30, 2026
Nasional

3 Pengeroyok di Kerusuhan Jakarta 27 Agustus Pekerja Serabutan di Sekitar TKP

Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiawan dalam kerusuhan 27 Agustus. Ketiganya adalah pekerja serabutan.]]>

Hendra Wijaya
Hendra Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

3 Pengeroyok di Kerusuhan Jakarta 27 Agustus Pekerja Serabutan di Sekitar TKP

3 Pengeroyok di Kerusuhan Jakarta 27 Agustus Ditangkap Terkait Pekerja Serabutan di Sekitar TKP

Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap pekerja serabutan di tengah kerusuhan yang terjadi pada 27 Agustus lalu di Jakarta. Ketiga tersangka ini diamankan oleh aparat kepolisian setelah adanya laporan dari korban yang menjadi sasaran penganiayaan di lokasi kejadian.

Insiden ini terjadi di tengah suasana tegang yang melanda ibu kota pada 27 Agustus lalu, ketika aksi unjuk rasa berubah menjadi kerusuhan massal. Sejumlah pekerja serabutan yang sedang melaksanakan tugas di sekitar titik kejadian (TKP) menjadi sasaran serangan dari sekelompok orang yang tidak dikenal.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Kepala Polisi Metro Jakarta, Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kejadian bermula ketika sekelompok pekerja serabutan sedang membersihkan jalanan di sekitar lokasi unjuk rasa. Tiba-tiba, mereka dihampiri oleh tiga pria yang tidak mengenakan seragam resmi.

Para pria tersebut langsung melakukan penganiayaan terhadap para pekerja dengan menggunakan senjata tajam dan palu. "Korban sempat berusaha melarikan diri, namun karena jumlahnya lebih banyak, korban berhasil disergap," ujar Sigit dalam konferensi pers yang diadakan pada Rabu (1/9).

Dalam kejadian itu, dua pekerja serabutan mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, satu pekerja lainnya mengalami luka ringan dan bisa ditangani di lokasi.

Penangkapan Tersangka

Setelah menerima laporan dari korban, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi tiga pelaku yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. "Kami berhasil mengamankan ketiga tersangka di beberapa lokasi yang berbeda di Jakarta pada Selasa malam," jelas Sigit.

Menurut Sigit, ketiga tersangka merupakan warga Jakarta yang berusia antara 20 hingga 25 tahun. Mereka diamankan berdasarkan hasil pengembangan dari keterangan saksi mata dan bukti CCTV yang berhasil direkam oleh seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

"Dari hasil interogasi, tersangka mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap para pekerja. Mereka mengaku terprovokasi oleh situasi yang sedang terjadi di lokasi," kata Sigit.

Motif dan Penyidikan Lanjutan

Polisi masih menyelidiki motif utama di balik penganiayaan tersebut. Awalnya, diduga para pelaku terlibat dalam aksi unjuk rasa yang sedang berlangsung. Namun, setelah ditelusiki lebih jauh, motif tersebut ternyata tidak benar.

Polisi juga menyita barang bukti berupa dua senjata tajam dan satu palu yang digunakan dalam penganiayaan tersebut. Barang bukti itu diamankan dari tempat persembunyian tersangka di Jakarta Selatan.

Reaksi Pemerintah dan Masyarakat

Insiden ini menuai banyak kritik dari berbagai pihak. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan prihatin atas kekerasan yang dialami para pekerja serabutan.

Sementara itu, Serikat Pekerja Indonesia (SPI) menuntut agar polisi segera menyelesaikan penyidikan kasus ini dan memberikan hukuman yang setimpal bagi para pelaku. "Para pekerja serabutan sudah rentan secara ekonomi, namun kini mereka juga harus menghadapi risiko kekerasan saat bekerja. Ini tidak bisa ditoleransi," kata Ketua SPI, Ahmad Yani.

Dalam perkembangannya, polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini untuk mengetahui apakah ada pihak lain yang terlibak dalam penganiayaan tersebut. "Kami tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi ini. Oleh karena itu, kami terus mengembangkan penyidikan," pungkas Sigit.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter