, dan Antonic kini akan mencari peluang baru untuk membuktikan diri di kompetisi lain.

Sementara itu, klub-klub yang sudah memecat pelatihnya sekarang berjuang untuk menemukan pengganti yang tepat yang dapat membawa tim kembali ke jalur kemenangan. Proses pencarian pelatih baru akan menjadi fokus utama bagi Persija, Persib, dan Bhayangkara di jeda kompetisi mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter