30, 2026
Ekonomi

Bank BSN Gandeng MBC Perluas Ekosistem Keuangan berbasis Syariah, Bidik Potensi Transaksi Emas

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/20/6aafd49262224-bsn_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Rizal Fahmi
Rizal Fahmi Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bank BSN Gandeng MBC Perluas Ekosistem Keuangan berbasis Syariah, Bidik Potensi Transaksi Emas

Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, melalui unit usahanya Bank Syariah Negara (BSN), mengumumkan kerja sama strategis dengan PT MBC Kapital Indonesia untuk memperluas ekosistem keuangan berbasis syariah. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan mengakselerasi pertumbuhan industri keuangan syariah, khususnya dalam bidang transaksi emas. Kerja sama ini membidik potensi transaksi emas yang semakin meningkat di Indonesia.

Strategi Integrasi Ekosistem Keuangan Syariah

Dalam MoU yang ditandatangani oleh Direktur Utama BSN Sigit Pramono dan Komisaris Utama MBC Kapital Indonesia Arya Dipayana ini, kedua pihak sepakat untuk mengembangkan produk dan layanan keuangan syariah yang inovatif. Khususnya, fokus utama adalah pada integrasi antara layanan perbankan syariah BSN dengan platform emas digital milik MBC Kapital Indonesia.

Sigit Pramono menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis BSN dalam memperluar jangkauan layanan syariah kepada masyarakat. "Emas telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan tradisi finansial masyarakat Indonesia. Dengan mengintegrasikan layanan emas digital ke dalam ekosistem BSN, kami memberikan akses yang lebih mudah dan aman bagi nasabah untuk berinvestasi dalam emas," ujarnya.

Potensi Pasar Transaksi Emas di Indonesia

Menurut data yang dikutip dari berbagai sumber, Indonesia memiliki salah satu pasar emas terbesar di dunia dengan tingkat kepemilikan emas perkapita yang relatif tinggi. Pasar emas digital di Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan pesat, terutama dalam beberapa tahun terakhir terutama sejak pandemi COVID-19.

Arya Dipayana menambahkan bahwa potensi pasar ini masih belum sepenuhnya tergali. "Banyak masyarakat Indonesia yang memiliki minat pada emas namun menghadapi kendala dalam akses dan kelengkapan informasi. Melalui kerja sama dengan BSN, kami berharap dapat memudahkan masyarakat untuk bertransaksi emas secara digital yang aman dan terpercaya," jelasnya.

Inovasi Produk Layanan Keuangan Syariah

Dalam kerja sama ini, BSN dan MBC Kapital Indonesia berencana mengembangkan berbagai produk layanan keuangan syariah yang inovatif. Beberapa produk yang sedang dipertimbangkan antara lain layanan pembiayaan berbasis emas, produk tabungan emas digital, serta layanan investasi emas yang terintegrasi dengan aplikasi mobile banking BSN.

"Kami melihat adanya peluang besar untuk mengembangkan produk-produk keuangan syariah yang berbasis aset nyata seperti emas. Hal ini sejalan dengan prinsip syariah yang menganut sistem real asset, sehingga memberikan nilai tambah bagi nasabah," jelas Sigit.

Sementara itu, Arya Dipayana menyoroti pentingnya inovasi dalam industri keuangan syariah. "Dengan teknologi digital yang semakin maju, kami dapat menciptakan produk-produk yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat modern namun tetap mempertahankan nilai-nilai syariah," ujarnya.

Dampak bagi Ekosistem Keuangan Syariah Indonesia

Para analis percaya bahwa kerja sama antara BSN dan MBC Kapital Indonesia akan memberikan dampak signifikan bagi perkembangan ekosistem keuangan syariah di Indonesia. Integrasi antara perbankan syariah dengan platform emas digital diharapkan dapat menarik minat masyarakat yang belum terlayani oleh sistem keuangan konvensional.

"Ini adalah langkah yang tepat dalam mengakselerasi inklusi keuangan syariah. Emas sebagai instrumen investasi yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dapat menjadi pionir untuk memperkenalkan produk keuangan syariah yang lain," komentar seorang analis keuangan yang meminta tidak disebutkan namanya.

Visi Jangka Panjang

Kedua pihak menyatakan bahwa kerja sama ini bukanlah sekadar proyek jangka pendek, melainkan bagian dari visi jangka panjang untuk membangun ekosistem keuangan syariah yang komprehensif di Indonesia. Rencana jangka panjang meliputi pengembangan produk-produk keuangan syariah lainnya yang berbasis aset real, serta ekspansi jangkauan layanan ke berbagai daerah di Indonesia.

"Kerja sama ini membuka peluang baru bagi BSN untuk menjadi pelopor dalam industri keuangan syariah digital di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan produk dan layanan yang inovatif demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat," pungkas Sigit Pramono.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizal Fahmi

Menulis review produk kesehatan, suplemen, dan teknologi wearables.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter