30, 2026
Nasional

Anak Tiri di Bandung Setrum Ibu Sambung Lalu Tikam Berkali-kali Hingga Tewas, Motifnya Bikin Geger

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2024/12/05/6751a58ced83f-dipicu-dendam-dan-sakit-hati-pria-di-sergai-bunuh-istrinya-lalu-bacok-mertua_665_374.jpeg" align="left" hspace="7" width="100" />

Dewi Lestari
Dewi Lestari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Seorang pria berinisial R alias Anwar (24) tega menghabisi nyawa ibu sambungnya sendiri, S (45), di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cibaduyut, Kota Bandung, Jawa Barat. Peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi pada Selasa dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB, ketika korban sedang tertidur pulas. Pelaku tidak hanya menyetrum korban, tetapi juga menikamnya berkali-kali hingga tewas di tempat.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, aksi keji tersebut berlangsung cepat dan penuh perencanaan. Pelaku terlebih dahulu menyetrum korban menggunakan kabel listrik yang telah dimodifikasi. Setelah korban tak berdaya, pelaku menghujamkan senjata tajam jenis pisau ke beberapa bagian tubuh korban, termasuk leher dan dada. Warga sekitar yang mendengar keributan sempat berusaha menolong, namun nyawa korban tidak tertolong karena luka yang sangat parah.

Kronologi Kejadian

Kapolrestabes Bandung melalui Kasat Reskrim menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika pelaku datang ke rumah kontrakan korban pada malam hari. Pelaku yang merupakan anak tiri korban berpura-pura ingin bersilaturahmi. Korban yang tidak curiga lantas membukakan pintu. Setelah korban kembali tidur, pelaku menyelinap dan langsung melancarkan aksinya.

"Pelaku masuk ke dalam kamar korban, kemudian menyetrum korban dengan kabel listrik. Setelah korban lemas, pelaku menikam korban berkali-kali menggunakan pisau dapur," ujar Kasat Reskrim kepada wartawan, Selasa siang. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda perlawanan berarti dari korban. Diduga kuat korban sudah tidak berdaya setelah disetrum. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Hasil autopsi mengungkap bahwa penyebab kematian utama adalah luka tusuk di bagian leher yang mengenai pembuluh darah besar.

Motif Dendam Lama

Motif pembunuhan ini terungkap setelah polisi memeriksa pelaku secara intensif. Berdasarkan pengakuan pelaku, aksi tersebut dilatarbelakangi oleh dendam yang telah lama terpendam. Pelaku merasa sakit hati karena korban dianggap sering memarahinya dan tidak memberikan kasih sayang seperti ibu kandung. Selain itu, pelaku juga disebut kerap terlibat cekcok dengan korban terkait masalah ekonomi dan warisan.

"Motifnya adalah dendam dan sakit hati yang sudah lama dipendam. Pelaku merasa diperlakukan tidak adil oleh korban sebagai ibu sambungnya," jelas pihak kepolisian. Pelaku juga mengaku sempat merencanakan pembunuhan tersebut beberapa hari sebelum eksekusi. Ia bahkan sempat membeli pisau baru yang digunakan untuk menghabisi korban.

Warga sekitar mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Menurut mereka, korban dikenal sebagai sosok yang ramah dan aktif dalam kegiatan lingkungan. Sementara itu, pelaku dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang bergaul. Tetangga korban menyebut pelaku sempat tinggal bersama korban beberapa bulan terakhir sebelum akhirnya pindah karena konflik.

Ancaman Hukuman

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman hukuman maksimal yang menjerat pelaku adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta memeriksa sejumlah saksi, termasuk anggota keluarga korban.

Kapolrestabes Bandung mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada aparat. Ia juga mengingatkan pentingnya penyelesaian konflik keluarga secara dewasa dan melibatkan pihak ketiga yang netral. "Kasus ini menjadi pelajaran berharga bahwa dendam yang dipendam dapat berujung pada tindakan kriminal yang sangat merugikan," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolrestabes Bandung. Barang bukti berupa kabel listrik, sebilah pisau, dan pakaian korban yang berlumuran darah telah diamankan. Pihak keluarga korban dijadwalkan memberikan keterangan tambahan dalam waktu dekat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dewi Lestari

Penulis kesehatan & nutrisi. Fokus pada topik gizi keluarga dan pola hidup sehat alami.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter