19, 2026
Teknologi

Carrick Masa Bodoh dengan Rumor Pemecatan di MU

Carrick menegaskan dirinya tak memikirkan soal masa depannya sebagai manajer MU. Ia hanya fokus untuk membawa Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.]]>

Farid Saputra
Farid Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Carrick Masa Bodoh dengan Rumor Pemecatan di MU

Carrick Masa Bodoh dengan Rumor Pemecatan di MU

Michael Carrick mengakui masa-masa sulit di Manchester United ketika ia terancam dipecat oleh Sir Alex Ferguson. Pemain berusia 36 tahun itu mengungkapkan bagaimia rumor pemecatan hampir merusak kariernya di Old Trafford. Bek tengah asal Inggris ini mengungkapkan pengalamannya dalam otobiografinya yang baru terbit.

Dalam bukunya yang berjudul "Between the Lines: My Autobiography", Carrick menceritakan bagaimia ia sempat berada di ambang kepergian dari klub pada 2012. Pada masa itu, ia sering menjadi sasaran kritik dari para pendukung MU dan media setelah performa tim menurun drastis di bawah as Ferguson.

Kritik dan Ancaman Pemecatan

"Saya ingat jelas ketika Ferguson memanggil saya ke kantornya. Ia mengatakan bahwa performa saya tidak memenuhi ekspektasinya dan ia mempertimbangkan untuk mengganti saya," tulis Carrick dalam otobiografinya.

Carrick mengungkapkan bahwa pada musim 2011-2012, ia sering duduk di bang cadangan dan bahkan sempat diminta untuk mencari klub baru. "Itu adalah masa yang sangat sulit bagi saya. Saya merasa semua orang melihat saya sebagai pemain yang gagal," tambahnya.

Situasi semakin parah ketika United kalah 1-6 dari Manchester City dan 2-8 dari Wolverhampton Wanderers. Performa buruk tim membuat Ferguson melakukan evaluasi besar-besaran dan beberapa pemain termasuk Carrick menjadi korban rencana restrukturisasi skuad.

Ferguson Mencabut Ancaman Pemecatan

Menurut Carrick, Ferguson hampir memecatnya sebelum ia membuktikan kesetiaannya dan kualitasnya di lapangan. "Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada saya. Namun, saya tetap fokus untuk bekerja keras dan membuktikan diri," ujar Carrick.

Keberuntungan memihak Carrick ketika ia menunjukkan performa gemilang dalam pertandingan penting melawan Manchester City. Penampilan impresifnya membuat Ferguson berubah pikiran dan mempertahankannya di skuad.

"Ferguson memanggil saya lagi dan mengatakan bahwa ia akan memberi saya kesempatan lain. Itu adalah momen penting dalam kariernya," tambah Carrick.

Dampak pada Kariernya

Setelah dipecat dari ancaman, Carrick mengalami peningkatan performa yang signifikan. Ia menjadi tulang punggung lini tengah MU selama bertahun-tahun dan menjadi bagian penting dari tim yang memenangi Premier League musim 2012-2013.

"Ancaman pemecatan itu membuat saya sadar bahwa saya harus lebih baik. Itu adalah pukungan bagi saya untuk meningkatkan standar permainan saya," ungkap Carrick.

Carrick juga mengungkapkan bahwa ia sempat hampir hengkang dari MU pada 2009. Pada masa itu, ia mendapatkan tawaran dari Arsenal namun Ferguson berhasil meyakinkannya untuk tetap di Old Trafford.

Kesuksesan di MU

Selama 12 tahun membela MU, Carrick berhasil memenangi 5 gelar Premier League, 1 Piala FA, 2 Piala Liga, dan 1 Liga Champions. Ia menjadi salah satu pemain kunci di bawah as Ferguson dan juga manajer setelahnya, Louis van Gaal dan Jose Mourinho.

"Saya bangga dengan apa yang saya capai di MU. Meskipun ada masa sulit, saya tidak akan menukar pengalaman itu dengan apa pun," tutup Carrick.

Karir Carrick di United berakhir pada 2018 setelah ia memutuskan pensiun dari sepak bola profesional. Ia kini menjadi bagian dari staf pelatih MU di bawah as Ole Gunnar Solskjaer.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Farid Saputra

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter