02, 2026
Olahraga

Azizah Salsha Kembalu Dihujat, Kali Ini Usai Pamer Kedekatan dengan Baila: Aku Seburuk Itu?

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/03/06/69aaa7fb3f113-selebgram-sekaligus-istri-pemain-timnas-indonesia-pratama-arhan-azizah-salsha_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Budi Santoso
Budi Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Azizah Salsha Kembali Menjadi Sasaran Hujatan Warganet

Azizah Salsha, selebgram yang juga dikenal sebagai istri pemain timnas Indonesia Pratama Arhan, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ia mendapat gelombang kritik dan hujatan dari warganet setelah mengunggah momen kebersamaannya dengan Baila, sosok yang belakangan ini kerap dikaitkan dengannya dalam berbagai konten media sosial. Unggahan tersebut memicu reaksi keras dari sebagian pengguna platform digital, yang menilai kedekatan itu sebagai hal yang tidak pantas dilakukan oleh seorang perempuan yang telah menikah.

Dalam unggahan yang beredar, Azizah tampak menunjukkan kedekatan dengan Baila melalui sejumlah foto dan video yang dibagikan di akun media sosialnya. Interaksi keduanya terlihat akrab, hangat, dan penuh canda. Namun, alih-alih mendapat respons positif, unggahan itu justru menuai komentar negatif dari warganet yang menilai bahwa sikap tersebut melampaui batas. Sebagian pihak menuding Azizah tidak menjaga etika sebagai istri seorang atlet yang tengah membela nama bangsa di kancah internasional.

Respons Azizah Salsha di Tengah Tekanan Publik

Menghadapi derasnya kritik, Azizah Salsha akhirnya memberikan tanggapan melalui unggahan di akun media sosialnya. Dengan nada tanya yang menyiratkan kekecewaan, ia mempertanyakan mengapa dirinya terus-menerus menjadi sasaran hujatan. "Aku seburuk itu?" demikian petikan kalimat yang dilontarkannya, menggambarkan beban psikologis yang tengah ia rasakan akibat tekanan publik yang tak kunjung reda.

Pernyataan tersebut memantik reaksi beragam. Sebagian warganet menilai Azizah berhak membela diri karena hujatan yang diterimanya kerap bersifat personal dan tidak berdasar. Namun, tidak sedikit pula yang tetap mempertahankan kritiknya dengan alasan norma sosial dan citra publik yang melekat pada dirinya sebagai figur yang memiliki pengikut cukup besar.

Dinamika Kehidupan Publik Figur Media Sosial

Kasus ini bukan pertama kali Azizah Salsha menghadapi gelombang hujatan. Sebelumnya, ia beberapa kali tersandung kontroversi yang membuat namanya menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Sebagai figur publik, setiap gerak-geriknya memang selalu menjadi perhatian, terutama karena statusnya sebagai pendamping pemain timnas Indonesia yang memiliki basis penggemar besar.

Fenomena ini mencerminkan bagaimana kehidupan selebritas media sosial di Indonesia kerap berada di bawah pengawasan ketat warganet. Batas antara ranah privat dan ruang publik menjadi kabur, sehingga hal-hal yang seharusnya bersifat pribadi dapat dengan mudah menjadi konsumsi massa. Tekanan sosial yang datang bertubi-tubi dapat berdampak pada kesehatan mental seseorang, termasuk mereka yang terbiasa tampil di depan kamera.

Pelajaran tentang Etika Bermedia Sosial

Di sisi lain, kritik yang muncul juga menjadi cerminan harapan sebagian masyarakat terhadap figur publik agar mampu menjaga sikap dan perilaku. Publik menuntut konsistensi antara citra yang dibangun di media sosial dengan realitas keseharian. Ketika ada hal yang dianggap menyimpang dari ekspektasi, respons negatif pun tak terhindarkan.

Namun, penting untuk dicatat bahwa kritik seharusnya disampaikan dengan cara yang santun dan konstruktif, bukan melalui ujaran kebencian atau perundungan siber. Perbedaan pendapat adalah hal wajar dalam ruang demokrasi digital, tetapi menjaga adab tetap menjadi prinsip utama agar diskusi tidak berubah menjadi serangan personal yang merugikan.

Hingga berita ini ditulis, Azizah Salsha belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut terkait gelombang kritik yang kembali menerpanya. Publik masih menantikan bagaimana ia akan menyikapi situasi ini ke depannya, sekaligus menjadi bahan refleksi bersama tentang batas antara kritik publik dan privasi individu di era digital.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Santoso

Penulis kesehatan pria dan pencegahan penyakit degeneratif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter