30, 2026
Gaya Hidup

5 Operasi Tak Ditanggung BPJS Kesehatan September 2026, Wajib Tahu!

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan tidak menanggung semua jenis operasi. Simak!]]>

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

5 Operasi Tak Ditanggung BPJS Kesehatan September 2026, Wajib Tahu!

5 Operasi Tak Ditanggung BPJS Kesehatan: Informasi Penting untuk Peserta

Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan terus berupaya memberikan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh peserta. Namun, ada beberapa jenis operasi yang tidak ditanggung oleh program jaminan kesehatan nasional ini. Mengetahui informasi ini sangat penting bagi peserta agar tidak terjadi kebingungan atau kekecewaan saat membutuhkan layanan medis khusus. Berikut adalah lima jenis operasi yang tidak termasuk dalam cakupan BPJS Kesehatan.

1. Operasi Estetis dan Bedah Plastik Murni

Operasi estetis atau bedah plastik yang dilakukan untuk tujuan perbaikan penampilan tanpa adanya indikasi medis yang mendesak tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Ini termasuk operasi rhinoplasti (perbaikan bentuk hidung), blefaroplasti (pembedahan kelopak mata), otoplasti (perbaiki bentuk telinga), dan berbagai jenis operasi lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan penampilan estetik. BPJS Kesehatan hanya akan menanggung operasi plastik jika terdapat indikasi medis yang jelas, seperti penyakit kongenital, trauma akibat kecelakaan, atau kondisi medis yang mengganggu fungsi tubuh.

2. Operasi Katarak dengan Implan Lensa Khusus

Operasi katarak merupakan salah satu prosedur yang paling sering dilakukan dan sebagian besar biayanya ditanggung BPJS Kesehatan. Namun, jika peserta memilih untuk menggunakan implan lensa intraokular (IOL) dengan teknologi canggih atau merek tertentu yang tidak termasuk dalam standar BPJS, biaya tambahan untuk lensa tersebut tidak ditanggung. Peserta harus membayar selisih harga antara lensa standar yang ditanggung BPJS dengan lensa premium yang dipilihnya.

3. Operasi Penyakit Kronis Tahap Lanjut

Beberapa penyakit kronis yang mencapai tahap lanjut sering kali memerlukan perawatan intensif dan operasi yang kompleks. BPJS Kesehatan mungkin tidak menanggung seluruh biaya operasi jika kondisi pasien sudah sangat kritis dan memerlukan teknologi medis yang sangat spesifik dengan biaya tinggi. Contohnya operasi jantung koroner multi-vessel, operasi tumor stadium lanjut, atau transplantasi organ dalam kondisi pasien yang sudah sangat lemah. Dalam kasus seperti ini, BPJS Kesehatan hanya akan menanggung sesuai dengan standar yang berlaku.

4. Operasi untuk Penyakit yang Bukan Bagian dari Daftar Penyakit Ditanggung

BPJS Kesehatan memiliki daftar penyakit yang ditanggung berdasarkan peraturan yang berlaku. Beberapa jenis penyakit atau kondisi medis tertentu tidak termasuk dalam daftar ini. Operasi yang berkaitan dengan kondisi tersebut tidak akan ditanggung. Contohnya beberapa jenis operasi untuk penyakit langka atau penyakit yang masih dalam tahap penelitian. Peserta perlu memahami cakupan benefit yang diberikan BPJS Kesehatan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

5. Operasi yang Dilakukan di Luang Jangka Waktu Tertentu

Ada beberapa jenis operasi yang memiliki batasan waktu penanganan menurut standar protokol medis. Jika operasi dilakukan di luar jangka waktu yang ditentukan, BPJS Kesehatan mungkin tidak menanggungnya. Contohnya operasi darurat yang harus segera dilakukan tetapi menunggu persetujuan rujukan terlalu lama. Dalam situasi seperti ini, peserta harus mempertimbangkan konsekuensi biaya yang timbul.

Peserta BPJS Kesehatan disarankan untuk selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada petugas BPJS atau rumah sakit mitra sebelum menjalani operasi. Hal ini penting untuk memastikan apakah operasi yang akan dilakukan termasuk atau tidak dalam cakupan BPJS Kesehatan. Selain itu, peserta juga dapat mempelajari lebih lanjut tentang benefit yang diberikan dengan membaca buku petunjuk peserta atau mengunjungi website resmi BPJS Kesehatan.

Pemahaman yang baik mengenai cakupan BPJS Kesehatan akan membantu peserta dalam merencanakan kebutuhan kesehatan mereka dan menghindari biaya yang tidak terduga. Meskipun ada beberapa batasan, BPJS Kesehatan tetap menjadi pilihan utama jaminan kesehatan yang memberikan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter