30, 2026
Nasional

Astra Kasih Pelatihan UMKM Belajar Meracik Konten Perluas Pemasaran Produk

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/02/28/69a2149ead49d-gedung-astra_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jakarta — PT Astra International Tbk kembali memperkuat komitmennya terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program pelatihan pemasaran digital. Kali ini, sejumlah pelaku UMKM binaan mendapatkan pendampingan intensif untuk meracik konten promosi yang efektif, sebagai upaya memperluas jangkauan pasar produk mereka di era ekonomi digital.

Pelatihan yang berlangsung di Gedung Astra, Jakarta, ini menyasar para pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, hingga jasa. Para peserta dibekali keterampilan praktis dalam memproduksi konten visual dan tulisan yang menarik, memahami perilaku konsumen daring, serta memanfaatkan platform media sosial dan lokapasar (marketplace) secara optimal.

Pentingnya Konten dalam Pemasaran Digital

Dalam sesi pelatihan, para fasilitator menekankan bahwa konten bukan sekadar pelengkap, melainkan ujung tombak pemasaran produk di ruang digital. Konten yang dirancang dengan baik mampu membangun kesadaran merek, menarik minat calon pembeli, hingga mendorong keputusan pembelian. Sayangnya, masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami cara mengemas pesan promosi secara tepat.

“Banyak pelaku UMKM memiliki produk berkualitas, tetapi belum mampu mengomunikasikan nilai jualnya melalui konten yang menarik. Di sinilah peran pelatihan ini menjadi penting,” ujar salah satu perwakilan Astra dalam keterangannya.

Materi pelatihan mencakup dasar-dasar fotografi produk menggunakan telepon seluler, penulisan naskah promosi yang persuasif, penyusunan jadwal unggahan, hingga pemanfaatan fitur iklan berbayar. Peserta juga dilatih membaca data analitik sederhana untuk mengukur efektivitas konten yang telah dipublikasikan.

Praktik Langsung dan Pendampingan

Tak hanya teori, peserta diajak langsung mempraktikkan pembuatan konten. Mereka ditantang memotret produk unggulan masing-masing, menyusun keterangan foto yang menjual, dan mengunggahnya ke akun media sosial. Hasil karya kemudian dibahas bersama untuk mendapatkan masukan perbaikan.

Metode belajar sambil melakukan ini dinilai efektif meningkatkan kepercayaan diri peserta. Sejumlah peserta mengaku sebelumnya ragu tampil di media sosial karena merasa tidak memiliki peralatan mahal. Namun, setelah pelatihan, mereka menyadari bahwa ponsel sederhana pun bisa menghasilkan konten berkualitas asalkan memahami teknik dasar.

“Saya baru sadar, foto produk tidak harus pakai kamera profesional. Yang penting pencahayaan dan sudut pengambilan tepat. Sekarang saya lebih berani mengunggah konten setiap hari,” kata salah seorang peserta dari sektor kuliner.

Dampak bagi Pelaku Usaha

Program pelatihan ini merupakan bagian dari pilar kewirausahaan Astra yang telah berjalan bertahun-tahun. Melalui pendekatan berkelanjutan, perusahaan tidak hanya memberikan bantuan modal atau peralatan, tetapi juga penguatan kapasitas sumber daya manusia. Tujuannya agar UMKM binaan mampu naik kelas dan mandiri secara ekonomi.

Data internal Astra menunjukkan bahwa pelaku UMKM yang rutin mendapatkan pendampingan pemasaran digital mengalami peningkatan omzet signifikan. Beberapa di antaranya bahkan berhasil menembus pasar ekspor setelah produknya dikenal luas melalui kanal daring.

Selain pelatihan konten, Astra juga memfasilitasi akses permodalan, sertifikasi produk, serta jejaring kemitraan dengan pelaku usaha besar. Ekosistem ini diharapkan mempercepat pertumbuhan UMKM yang pada akhirnya berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan penguatan perekonomian nasional.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Meski pelatihan memberi bekal berharga, tantangan di lapangan tetap ada. Perubahan algoritma platform digital yang cepat menuntut pelaku UMKM untuk terus belajar dan beradaptasi. Karena itu, Astra berencana menggelar sesi lanjutan dengan materi yang lebih spesifik, seperti pemasaran melalui siaran langsung (live streaming) dan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk membuat konten.

Para pelaku UMKM berharap program semacam ini menjangkau lebih banyak peserta di berbagai daerah, tidak hanya terpusat di kota besar. Mereka menilai pendampingan berkelanjutan jauh lebih bermanfaat dibandingkan pelatihan sekali jadi.

Dengan penguasaan konten digital yang mumpuni, UMKM Indonesia diharapkan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Langkah Astra ini menjadi salah satu contoh nyata kolaborasi antara korporasi dan pelaku usaha kecil dalam mendorong pemulihan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter