Bahlil Bocorkan Kementerian yang Bakal Berdi di Bawah Menko Hilirisasi
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap bahwa rencana pembentukan Kementerian Investasi dan Kementerian Pertambangan dan Energi telah disepakati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pembentukan Kementerian Koordinator (Menko) bidang Hilirisasi. Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Menteri BUMN Erick Thohir juga hadir dalam rakor yang digelar di Jakarta.
Airlangga menjelaskan bahwa pembahasan mengenai pembentukan kementerian baru tersebut telah melalui berbagai tahapan dan saat ini sedang dalam proses finalisasi. Menurutnya, pembentukan kementerian baru ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengakselerasi program hilirisasi di Indonesia.
"Kita sudah sepakat untuk membagi dua Kementerian ESDM menjadi Kementerian Energi dan Kementerian Pertambangan. Jadi nanti ada Kementerian Energi dan Kementerian Pertambangan," ujar Airlangga seperti dilansir dari Antara, Selasa (18/7/2023).
Pembahasan Masih Berlanjut
Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa pembahasan mengenai pembentukan kementerian baru masih berlanjut. Ia mengungkap bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menetapkan keputusan final.
"Masih dalam tahap pembahasan. Kami sedang mempertimbangkan berbagai opsi dan konsekuensi dari pembentukan kementerian baru ini," ujar Erick.
Erick menambahkan bahwa pemerintah juga mempertimbangkan efisiensi biaya dan efektivitas dalam mengelola kementerian baru. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir akan diumumkan setelah semua aspek telah dipertimbangkan dengan matang.
Kontroversi Pembentukan Kementerian Baru
Rencana pembentukan kementerian baru ini menuai berbagai respons dari berbagai pihak. Beberapa pihak mendukung rencana ini sebagai langkah strategis untuk mengakselerasi program hilirisasi. Namun, ada juga yang khawatir akan menambah beban biaya negara dan birokrasi.
Ketua Komisi XI DPR RI Tony Juwita Coerwani mengatakan bahwa pemerintah perlu mempertimbangkan dampak pembentukan kementerian baru terhadap anggaran negara. Menurutnya, pembentukan kementerian baru akan menambah beban belanja negara yang semakin besar.
"Pembentukan kementerian baru perlu dipertimbangkan secara matang, terutama dampaknya terhadap APBN. Jangan sampai malah menambah beban negara," ujar Tony.
Tinjauan Struktural Pemerintahan
Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI Bambang Wuryanto menyoroti aspek struktural pembentukan kementerian baru. Ia menilai bahwa perlu ada tinjauan menyeluruh mengenai efektivitas dan efisiensi struktur pemerintahan saat ini sebelum menambah kementerian baru.
Bambang menambahkan bahwa pemerintah perlu memastikan bahwa pembentukan kementerian baru tidak akan menimbulkan tumpang tindih fungsi antar kementerian. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang baik antar kementerian untuk mencapai target hilirisasi.
Tanggapan Menteri ESDM
Menteri ESDM Arifin Tasrif menanggapi positif rencana pembentukan kementerian baru. Ia menyatakan bahwa pembentukan Kementerian Energi dan Kementerian Pertambangan akan memudahkan pelaksanaan program hilirisasi.
Arifin menambahkan bahwa pemerintah juga akan memastikan bahwa sumber daya manusia yang ada di dalam kementerian baru tersebut memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan. Ia menegaskan bahwa penempatan pejabat di kementerian baru akan dilakukan secara objektif dan berdasarkan kompetensi.
Target Hilirisasi
Pembentukan kementerian baru ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan target hilirisasi di Indonesia. Target hilirisasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia melalui pengolahan dan penguatan industri hilir.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan bahwa target hilirisasi ini sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah namun masih banyak yang diekspor dalam bentuk bahan baku.
Suharso menambahkan bahwa pemerintah akan terus mendorong program hilirisasi melalui berbagai kebijakan dan regulasi yang mendukung. Ia menekankan pentingnya sinergi antar kementerian dan lembaga untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Langkah Selanjutnya
Setelah melalui berbagai pembahasan, pemerintah dijadwalkan akan mengumumkan keputusan final mengenai pembentukan kementerian baru dalam waktu dekat. Airlangga menegaskan bahwa semua pihak akan terus terlibat dalam proses pembentukan kementerian baru ini.
Pemerintah berharap dengan adanya kementerian baru ini, program hilirisasi dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Selain itu, diharapkan juga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komentar (0)