30, 2026
Nasional

Cara Menggunakan Satu Nomor WhatsApp di Dua HP, Mudah!

WhatsApp kini mendukung penggunaan satu nomor di dua HP sekaligus.]]>

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Cara Menggunakan Satu Nomor WhatsApp di Dua HP, Mudah!

Cara Menggunakan Satu Nomor WhatsApp di Dua HP

WhatsApp telah menjadi aplikasi pesan instan yang paling banyak digunakan di Indonesia. Hampir seluruh aktivitas komunikasi, baik untuk keperluan pribadi maupun pekerjaan, mengandalkan platform milik Meta tersebut. Seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas, banyak pengguna ingin mengakses akun WhatsApp yang sama dari dua perangkat berbeda sekaligus. Kebutuhan ini muncul karena berbagai alasan, mulai dari memisahkan perangkat kerja dan pribadi hingga mengantisipasi kehilangan atau kerusakan salah satu ponsel.

Pertanyaan mengenai apakah satu nomor WhatsApp bisa digunakan di dua HP memang sering muncul. Jawabannya, bisa. WhatsApp kini menyediakan fitur bernama Companion Mode atau mode pendamping yang memungkinkan satu akun utama diakses melalui perangkat tambahan. Fitur ini berbeda dengan WhatsApp Business yang memiliki mekanisme tersendiri. Dengan mode pendamping, pengguna dapat membuka percakapan yang sama di dua ponsel tanpa harus mengganti kartu SIM atau melakukan verifikasi ulang nomor.

Apa Itu Companion Mode?

Companion Mode adalah fitur resmi WhatsApp yang memungkinkan satu akun terhubung ke beberapa perangkat sekaligus. Awalnya fitur ini hanya tersedia untuk perangkat desktop dan web, namun WhatsApp kemudian memperluas dukungannya ke perangkat seluler. Kini pengguna dapat menautkan hingga empat perangkat pendamping pada satu akun utama. Artinya, satu nomor WhatsApp dapat diakses dari ponsel utama ditambah beberapa ponsel atau tablet lain yang ditautkan.

Meski demikian, ada beberapa ketentuan yang perlu dipahami. Perangkat utama tetap menjadi pusat kendali akun. Jika ponsel utama tidak aktif dalam waktu lama, biasanya sekitar 14 hari, maka perangkat pendamping akan otomatis terputus dan pengguna harus menautkan ulang. Selain itu, fitur ini tidak menyediakan sinkronisasi riwayat obrolan lama secara otomatis ke perangkat pendamping. Riwayat yang muncul umumnya hanya percakapan yang terjadi setelah proses penautan berhasil.

Langkah-Langkah Menautkan WhatsApp ke HP Kedua

Proses menautkan akun WhatsApp ke ponsel kedua cukup sederhana dan tidak memerlukan aplikasi tambahan. Berikut tahapan yang dapat diikuti.

1. Siapkan Kedua Perangkat

Pastikan ponsel utama yang memiliki akun WhatsApp aktif telah diperbarui ke versi terbaru. Lakukan hal yang sama pada ponsel kedua yang akan dijadikan perangkat pendamping. Aplikasi WhatsApp harus sudah terpasang di ponsel kedua, namun belum login ke akun mana pun. Kedua perangkat juga sebaiknya terhubung ke jaringan internet yang stabil, baik melalui Wi-Fi maupun data seluler.

2. Buka Menu Perangkat Tertaut di HP Utama

Pada ponsel utama, buka aplikasi WhatsApp lalu masuk ke menu Pengaturan atau Setelan. Pilih opsi Perangkat Tertaut atau Linked Devices. Di halaman tersebut akan terlihat daftar perangkat yang sedang terhubung. Ketuk tombol Tautkan Perangkat atau Link a Device untuk memulai proses penautan.

3. Pindai Kode QR di HP Kedua

Setelah menekan tombol tautkan, layar ponsel utama akan menampilkan kode QR. Selanjutnya, buka aplikasi WhatsApp di ponsel kedua. Pada halaman awal, pilih opsi Tautkan sebagai perangkat pendamping atau Link as companion device. Kamera ponsel kedua akan aktif dan arahkan ke kode QR yang tampil di ponsel utama. Tunggu beberapa saat hingga proses verifikasi selesai.

4. Verifikasi dan Selesai

Setelah kode QR berhasil dipindai, WhatsApp akan meminta konfirmasi pada perangkat utama. Setujui permintaan tersebut, kemudian tunggu proses sinkronisasi data. Setelah selesai, akun WhatsApp akan aktif di kedua perangkat. Pengguna dapat mengirim dan menerima pesan dari ponsel mana pun tanpa perlu login ulang.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Meski praktis, penggunaan satu akun di dua perangkat memiliki sejumlah keterbatasan. Pesan yang masuk akan tampil di kedua perangkat, namun notifikasi bisa muncul bersamaan sehingga perlu pengaturan agar tidak mengganggu. Beberapa fitur tertentu, seperti panggilan video dan panggilan suara, umumnya hanya dapat dilakukan dari perangkat utama. Selain itu, fitur yang berkaitan dengan status dan pembaruan juga memiliki perilaku berbeda di perangkat pendamping.

Keamanan menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Perangkat pendamping memiliki akses penuh terhadap seluruh percakapan, termasuk media dan dokumen yang dikirim. Karena itu, hanya tautkan perangkat yang benar-benar dimiliki dan terpercaya. Jika ponsel kedua hilang atau berpindah tangan, segera buka menu Perangkat Tertaut di ponsel utama dan keluarkan perangkat tersebut dari daftar. Langkah ini akan memutus akses akun dari perangkat yang tidak diinginkan.

Pengguna juga disarankan mengaktifkan verifikasi dua langkah untuk menambah lapisan keamanan. Dengan fitur ini, setiap upaya penautan perangkat baru akan meminta kode verifikasi tambahan. Selain itu, hindari menautkan akun WhatsApp ke perangkat yang menggunakan jaringan publik secara sembarangan, karena risiko penyadapan data menjadi lebih tinggi.

Alternatif Menggunakan Dua Akun WhatsApp

Bagi pengguna yang tidak ingin berbagi satu akun di dua perangkat, tersedia alternatif lain. Banyak ponsel Android kini dilengkapi fitur Dual Apps atau App Clone yang memungkinkan dua akun WhatsApp aktif dalam satu perangkat. Cara ini cocok bagi pengguna yang memiliki dua nomor berbeda dan ingin mengelolanya secara terpisah. Namun, jika tujuannya benar-benar mengakses satu nomor dari dua ponsel, maka Companion Mode adalah solusi resmi yang paling tepat.

Perlu dicatat bahwa penggunaan aplikasi modifikasi atau kloning ilegal untuk menjalankan dua akun berisiko tinggi. WhatsApp dapat mendeteksi aktivitas tersebut dan memblokir akun secara permanen. Karena itu, selalu gunakan fitur resmi yang disediakan agar akun tetap aman dan terhindar dari sanksi.

Dengan memahami mekanisme dan batasan Companion Mode, pengguna dapat memanfaatkan satu nomor WhatsApp di dua HP secara aman dan efisien. Fitur ini dinilai semakin relevan di era kerja hibrida, ketika perangkat kerja dan perangkat pribadi sering digunakan berdampingan. Mengikuti langkah-langkah di atas secara benar akan membuat proses penautan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter