19, 2026
Ekonomi

Bisnis 3D Printing Gen Z Ini Melambung Setelah Viral, Keuntungan Tembus Rp 14,5 Miliar

Kevin Handayani
Kevin Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bisnis 3D Printing Gen Z Ini Melambung Setelah Viral, Keuntungan Tembus Rp 14,5 Miliar

Seorang generasi Z berhasil membangun bisnis 3D printing yang menggiurkan dengan keuntungan mencapai Rp 14,5 miliar dalam waktu singkat. Bisnis yang awalnya dimulai sebagai hobi kini menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.

Bisnis 3D printing yang dikembangkan oleh Muhammad Fajar (22), mahasiswa teknik di Jakarta, memulai perjalanannya pada awal 2022. Awalnya, Fajar hanya memiliki satu printer 3D bekas yang dibelinya dengan harga Rp 5 juta. Dengan modal terbatas itu, ia mulai mencoba membuat berbagai barang kecil seperti gantungan kunci, aksesoris, dan model miniatur.

Awal Mula Bisnis dari Hobi

Fajar mengaku awalnya tidak berpikir untuk menjual hasil karyanya. Ia hanya tertarik dengan teknologi 3D printing dan ingin mengembangkan keterampilannya. Namun, teman-temannya yang melihat hasil karyanya mulai meminta untuk memesan barang serupa.

"Saya mulai menerima orderan dari teman-teman kampus. Awalnya hanya beberapa item per minggu, tapi lama-kelamaan semakin banyak yang memesan," ujar Fajar dalam wawancara eksklusif.

Peluang bisnis mulai terbuka ketika Fajar memposting hasil karyanya di platform media sosial. Karya-karya unik dan detailnya cepat menarik perhatian netizen. Beberapa postingannya bahkan viral dan mendapatkan ratusan ribu likes serta komentar positif dari pengguna lain.

Perkembangan Bisnis yang Pesat

Setelah viral di media sosial, orderan mulai bermunculan dari berbagai kalangan. Fajar kemudian memutuskan untuk meningkatkan kapasitas produksinya dengan membeli dua printer 3D tambahan dan mempekerjakan dua asisten untuk membantu proses produksi.

"Saya tidak menyangka bisnis ini berkembang begitu cepat. Dari sekadar hobi, kini menjadi sumber penghasilan utama saya," tambah Fajar yang kini mampu menghasilkan keuntungan hingga Rp 14,5 miliar dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Bisnis 3D printing milik Fajar menawarkan berbagai produk custom seperti aksesoris teknologi, model karakter anime, hingga souvenir pernikahan. Ia juga menerima orderan khusus dengan desain sesuai permintaan pelanggan.

Tantangan dan Inovasi

Di tengah kesuksesan, Fajar juga menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah persaingan semakin ketat di dunia usaha 3D printing. Untuk tetap unggul, Fajar terus berinovasi dengan mengembangkan produk-produk baru dan meningkatkan kualitas hasil cetakan.

"Kualitas adalah prioritas utama saya. Selain itu, saya juga fokus pada pelayanan pelanggan yang baik dan pengiriman yang tepat waktu," jelas Fajar.

Salah satu inovasi terbesar Fajar adalah pengembangan aplikasi khusus yang memungkinkan pelanggan untuk mendesain sendiri produk mereka sebelum memesan. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi bisnisnya dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Rencana Masa Depan

Dengan kesuksesan yang diraih, Fajar tidak berhenti di situ. Ia memiliki rencana besar untuk mengembangkan bisnisnya ke level internasional. Fajar sedang mempersiapkan toko online dalam beberapa bahasa agar dapat menjangkau pasar global.

"Target saya adalah membuat bisnis 3D printing ini menjadi merek yang dikenal di tingkat internasional. Saya juga berencana membuka outlet fisik di beberapa kota besar di Indonesia," ungkap Fajar dengan penuh semangat.

Kisah sukses Fajar menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya bahwa hobi bisa dikembangkan menjadi bisnis yang menguntungkan. Dengan kombinasi kreativitas, ketekunan, dan pemanfaatan teknologi, bisnis kecil dapat berkembang pesat dan menghasilkan keuntungan yang signifikan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kevin Handayani

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter