30, 2026
Olahraga

Calvin Verdonk Kembali Tak Dimainkan, Lille Dipecundangi Tim Juru Kunci Nice

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/06/11/6a2a1bc958eb8-pemain-timnas-indonesia-calvin-verdonk_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Farid Saputra
Farid Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Calvin Verdonk Kembali Dapat Nasib Sama, Lille Dipecundangi Nice

Calvin Verdonk kembali mengalami nasib yang sama dalam karirnya bersama Lille. Pemain bertahan asal Belanda ini kembali tidak dimainkan dalam laga penting melawan Nice di pekan ke-36 Ligue 1 Prancis. Keputusan pelatih Lille, Paulo Fonseca, memaksa Verdonk menjadi pemain cadangan sejak menit awal pertandingan yang berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy, Minggu (11/6/2023).

Lille harus menelan kekalahan telak dengan skor 0-3 dari Nice dalam pertandingan yang berlangsung sangat dramatis. Performa tim tuan rumah yang mengecewakan menjadi bukti bahwa keputusan tidak memainkan Verdonk ternyata tidak menjadi solusi bagi perbaikan performa tim. Sebaliknya, Nice yang bermain dengan konsentrasi tinggi berhasil menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal.

Kehadiran Verdonk yang Ditunggu-tunggu

Keputusan Paulo Fonseca tidak memainkan Calvin Verdonk menjadi sorotan mengingat performa pemain 28 tahun ini sebelumnya cukup stabil. Verdonk yang bergabung dengan Lille pada musim panas 2022 dari klub Feyenoord sempat menjadi pilihan utama di posisi bek kiri. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, posisinya digantikan oleh pemain muda, Zeki Celik.

Kehadiran Verdonk di lini pertahanan Lille sebenarnya dinilai mampu memberikan stabilitas tambahan. Pengalamannya bermain di kompetisi Eropa dan juga kemampuannya membaca permainan lawan menjadi aset berharga bagi Lille. Namun, keputusan pelatih yang konsisten menepisnya menjadi misteri bagi para penggemar dan analis sepak bola.

Performa Nice yang Menjanjikan

Sementara itu, Nice tampil dengan performa yang luar biasa dalam pertandingan ini. Tim asuhan pelatih Francesco Farioli ini menunjukkan dominasi yang tidak bisa dibantah dari menit awal. Gol pertama Nice dicetak oleh Gaetan Laborde menit ke-23 melalui titik putih setelah terjadi handball di dalam kotak penalti.

Dua gol tambahan dicatatkan Nice di babak kedua. Terlebih, Lille bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-60 setelah pemain andalan mereka, Jonathan David, mendapat kartu merah langsung karena tendangan two-footed yang berbahaya. Nice memanfaatkan keunggulan pemain dengan mencetak gol kedua lewat Tiemoue Bakayoko menit ke-73 dan gol ketiga oleh Andy Delort di menit-menit akhir pertandingan.

Kritikan untuk Pelatih Lille

Kekalahan telak ini menimbulkan banyak kritikan bagi Paulo Fonseca. Pelatih asal Portugal ini dinilai membuat keputusan yang salah dengan tidak memainkan pemain-pemain berpengalaman seperti Verdonk dalam situasi yang genting. Performa Lille dalam beberapa pekan terakhir memang menurun drastis, dan kekalahan dari Nice menjadi bukti nyata kegagalan tim dalam menemukan form terbaik menjelang akhir musim.

Verdonk sendiri sebelumnya sempat menunjukkan performa yang cukap saat dimainkan. Ia mampu memberikan kontribusi baik dalam bertahan maupun menyerang. Namun, sepertinya kepercayaan Fonseca padanya masih terbatas. Hal ini berbanding terbalik dengan performa Celik yang seringkali membuat kesalahan dalam laga-laga sebelumnya.

Masa Depan Calvin Verdonk di Lille

Dengan kekalahan telak ini, masa depan Calvin Verdonk di Lille semakin tidak pasti. Kontraknya bersama Lille baru berakhir pada 2026, namun jika terus duduk di bangku cadangan, kemungkinan besar ia akan mencari klub baru di bursa transfer musim panas nanti.

Beberapa klub di Eropa, terutama dari Belanda dan Jerman, dikabarkan telah menunjukkan minat terhadap bek berusia 28 tahun ini. Verdonk yang masih memiliki umur produktif tentu tidak ingin menghabiskan waktunya hanya sebagai pemain cadangan. Ia membutuhkan waktu bermain yang konsisten untuk menjaga performa dan juga mempertahankan posisi di timnas Belanda.

Sementara itu, bagi Lille, kekalahan ini mungkin menjadi pukulan telak dalam ambisi mereka untuk mendapatkan tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Dengan posisi di klasemen sementara yang tidak memuaskan, manajemen klub perlu segera mengevaluasi performa tim dan juga keputusan-keputusan strategis yang diambil selama musim ini.

Pertandingan melawan Nice menjadi pembelajaran berharga bagi Lille, terutama dalam hal pengelolaan skuad dan keputusan dalam memainkan pemain. Bagi Calvin Verdonk, pertandingan ini semakin menguatkan posisinya sebagai pemain yang diabaikan, meskipun ia memiliki kualitas yang tidak bisa diremehkan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Farid Saputra

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter